Banyak pemula yang mulai investasi saham sering bertanya 1 lot saham untung berapa dan bagaimana cara menghitung keuntungannya. Pertanyaan ini wajar karena memahami nilai 1 lot, cara kerja profit, dan rumus dasarnya adalah fondasi sebelum kamu mulai membeli saham apa pun.
Makanya, lewat artikel ini, Gotrade sudah menyiapkan panduan lengkap tentang cara menghitung keuntungan 1 lot saham, berapa isi 1 lot, dan contoh perhitungannya agar mudah dipahami.
1 Lot Saham Berapa Lembar?
Di pasar Indonesia, 1 lot = 100 lembar saham. Kalau harga saham Rp1.000 per lembar, maka harga 1 lot berarti: 100 lembar × Rp1.000 = Rp100.000.
Di pasar AS seperti di Gotrade, saham tidak menggunakan lot, tetapi bisa dibeli dalam porsi kecil (fractional shares), sehingga investor bisa mulai dengan nominal kecil.
Namun untuk konteks Indonesia, perhitungan keuntungan biasanya memakai 1 lot sebagai satuan dasar. Nah, sekarang kamu sudah tahu definisinya, kita lanjut ke cara hitung profitnya.
Rumus Menghitung Keuntungan 1 Lot Saham
Rumus dasar: Keuntungan = (Harga Jual − Harga Beli) × Jumlah Lembar Saham. Karena 1 lot = 100 lembar, maka: Keuntungan 1 lot = (Harga Jual − Harga Beli) × 100
Selisih: Rp30 per lembar. Keuntungan 1 lot: Rp30 × 100 = Rp3.000. Ini contoh umum untuk saham blue-chip yang bergerak stabil.
Contoh saham volatil (naik besar):
Harga beli: Rp1.000.
Harga jual: Rp1.300.
Selisih: Rp300. Keuntungan 1 lot: Rp300 × 100 = Rp30.000. Saham yang volatil memang bisa memberikan profit lebih besar, tetapi risiko ruginya juga tinggi.
Contoh jika kamu rugi
Harga beli: Rp4.000.
Harga jual: Rp3.900.
Selisih: rugi Rp100 per lembar.
Kerugian 1 lot: Rp100 × 100 = Rp10.000.
Memahami risiko rugi sama pentingnya dengan mengetahui cara untung.
Apa yang Menentukan Besar-Kecilnya Keuntungan 1 Lot Saham?
Harga saham per lembar: Semakin mahal harga saham, semakin besar juga pergerakan nominalnya.
Volatilitas: Saham dengan volatilitas tinggi bisa menghasilkan selisih harga besar dalam waktu singkat.
Waktu beli: Timing menentukan besarnya selisih harga yang bisa kamu dapatkan.
Kondisi pasar: Sentimen pasar bisa membuat saham naik cepat atau turun tajam.
Penting: Perhitungan Keuntungan Harus Memperhitungkan Biaya
Di pasar saham Indonesia, ada biaya transaksi (brokerage fee). Contoh biaya umum:
Beli: 0.15 persen
Jual: 0.25 persen
Jika nilai transaksi 1 lot kecil, biaya bisa menggerus keuntungan. Akan tetapi, investor juga perlu memahami potensi kewajiban pajak atas keuntungan investasi. Pajak tersebut tentunya akan memengaruhi nilai akhir dari investasi, misalnya jika keuntungan kotor/gross dari 1 lot saham adalah Rp10.000, maka keuntungan bersih akan lebih kecil karena adanya pajak hingga biaya transaksi.
Dengan begitu, perhitungan profit yang lebih realistis adalah:
Keuntungan bersih = keuntungan kotor − biaya transaksi − pajak yang berlaku
Kapan Keuntungan 1 Lot Menjadi Signifikan?
Keuntungan 1 lot baru terasa besar jika:
Pergerakan harga saham cukup jauh.
Harga saham cukup tinggi.
Investor membeli lebih dari 1 lot.
Kamu konsisten berinvestasi dalam jangka panjang.
Karena itu, jangan melihat 1 lot saja sebagai tujuan utama. Fokus pada proses investasi yang konsisten dan sehat.
Tips untuk Pemula agar Profit Terukur
Pilih saham dengan fundamental kuat: Harga saham perusahaan bagus lebih stabil dan bertumbuh konsisten.
Hindari mengejar saham gorengan: Walau potensi naik besar, risikonya juga jauh lebih tinggi.
Gunakan strategi average cost: Beli bertahap agar harga rata-rata lebih stabil.
Jangan FOMO: Naik sedikit bukan berarti harus buru-buru masuk.
Pahami risiko dan biaya transaksi: Profit kecil bisa habis jika biaya terlalu besar.
Kesimpulan
1 lot saham untung berapa? Jawabannya tergantung selisih harga jual dan beli, karena 1 lot = 100 lembar saham. Rumusnya sederhana: keuntungan 1 lot = selisih harga per lembar × 100.
Memahami rumus dasar ini penting agar kamu bisa menilai peluang profit dan risiko sebelum membeli saham.
Jika kamu ingin mulai belajar saham global tanpa sistem lot dan bisa investasi mulai $1, kamu bisa menggunakan aplikasi Gotrade Indonesia!
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.