IPO SpaceX & OpenAI: Order Tembus Rp181 Triliun

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
IPO SpaceX & OpenAI: Order Tembus Rp181 Triliun

Share this article

Gotrade News - Permintaan saham IPO SpaceX membludak hingga order book melampaui USD10 miliar atau sekitar Rp181,8 triliun. Harga penawaran dipatok USD135 per saham untuk 555,6 juta saham dengan target raupan dana sekitar USD75 miliar.

Antusiasme investor mencerminkan minat besar terhadap usaha antariksa, satelit, dan kecerdasan buatan milik Elon Musk. Pada saat bersamaan, OpenAI juga mengajukan dokumen permohonan IPO ke regulator Amerika Serikat.

Key Takeaways

  • Order book IPO SpaceX melampaui USD10 miliar dengan valuasi sekitar USD1,8 triliun dan estimasi dana USD75 miliar.
  • OpenAI mengajukan dokumen IPO ke SEC AS dengan penjamin emisi Goldman Sachs dan Morgan Stanley, target musim gugur 2026.
  • Wall Street menguat menyambut IPO, namun analis memperingatkan penawaran saham besar secara historis menandai puncak siklus.

SpaceX menetapkan order book ditutup Rabu setelah pasar tutup pada pukul 16.00 waktu New York. Penetapan harga dijadwalkan pada 11 Juni 2026, dengan debut perdagangan mengikuti pada 12 Juni 2026.

Baca juga: Saham CrowdStrike Anjlok Meski Cetak Laba, Lilly Rekor

Menurut Bloomberg Technoz, penawaran ini termasuk salah satu yang terbesar dalam sejarah pasar modal global. Valuasi SpaceX diperkirakan mencapai USD1,8 triliun pada harga penawaran tersebut.

OpenAI Bersiap Melantai ke Bursa

OpenAI yang dipimpin Sam Altman telah resmi mengajukan dokumen permohonan IPO ke SEC Amerika Serikat. Perusahaan menargetkan pencatatan potensial pada musim gugur 2026 dengan waktu yang masih fleksibel.

Dilansir Bloomberg Technoz, OpenAI menunjuk dua bank besar sebagai penjamin emisi pencatatannya. Goldman Sachs (GS) dan Morgan Stanley (MS) akan memimpin proses penawaran perdana tersebut.

Baca juga: Saham Semikonduktor Anjlok, Nvidia dan Chip Rebound

Manajemen OpenAI menegaskan jadwal masih belum final dan bisa mundur lebih lama. "Kami belum memutuskan waktunya; bisa lebih lama karena ada hal-hal yang ingin kami lakukan yang mungkin lebih mudah sebagai perusahaan privat," demikian pernyataan resmi perusahaan.

Sebagai catatan, SpaceX dan OpenAI masih berstatus perusahaan privat sehingga sahamnya belum dapat diperdagangkan publik. Investor ritel umumnya menjajaki eksposur tidak langsung melalui emiten yang sudah tercatat di bursa.

Permintaan chip AI yang melonjak turut menempatkan NVIDIA (NVDA) sebagai pemasok utama infrastruktur komputasi OpenAI. Posisi ini membuat saham produsen chip terkait erat dengan ekspansi industri kecerdasan buatan.

Wall Street Menyambut Gelombang IPO

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat menjelang penawaran perdana raksasa teknologi tersebut. Indeks S&P 500 naik 0,30 persen ke 7.405,73 dan Nasdaq menguat 0,86 persen ke 25.929,66.

Sementara itu, Dow Jones melemah tipis 0,16 persen ke level 50.786,01 pada penutupan perdagangan. Sentimen positif sebagian besar bertumpu pada ekspektasi terhadap IPO SpaceX yang dijadwalkan 11 Juni.

Melansir Kabar Bursa, sejumlah analis tetap berhati-hati di tengah euforia pasar. Penawaran saham berukuran jumbo secara historis kerap menandai puncak siklus pasar.

Callie Cox dari Ritholtz Wealth Management mempertanyakan ketahanan skeptisisme investor saat ini. Ia menyoroti apakah kehati-hatian itu "bisa bertahan saat IPO terbesar sepanjang sejarah terjadi."

Bagi investor di Indonesia, gelombang IPO ini membuka diskusi soal cara memperoleh eksposur ke tema teknologi global. Eksposur via emiten penjamin emisi maupun pemasok teknologi menjadi alternatif yang lebih mudah diakses saat ini.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade