Wall Street Menguat, Bursa Asia Bersiap Rebound

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Wall Street Menguat, Bursa Asia Bersiap Rebound

Share this article

Gotrade News - Wall Street ditutup menguat pada Senin (8/6) ditopang reli saham teknologi dan semikonduktor. S&P 500 naik 0,30% ke 7.405,73, sementara Nasdaq melonjak 0,86% ke 25.929,66.

Penguatan ini memicu optimisme di pasar Asia yang bersiap rebound pada perdagangan berikutnya. Pemulihan sektor cip menjadi motor utama yang menggerakkan sentimen positif di tengah ketegangan geopolitik.

Key Takeaways

  • S&P 500 naik 0,30% ke 7.405,73 dan Nasdaq menguat 0,86% ke 25.929,66, sedangkan Dow Jones turun tipis 0,16%.
  • Indeks Semikonduktor Philadelphia (SOX) melonjak 5,6% dengan Intel memimpin kenaikan sebesar 11,2%.
  • Bursa Asia bersiap rebound setelah kerugian terdalam sejak Maret, dengan futures Tokyo mengindikasikan kenaikan di atas 2%.

Menurut kumparanBISNIS, sektor teknologi S&P 500 menguat 1,5% dan menjadi penggerak utama indeks. Aksi beli selektif muncul setelah aksi jual besar yang melanda saham teknologi pekan sebelumnya.

Baca juga: Saham CrowdStrike Anjlok Meski Cetak Laba, Lilly Rekor

Saham Intel (INTC) meroket 11,2% setelah laporan menyebut Google memesan lebih dari tiga juta unit TPU untuk 2028. Lonjakan ini menjadikan Intel salah satu penggerak terbesar di sektor semikonduktor.

Saham Marvell (MRVL) naik 9,6% atas rencana masuk ke dalam indeks S&P 500. Broadcom (AVGO) ikut menguat 2,8% melengkapi penguatan luas di sektor cip.

Permintaan chip untuk infrastruktur kecerdasan buatan menjadi tema dominan yang menopang reli teknologi. Pesanan TPU dalam skala besar memperkuat keyakinan investor terhadap prospek belanja modal jangka panjang.

Baca juga: Saham Semikonduktor Anjlok, Nvidia dan Chip Rebound

Indeks Dow Jones justru bergerak berlawanan dengan turun tipis 0,16% atau 80,77 poin ke 50.786,01. Pelemahan ini mencerminkan rotasi dana dari saham defensif menuju sektor pertumbuhan berbasis teknologi.

Dilansir kumparanBISNIS, Rick Meckler dari Cherry Lane Investments menilai hari ini menjadi momen aksi beli selektif. Investor masuk kembali ke pasar setelah aksi jual besar di saham teknologi.

Penguatan terjadi di tengah konflik Iran-Israel yang masih membayangi sentimen pasar global. Harga minyak WTI naik 0,84% ke USD91,30 per barel, sementara Brent menguat 1,25% ke USD94,25 per barel.

Menurut Katadata, William Northey dari US Bank Asset Management menyebut fundamental AS tetap kuat. Konsumsi dan belanja korporasi saat ini dinilai mengungguli risiko dari kawasan Timur Tengah.

Melansir Katadata, Callie Cox dari Ritholtz Wealth Management menyoroti gelombang IPO raksasa. Penawaran besar seperti rencana SpaceX kerap menjadi sinyal euforia pasar di puncaknya.

Bursa Asia Mengekor Reli Wall Street

Bursa Asia bersiap bangkit setelah mencatat kerugian terdalam sejak Maret pada perdagangan sebelumnya. Indeks Nikkei 225 sempat anjlok hampir 4% pada Senin (8/6) sebelum sentimen membaik.

Dilansir Bloomberg Technoz, futures Tokyo mengindikasikan kenaikan di atas 2% pada pembukaan berikutnya. Pemulihan sektor cip di Wall Street menjadi katalis utama bagi rebound pasar Asia.

Saham NVIDIA (NVDA) dan Micron (MU) tercatat memimpin pemulihan sektor semikonduktor di bursa AS. Harga minyak yang stabil pasca komitmen gencatan senjata turut meredam kekhawatiran investor.

Investor di Asia kini mencermati keberlanjutan reli teknologi sebagai penentu arah pasar pekan ini. Penguatan Wall Street memberikan landasan awal yang positif bagi pembukaan bursa regional.

Stabilitas harga minyak menjadi faktor penting yang menahan tekanan inflasi sekaligus meredakan kecemasan pasar. Komitmen gencatan senjata antara Iran dan Israel turut mengurangi premi risiko di pasar komoditas.

Pelaku pasar di kawasan akan menanti data ekonomi lanjutan untuk mengonfirmasi tren pemulihan yang sedang berlangsung. Reli sektor semikonduktor global tetap menjadi indikator utama yang dipantau menjelang sesi perdagangan Asia.

Sumber

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade