Lot adalah satuan jumlah aset yang dipakai dalam transaksi. Di pasar saham Indonesia, 1 lot sama dengan 100 lembar saham. Di forex, 1 lot standar biasanya mewakili 100.000 unit mata uang dasar. Di options saham AS, 1 kontrak options umumnya mewakili 100 saham.
Kelihatannya sederhana, tetapi lot bisa langsung memengaruhi nilai transaksi dan risiko. Salah menghitung lot bisa membuat posisi terlalu besar, modal terlalu terkonsentrasi, atau kerugian menjadi lebih besar dari yang kamu rencanakan.
Pasalnya, sebelum membuka posisi, trader harus tahu berapa banyak unit yang diperdagangkan dan seberapa besar risiko dari setiap transaksi.
Nah, dalam artikel ini, Gotrade akan membahas pengertian lot, cara menghitungnya, serta kesalahan umum yang sering dilakukan trader saat menentukan ukuran transaksi.
Apa Itu Lot?
Lot adalah satuan yang digunakan untuk menunjukkan jumlah aset dalam satu transaksi. Besarnya dapat berbeda tergantung jenis instrumen, aturan bursa, spesifikasi kontrak, atau ketentuan penyedia layanan.
Karena itu, satu lot tidak selalu berarti 100 unit. Investopedia melansir ukuran lot mengikuti standar yang berlaku pada masing-masing pasar atau produk yang diperdagangkan.
Setiap pasar memiliki ukuran lot yang berbeda tergantung pada jenis asetnya:
Berapa Lembar Saham dalam 1 Lot?
Di Pasar Reguler dan Pasar Tunai Bursa Efek Indonesia, satu lot sama dengan 100 lembar saham. Ketentuan ini dapat dilihat melalui halaman resmi Bursa Efek Indonesia.
Ketentuan tersebut berlaku untuk Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Pada Pasar Negosiasi, jumlah saham dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara pihak yang bertransaksi.
Cara Menghitung Harga 1 Lot Saham
Harga satu lot bergantung pada harga per lembar saham.
Rumusnya:
Nilai transaksi = jumlah lot × 100 × harga per saham
Sebagai contoh, harga saham sebuah perusahaan adalah Rp1.500 dan kamu ingin membeli tiga lot.
Perhitungannya:
Jumlah saham: 3 × 100 = 300 saham
Nilai transaksi: 300 × Rp1.500
Total sebelum biaya: Rp450.000
Dana yang dibutuhkan dapat lebih besar karena terdapat biaya broker, biaya bursa, pajak, atau komponen lain sesuai ketentuan perusahaan sekuritas.
Cara Menghitung Jumlah Lot dari Modal
Untuk menghitung jumlah lot yang dapat dibeli, menggunakan rumus:
Jumlah lot = modal ÷ harga satu lot
Misalnya:
Modal: Rp2.000.000
Harga saham: Rp3.000
Harga satu lot: 100 × Rp3.000 = Rp300.000
Rp2.000.000 ÷ Rp300.000 = 6,66 lot
Karena pembelian di Pasar Reguler menggunakan lot penuh, jumlahnya dibulatkan kebawah menjadi enam lot.
Nilai pembeliannya adalah:
6 × 100 × Rp3.000 = Rp1.800.000
Sisakan dana untuk biaya transaksi dan perubahan harga sebelum order selesai.
Mengapa Jumlah Lot Memengaruhi Risiko?
Semakin banyak lot yang dibeli, semakin besar nilai posisi dan perubahan nilainya ketika harga bergerak.
Misalnya, kamu membeli lima lot saham pada harga Rp2.000 per lembar.
Jumlah saham: 500
Nilai posisi: Rp1.000.000
Penurunan harga 10%: sekitar Rp100.000
Jika kamu membeli 50 lot, nilai posisinya menjadi Rp10 juta. Penurunan harga 10% dapat mengurangi nilai posisi sekitar Rp1 juta sebelum biaya.
Karena itu, jangan hanya melihat harga per lembar. Perhatikan juga nilai total posisi dan porsinya terhadap seluruh portofolio.
Apakah Saham AS Harus Dibeli dalam Lot?
Saham AS tidak harus dibeli sebanyak 100 saham sekaligus. Investor ritel umumnya dapat membeli satu, lima, atau sepuluh saham, tergantung platform.
Ukuran round lot dapat berbeda berdasarkan harga saham. Namun, aturan ini hanya untuk standardisasi kuotasi pasar dan tidak mewajibkan investor ritel membeli sesuai ukuran round lot.
Investor tetap bisa membeli dalam jumlah lebih kecil, termasuk odd lot atau saham pecahan jika tersedia.
Apa Itu Fractional Shares?
Fractional shares adalah kepemilikan sebagian dari satu saham, sehingga kamu tidak perlu membeli satu lembar saham penuh.
Fasilitas ini memungkinkan investor membeli saham berdasarkan nominal tertentu atau dalam bentuk pecahan, tergantung layanan yang disediakan broker.
Misalnya, harga satu saham adalah US$200. Jika platform menyediakan pembelian berdasarkan nominal dan kamu memasukkan order US$20, kamu dapat memperoleh sekitar 0,1 saham sebelum biaya dan perubahan harga.
