Apa Itu Trade Execution dan Dampaknya ke Trading?

Apa Itu Trade Execution dan Dampaknya ke Trading?

Share this article

Dalam trading, hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh analisis yang benar atau timing entry yang tepat. Banyak trader mengalami kondisi di mana prediksi arah harga sudah benar, tetapi hasil tetap kurang optimal. Salah satu penyebab utamanya adalah trade execution.

Memahami trade execution penting karena proses ini menentukan bagaimana dan di harga berapa order kamu benar-benar tereksekusi.

Artikel ini membahas apa itu trade execution, peran spread dan slippage, serta mengapa kualitas eksekusi sangat memengaruhi performa trading secara keseluruhan.

Apa Itu Trade Execution?

Trade execution adalah proses pelaksanaan order trading di pasar, yaitu bagaimana instruksi beli atau jual dieksekusi menjadi transaksi nyata. Eksekusi mencakup kecepatan, harga, dan kepastian order terpenuhi.

Trade execution tidak hanya soal apakah order tereksekusi, tetapi juga seberapa dekat harga eksekusi dengan harga yang diinginkan. Perbedaan kecil dalam eksekusi bisa berdampak besar jika terjadi berulang.

Dalam praktiknya, kualitas trade execution dipengaruhi oleh kondisi pasar, jenis order, dan likuiditas instrumen.

Mengapa Trade Execution Penting dalam Trading

Trade execution adalah jembatan antara strategi dan hasil aktual.

1. Selisih kecil berdampak besar secara kumulatif

Perbedaan harga eksekusi beberapa tick mungkin terlihat kecil.

Namun, jika terjadi di setiap transaksi, dampaknya terakumulasi dan memengaruhi profitabilitas jangka panjang.

Trader aktif sangat sensitif terhadap kualitas eksekusi.

2. Eksekusi memengaruhi risk-reward aktual

Risk-reward ratio yang direncanakan bisa berubah jika harga eksekusi tidak sesuai.

Entry yang lebih buruk atau exit yang terlambat meningkatkan risiko tanpa disadari.

Akibatnya, strategi terlihat bagus di atas kertas tetapi buruk di hasil nyata.

3. Konsistensi lebih penting daripada satu trade

Trade execution yang konsisten membantu menjaga performa strategi. Eksekusi yang tidak konsisten membuat hasil sulit dievaluasi.

Tanpa eksekusi yang baik, evaluasi strategi menjadi bias.

Peran Spread dalam Trade Execution

Spread adalah komponen penting dalam kualitas eksekusi.

Apa itu spread dan hubungannya dengan eksekusi

Spread adalah selisih antara harga bid dan ask. Saat kamu masuk market, spread langsung menjadi biaya implisit.

Spread yang lebar membuat harga entry dan exit kurang menguntungkan.

Apakah spread melebar di kondisi tertentu?

Spread cenderung melebar saat volatilitas tinggi, likuiditas rendah, atau di luar jam aktif pasar. Kondisi ini meningkatkan biaya eksekusi.

Trader perlu menyadari kapan spread menjadi faktor risiko.

Dampak spread ke strategi jangka pendek

Strategi seperti scalping atau day trading sangat terpengaruh oleh spread. Spread yang tidak diperhitungkan dapat menghapus potensi profit kecil.

Karena itu, spread perlu menjadi bagian dari perencanaan strategi.

Slippage dan Dampaknya ke Hasil Trading

Selain spread, slippage sering menjadi penyebab hasil meleset dari rencana.

Apa itu slippage dalam eksekusi order?

Slippage terjadi ketika order tereksekusi di harga yang berbeda dari harga yang diharapkan. Ini bisa terjadi saat pasar bergerak cepat.

Slippage bisa bersifat positif atau negatif, tetapi negatif lebih sering dirasakan trader.

Kapan slippage sering terjadi?

Slippage umum terjadi saat rilis berita penting, volatilitas tinggi, atau saat menggunakan market order di pasar yang tipis.

Kondisi ini membuat harga berubah sebelum order tereksekusi.

Apakah slippage mengubah profil risiko?

Slippage pada entry meningkatkan risiko, sementara slippage pada exit memperbesar kerugian. Keduanya memengaruhi hasil akhir trading.

Tanpa kontrol slippage, manajemen risiko menjadi tidak akurat.

Menurut Investopedia, slippage adalah risiko inheren dalam trading aktif yang sering diabaikan trader pemula.

Faktor yang Memengaruhi Kualitas Trade Execution

Beberapa faktor utama menentukan seberapa baik eksekusi order.

1. Likuiditas instrumen

Instrumen dengan likuiditas tinggi cenderung memiliki spread lebih sempit dan slippage lebih kecil. Likuiditas membantu eksekusi lebih efisien.

Memilih instrumen likuid adalah langkah awal memperbaiki eksekusi.

2. Jenis order yang digunakan

Market order memberikan kepastian eksekusi tetapi berisiko slippage. Limit order memberi kontrol harga tetapi berisiko tidak tereksekusi.

Pemilihan order perlu disesuaikan dengan kondisi pasar.

3. Waktu trading

Jam aktif pasar biasanya menawarkan eksekusi lebih baik. Di luar jam tersebut, spread dan slippage meningkat.

Waktu trading menjadi bagian dari strategi eksekusi.

4. Infrastruktur dan sistem eksekusi

Kecepatan dan stabilitas sistem juga memengaruhi hasil. Eksekusi yang lambat meningkatkan risiko perbedaan harga.

Trader perlu memahami karakter platform yang digunakan.

Cara Meningkatkan Trade Execution secara Praktis

Beberapa langkah dapat membantu meningkatkan kualitas eksekusi.

  1. Gunakan instrumen yang likuid dan perhatikan jam aktif pasar.
  2. Pilih jenis order yang sesuai dengan tujuan trading dan kondisi volatilitas.
  3. Hindari trading saat spread melebar ekstrem atau saat berita besar jika strategi tidak dirancang untuk itu.

Yang terpenting, evaluasi hasil trading dengan mempertimbangkan kualitas eksekusi, bukan hanya arah harga.

Kesimpulan

Trade execution adalah elemen krusial dalam trading karena menentukan seberapa dekat hasil aktual dengan rencana strategi. Kualitas eksekusi memengaruhi risiko, biaya, dan konsistensi performa.

Spread dan slippage memainkan peran besar dalam menentukan hasil akhir sebuah trade dan dapat mengubah risk-reward secara signifikan jika tidak dikelola dengan baik.

Terapkan pemahaman trade execution ini saat mengeksekusi setiap order. Trading saham dengan eksekusi yang terukur lewat Gotrade, modal mulai Rp15.000 saja.

FAQ

1. Apa itu trade execution?
Trade execution adalah proses pelaksanaan order beli atau jual di pasar.

2. Mengapa spread memengaruhi hasil trading?
Karena spread adalah biaya implisit yang langsung memengaruhi harga entry dan exit.

3. Apa perbedaan spread dan slippage?
Spread adalah selisih bid-ask, sedangkan slippage adalah perbedaan harga eksekusi dari harga yang diharapkan.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade