Saham Semikonduktor Anjlok, Nvidia dan Chip Rebound

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Saham Semikonduktor Anjlok, Nvidia dan Chip Rebound

Share this article

Gotrade News - Saham semikonduktor mengalami aksi jual terburuk dalam beberapa tahun pada Jumat, 6 Juni 2026. iShares Semiconductor ETF (SOXX) anjlok sekitar 10 persen ke level 540 dolar AS.

Pemicu utama datang dari panduan Broadcom yang mengecewakan meski pendapatannya memecahkan rekor kuartalan. Aksi jual ini menyeret indeks Nasdaq turun 4 persen, terburuk sejak April 2025.

Key Takeaways

  • SOXX anjlok sekitar 10 persen pada 6 Juni 2026 di tengah aksi jual sektor chip.
  • Broadcom mencetak rekor pendapatan 22,2 miliar dolar AS, namun panduannya membuat investor kecewa.
  • Saham chip rebound kuat pada awal pekan, dengan Intel naik 11,19 persen dan Micron 9,87 persen.

Melansir The Motley Fool, Broadcom membukukan pendapatan kuartal fiskal kedua sebesar 22,2 miliar dolar AS, naik 48 persen secara tahunan. Pendapatan chip AI perusahaan melonjak 143 persen menjadi 10,8 miliar dolar AS pada periode tersebut.

Baca juga: Saham CrowdStrike Anjlok Meski Cetak Laba, Lilly Rekor

Namun, panduan untuk kuartal berjalan hanya memproyeksikan pendapatan chip AI sebesar 16 miliar dolar AS. Target fiskal 2027 senilai 100 miliar dolar AS juga dibiarkan tidak berubah, sehingga mengecewakan pasar.

Menurut The Motley Fool, CEO Broadcom Hock Tan menyebut pemesanan AI telah melampaui 30 miliar dolar AS. Ia menegaskan permintaan terhadap chip AI saat ini "benar-benar tak terpuaskan" di seluruh pelanggan utama.

Aksi jual menyebar luas ke seluruh sektor semikonduktor pada hari yang sama. Marvell turun 17 persen, Micron 13 persen, sementara Intel dan AMD masing-masing melemah 11 persen.

Baca juga: SpaceX Dekati IPO, Musk Promosikan Satelit AI

Broadcom (AVGO) sendiri tercatat anjlok hingga 20 persen secara kumulatif selama periode tekanan tersebut. Sentimen negatif sempat membayangi seluruh nama besar di sektor chip global.

Faktor Makro Menambah Tekanan

Data ketenagakerjaan Mei yang kuat turut menambah tekanan pada saham teknologi pada pekan lalu. Laporan menunjukkan penambahan 172.000 pekerjaan, dua kali lipat dari ekspektasi para analis.

Dilansir The Motley Fool, tingkat pengangguran tercatat di level 4,3 persen pada periode tersebut. Imbal hasil Treasury 10 tahun pun naik ke 4,54 persen, menekan valuasi saham pertumbuhan.

Imbal hasil yang lebih tinggi cenderung menggerus daya tarik saham teknologi berkapitalisasi besar. Investor merespons dengan memangkas eksposur pada nama-nama semikonduktor yang sebelumnya melonjak tajam.

Memasuki pekan baru, sentimen pasar mulai membaik seiring meredanya ketegangan Israel-Iran. Menurut Investing.com, de-eskalasi tersebut mendorong harga minyak melemah secara signifikan.

Pelemahan harga minyak terlihat dari WTI yang turun 0,54 persen dan Brent 0,41 persen. Kondisi ini memberi ruang bagi pemulihan minat investor terhadap aset berisiko.

Dilansir Investing.com, saham chip rebound tajam setelah kerugian dalam pada pekan sebelumnya. Intel melonjak 11,19 persen, Micron 9,87 persen, dan Marvell 9,63 persen pada perdagangan tersebut.

Nvidia (NVDA) sebagai pemimpin sektor ikut menguat 1,73 persen dalam rebound itu. Applied Materials naik 8,64 persen sementara ASML bertambah 6,54 persen pada sesi yang sama.

Investor dapat memantau pergerakan sektor secara luas melalui VanEck Semiconductor ETF (SMH). Indeks acuan AS bergerak relatif datar menjelang pembukaan pekan ini.

Menurut Investing.com, futures S&P 500 melemah tipis 0,2 persen ke 7.398,75 pada 8 Juni 2026. Futures Nasdaq 100 turun 0,3 persen, sedangkan futures Dow melemah 0,2 persen.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade