Realty Income Rilis Laba Kuartal III 2026, AFFO $1,12 per Saham

Gotrade News - Realty Income (O) melaporkan AFFO kuartal III 2026 sebesar $1,12 per saham, meningkat 3,7% dari periode yang sama tahun lalu, dan menaikkan proyeksi AFFO 2026 menjadi $4,45 hingga $4,46 per saham, menurut rilis resmi Realty Income yang terbit pada Selasa (03/11/2026) dini hari WIB.
Data Pasar O
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian | Kapitalisasi pasar |
|---|---|---|---|
| O | $57,58 | +1,14% | $54,5 miliar |
Data penutupan sesi reguler 2 November 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kapitalisasi pasar: harga penutupan tersebut dikali jumlah saham beredar di laporan 10-Q atau 10-K terbaru perusahaan (SEC EDGAR).
Rincian Laporan Keuangan Realty Income
Menurut rilis tersebut, total pendapatan Realty Income pada kuartal III 2026 mencapai $1.621,6 juta, dibandingkan $1.470,6 juta pada kuartal III 2025. Laba bersih yang tersedia bagi pemegang saham biasa tercatat $403,9 juta atau $0,43 per saham, dibandingkan $315,8 juta atau $0,35 per saham setahun sebelumnya. AFFO (Adjusted Funds from Operations), ukuran non-GAAP yang dipakai perusahaan, tercatat $1,12 per saham, dibandingkan $1,08 per saham.
Selama kuartal tersebut, perusahaan menyebut telah berinvestasi $2,6 miliar, dengan porsi pro-rata $2,2 miliar pada imbal hasil kas awal rata-rata tertimbang 6,8%. Tingkat okupansi portofolio per 30 September 2026 tercatat 98,8%, dari 15.536 properti yang disewakan kepada 1.842 klien di 96 industri. Realty Income juga memperluas platform modal swasta ke Eropa melalui joint venture strategis dengan KKR dan menerbitkan surat utang konversi senilai $1,0 miliar yang jatuh tempo pada Agustus 2031.
Presiden dan CEO Realty Income, Sumit Roy, mengatakan perusahaan kembali mencatat kinerja operasional yang kuat pada kuartal ini, yang menurutnya mencerminkan ketahanan model bisnis dan kualitas portofolio Realty Income.
Kenapa Ini Penting bagi Saham O?
Dalam rilis yang sama, Realty Income menaikkan proyeksi AFFO per saham 2026 menjadi $4,45 hingga $4,46, dari proyeksi sebelumnya $4,44 hingga $4,45, dan mempertahankan target volume investasi $10,0 miliar. Sementara itu, proyeksi laba bersih per saham 2026 diturunkan menjadi $1,55 hingga $1,56, dari sebelumnya $1,59 hingga $1,60. Perusahaan mencatat proyeksi laba bersih per saham ini tidak memperhitungkan penurunan nilai aset serta keuntungan atau kerugian valuta asing dan derivatif di masa depan.
Rilis tersebut juga menyebut dividen bulanan yang dibayarkan per saham pada kuartal III 2026 meningkat 0,7% menjadi $0,813, dibandingkan $0,807 pada kuartal III 2025, setara 72,6% dari AFFO per saham kuartal tersebut. Menurut perusahaan, dividen tahunan per 30 September 2026 sebesar $3,258 per saham, dan pada September 2026 Realty Income mengumumkan kenaikan dividen kuartalan ke-116 secara berturut-turut. Sumit Roy menyebut perusahaan tetap berfokus pada alokasi modal di tengah volatilitas ekonomi dan biaya modal yang masih berlanjut.
Selanjutnya dipantau: Realty Income membayar dividen bulanan ke-676 sebesar $0,2715 per saham pada Jumat (13/11/2026) kepada pemegang saham yang tercatat per Jumat (30/10/2026).
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











