Dalam options trading, banyak pemula mengira bahwa profit hanya bisa didapat dengan menjual kontrak options sebelum kedaluwarsa. Padahal, ada satu mekanisme lain yang penting untuk dipahami, yaitu exercise options atau pelaksanaan options.
Kesalahpahaman tentang exercise sering membuat pemula bingung, bahkan mengambil keputusan yang tidak perlu. Artikel ini membahas apa itu exercise options, kapan proses ini terjadi, perbedaannya dengan menjual kontrak options, serta kesalahan umum yang perlu dihindari.
Apa Itu Exercise Options?
Exercise options adalah proses menggunakan hak yang dimiliki dalam kontrak options untuk membeli atau menjual underlying asset sesuai dengan ketentuan kontrak.
- Dalam call option, exercise berarti membeli underlying asset di strike price.
- Dalam put option, exercise berarti menjual underlying asset di strike price.
Exercise bukan kewajiban, melainkan hak. Pemegang options bebas memilih apakah ingin melakukan exercise atau tidak, tergantung kondisi pasar dan tujuan trading.
Kapan Exercise Options Terjadi?
Exercise options biasanya terjadi ketika kontrak berada dalam kondisi in-the-money, yaitu saat exercise memberikan keuntungan dibanding harga pasar.
Namun, tidak semua options yang in-the-money otomatis di-exercise. Waktu terjadinya exercise bergantung pada beberapa faktor.
Exercise saat mendekati expiration
Dalam praktiknya, exercise paling sering terjadi menjelang atau saat expiration. Pada titik ini, nilai waktu options sudah hampir habis, sehingga keputusan exercise atau tidak menjadi lebih relevan.
Jika options dibiarkan hingga expiration dan berada in-the-money, sistem bursa biasanya akan melakukan automatic exercise, tergantung pada aturan yang berlaku.
Exercise sebelum expiration
Exercise juga bisa dilakukan sebelum expiration, terutama pada options bergaya Amerika. Namun, ini relatif jarang dilakukan oleh pemula. Alasannya, sebelum expiration, options masih memiliki nilai waktu. Menjual kontrak options sering kali lebih menguntungkan dibanding melakukan exercise terlalu dini.
Melansir Investopedia, bagi banyak trader, menjual kontrak options sebelum expiration lebih umum daripada melakukan exercise secara langsung.
Perbedaan Exercise Options dan Menjual Kontrak Options
Perbedaan ini sangat penting karena sering menjadi sumber kesalahan pemula.
Exercise options
Exercise berarti kamu benar-benar:
-
Membeli saham (call option), atau
-
Menjual saham (put option)
Setelah exercise, kamu akan memiliki atau melepas underlying asset sesuai kontrak.
Menjual kontrak options
Menjual kontrak berarti menutup posisi options di pasar. Kamu tidak berinteraksi langsung dengan underlying asset.
Sebagian besar trader pemula dan aktif memilih menjual kontrak dibanding exercise, karena:
-
Tidak perlu modal besar untuk membeli saham
-
Lebih fleksibel
-
Tidak terikat kepemilikan aset
Exercise lebih relevan bagi trader dengan tujuan kepemilikan atau strategi tertentu.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Pemahaman yang kurang tentang exercise options sering memicu kesalahan berikut.
Mengira exercise selalu menguntungkan
Tidak semua exercise menghasilkan keuntungan bersih. Jika biaya, pajak, atau spread diperhitungkan, exercise bisa jadi kurang optimal dibanding menjual kontrak.
Tidak sadar akan automatic exercise
Sebagian pemula tidak menyadari bahwa options yang in-the-money bisa otomatis di-exercise saat expiration. Ini bisa menyebabkan kepemilikan saham yang tidak direncanakan. Memahami aturan automatic exercise sangat penting untuk menghindari kejutan.
Mengabaikan kebutuhan modal
Exercise call option membutuhkan dana untuk membeli saham di strike price. Tanpa persiapan modal, exercise bisa menimbulkan masalah likuiditas.
Salah memahami tujuan trading
Jika tujuan awal hanya trading kontrak, exercise sering kali tidak diperlukan. Melakukan exercise tanpa tujuan yang jelas bisa memperumit manajemen risiko.
Kapan Exercise Options Masuk Akal?
Exercise options biasanya lebih masuk akal ketika:
-
Trader memang ingin memiliki underlying asset
-
Kontrak berada jauh in-the-money
-
Nilai waktu sudah sangat kecil
-
Modal tersedia dan tujuan jelas
Bagi pemula, memahami kapan tidak perlu exercise sering kali lebih penting daripada memahami kapan harus exercise.
Kesimpulan
Exercise options adalah mekanisme pelaksanaan hak dalam kontrak options untuk membeli atau menjual underlying asset. Exercise biasanya terjadi saat options berada in-the-money, terutama mendekati expiration.
Namun dalam praktik options trading, menjual kontrak options lebih umum dibanding melakukan exercise, terutama bagi pemula. Memahami perbedaan keduanya membantu menghindari kesalahan yang tidak perlu dan menjaga keputusan tetap selaras dengan tujuan trading.
Jika kamu ingin memahami mekanisme exercise dan pengelolaan kontrak options secara lebih praktis, kamu bisa mempelajarinya langsung melalui fitur options trading di aplikasi Gotrade, sambil menyesuaikannya dengan tujuan dan toleransi risikomu.
FAQ
Apa itu exercise options?
Exercise options adalah pelaksanaan hak dalam kontrak options untuk membeli atau menjual underlying asset.
Apakah semua options akan di-exercise saat expiration?
Tidak. Biasanya hanya options yang in-the-money yang berpotensi di-exercise, tergantung aturan bursa.
Apakah pemula perlu melakukan exercise options?
Tidak selalu. Banyak pemula memilih menjual kontrak options sebelum expiration.