Sebelum membeli fractional shares, periksa:
Aset yang tersedia
Nilai order minimum
Jenis order
Waktu pelaksanaan
Pembagian dividend
Hak suara
Ketentuan pemindahan posisi
Setiap platform dapat memiliki aturan yang berbeda.
Di Gotrade Indonesia, pengguna dapat memperoleh akses ke saham AS secara fraksional pada aset yang tersedia. Periksa estimasi jumlah saham, harga, biaya, dan disclosure produk sebelum mengkonfirmasi order.
Apa Arti dan Jenis Lot dalam Forex?
Dalam forex, lot adalah satuan yang menunjukkan jumlah mata uang dasar dalam sebuah posisi. Ukuran lot yang digunakan akan mempengaruhi nilai transaksi serta besar potensi keuntungan dan kerugiannya.
Ukuran lot forex yang umum untuk digunakan adalah:
Jenis Lot
Jumlah Unit
Standard lot
100.000 unit
Mini lot
10.000 unit
Micro lot
1.000 unit
Nano lot
100 unit
Satu standard lot berisi 100.000 unit mata uang dasar. Sebagai contoh, satu standard lot EUR/USD mewakili 100.000 euro karena euro merupakan mata uang dasar pada pasangan tersebut.
Namun, risiko transaksi forex tidak hanya ditentukan oleh ukuran lot. Hasil transaksi juga dipengaruhi nilai pip, leverage, margin, kurs, spread, pasangan mata uang, dan mata uang akun.
Karena cara kerjanya berbeda, rumus lot forex tidak dapat digunakan untuk menghitung nilai transaksi saham.
Apakah 1 Kontrak Options Sama dengan 1 Lot Saham?
Tidak. Dalam perdagangan options, satuan yang digunakan adalah kontrak, bukan lot saham. Satu kontrak options standar umumnya mewakili hak atas 100 saham acuan.
Ketentuan tersebut berlaku untuk sebagian besar equity options standar, meski jumlah saham dapat berubah jika terjadi penyesuaian kontrak, seperti stock split atau aksi korporasi lainnya.
Jika premi options ditampilkan sebesar US$2, total premi untuk satu kontrak standar biasanya:
US$2 × 100 = US$200
Untuk tiga kontrak:
US$2 × 100 × 3 = US$600
Namun, kontrak yang mengalami stock split, merger, atau corporate action lain dapat memiliki multiplier atau jumlah aset acuan yang berbeda.
Sebelum membuka posisi options, periksa premi, multiplier, strike price, tanggal kadaluarsa, break-even, dan risiko kehilangan premi.
Perbedaan Lot Saham, Forex, dan Options
Berikut ini adalah perbedaan dari Lot saham, Forex dan juga Options:
Hal yang Sering Keliru dalam Perhitungan Lot
1. Menganggap satu lot selalu 100 unit
Menurut IG Group, aturan 100 lembar berlaku untuk saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai BEI. Forex dan options memiliki ukuran yang berbeda.
2. Menggunakan rumus forex untuk saham
Rumus yang menggunakan pip dan stop-loss adalah perhitungan posisi forex. Nilai transaksi saham dihitung dari jumlah saham dikalikan harga.
3. Hanya melihat harga per lembar
Saham seharga Rp5.000 terlihat terjangkau, tetapi pembelian 20 lot bernilai:
20 × 100 × Rp5.000 = Rp10.000.000
4. Menganggap premi options sebagai total biaya
Premi US$2 untuk kontrak standar biasanya perlu dikalikan multiplier 100, sehingga totalnya menjadi US$200.
5. Mengabaikan biaya transaksi
Nilai akhir dapat dipengaruhi biaya broker, pajak, spread, dan kurs. Periksa halaman konfirmasi sebelum mengirim order.
Tips Gotrade untuk Menentukan Lot
Gunakan kalkulator lot size untuk memastikan perhitungan akurat.
Hindari open posisi berlebihan secara bersamaan agar total risiko tetap terkontrol.
Lakukan evaluasi berkala terhadap hasil trading dan ubah ukuran lot sesuai perkembangan modal.
Gunakan akun demo terlebih dahulu untuk menguji strategi manajemen risiko sebelum trading real.
Kesimpulan
Mengetahui apa itu lot dan cara menghitungnya dengan benar adalah langkah pertama menuju trading yang disiplin dan berkelanjutan.
Ukuran lot menentukan seberapa besar pengaruh setiap pergerakan harga terhadap akun kamu, sehingga salah perhitungan bisa berdampak fatal.
Kini saatnya menerapkan strategi manajemen risiko yang tepat dengan trading aman lewat Gotrade, aplikasi investasi global yang memungkinkan kamu membeli saham AS, ETF, dan 600+ pilihan options secara mudah dan transparan.
FAQ
Apa itu lot dalam trading? Lot adalah satuan standar jumlah aset yang diperdagangkan dalam satu transaksi, seperti 100 saham per lot di bursa saham.
Bagaimana cara menghitung ukuran lot ideal? Gunakan rumus berdasarkan modal, persentase risiko, jarak stop loss, dan nilai pip per lot agar posisi tidak melebihi batas toleransi risiko.