Saat belajar options trading, banyak pemula fokus pada arah harga dan premi. Namun, ada satu indikator penting yang sering terlewat, yaitu volume options. Padahal, volume memberikan gambaran nyata tentang seberapa aktif suatu kontrak diperdagangkan.
Tanpa memahami volume options, trader berisiko masuk ke kontrak yang sepi, sulit dieksekusi, atau tidak mencerminkan minat pasar sebenarnya. Karena itu, memahami cara membaca volume options menjadi langkah penting dalam proses belajar yang lebih matang.
Artikel ini membahas apa itu volume options, perbedaannya dengan open interest, alasan volume penting, cara membaca volume untuk pemula, serta kesalahan umum yang perlu dihindari.
Apa Itu Volume Options?
Volume options adalah jumlah kontrak options yang diperdagangkan dalam satu periode tertentu, biasanya dalam satu hari perdagangan.
Jika volume menunjukkan angka 500, artinya ada 500 kontrak yang berpindah tangan pada hari itu. Volume selalu di-reset setiap hari dan mencerminkan aktivitas terbaru di pasar options.
Melansir Investopedia, volume tidak menunjukkan berapa kontrak yang masih terbuka, melainkan seberapa aktif kontrak tersebut diperdagangkan dalam periode waktu tertentu.
Perbedaan Volume Options dan Open Interest
Pemula sering menyamakan volume dengan open interest, padahal keduanya memiliki fungsi yang berbeda.
Volume options menunjukkan:
-
Aktivitas perdagangan hari ini
-
Minat pasar dalam jangka sangat pendek
Open interest menunjukkan:
-
Jumlah kontrak yang masih aktif dan belum ditutup
-
Minat pasar yang bersifat akumulatif
Satu kontrak bisa memiliki volume tinggi tetapi open interest rendah, atau sebaliknya. Karena itu, volume dan open interest sebaiknya dibaca bersamaan, bukan terpisah.
Mengapa Volume Options Penting?
Volume options memberi konteks yang tidak terlihat dari harga saja.
- Pertama, volume membantu mengukur likuiditas. Kontrak dengan volume lebih tinggi biasanya lebih mudah dibeli dan dijual tanpa selisih harga yang terlalu lebar.
- Kedua, volume menunjukkan ketertarikan pasar. Lonjakan volume bisa menandakan meningkatnya perhatian investor terhadap kontrak tertentu.
- Ketiga, volume membantu menghindari kontrak yang “sepi”. Kontrak dengan volume sangat rendah sering sulit dieksekusi dengan harga wajar.
Mengamati volume options bersama spread dan open interest membantu pemula menilai apakah suatu kontrak cukup aktif untuk diperdagangkan. Kamu bisa melakukannya di aplikasi Gotrade.
Cara Membaca Volume Options untuk Pemula
Membaca volume options tidak perlu rumit. Pendekatan sederhana justru lebih efektif di tahap awal.
- Membandingkan volume antar strike price. Kontrak dengan volume lebih tinggi biasanya lebih relevan karena lebih banyak pelaku pasar yang terlibat.
- Melihat volume relatif, bukan absolut. Volume 200 bisa besar untuk kontrak tertentu, tetapi kecil untuk kontrak lain. Bandingkan dengan kontrak di sekitarnya.
- Membaca volume bersama open interest. Volume tinggi dengan open interest yang juga tinggi sering menunjukkan minat pasar yang kuat dan berkelanjutan.
- Menghindari kontrak dengan volume mendekati nol. Kontrak seperti ini sering memiliki spread lebar dan risiko eksekusi yang tinggi.
Pendekatan ini membantu pemula menggunakan volume sebagai alat seleksi, bukan alat prediksi.
Kesalahan saat Membaca Volume Options
- Kesalahan pertama adalah menganggap volume tinggi sebagai sinyal arah harga. Volume menunjukkan aktivitas, bukan arah.
- Kesalahan kedua adalah mengabaikan open interest. Volume tanpa konteks open interest bisa menyesatkan.
- Kesalahan ketiga adalah terlalu fokus pada satu hari perdagangan. Volume perlu dilihat dalam konteks beberapa hari, terutama untuk kontrak dengan expiry yang lebih panjang.
- Kesalahan terakhir adalah masuk ke kontrak hanya karena volumenya tinggi, tanpa mempertimbangkan risiko dan strategi.
Volume sebagai Alat Konfirmasi, Bukan Ramalan
Volume options sebaiknya digunakan sebagai alat konfirmasi, bukan sebagai dasar utama keputusan. Volume membantu menjawab pertanyaan “apakah kontrak ini aktif”, bukan “ke mana harga akan bergerak”.
Dengan memahami peran volume secara realistis, pemula dapat menghindari ekspektasi berlebihan dan menggunakan data options secara lebih efektif.
Kesimpulan
Volume options adalah indikator penting yang membantu trader memahami aktivitas dan likuiditas kontrak options. Dengan membedakan volume dan open interest, serta membaca volume secara kontekstual, pemula dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi.
Cara membaca volume options bukan soal rumit, tetapi soal konsisten dan sadar konteks. Digunakan dengan benar, volume membantu menghindari banyak kesalahan dasar dalam options trading.
Jika kamu ingin mulai membiasakan diri membaca volume options secara langsung, kamu bisa mengamati data volume dan open interest pada options saham dan ETF melalui aplikasi Gotrade Indonesia, lalu mempelajarinya sesuai ritme belajarmu.
FAQ
Apa itu volume options?
Volume options adalah jumlah kontrak options yang diperdagangkan dalam periode tertentu, biasanya per hari.
Apa perbedaan volume dan open interest?
Volume menunjukkan aktivitas harian, sedangkan open interest menunjukkan jumlah kontrak yang masih terbuka.
Apakah volume tinggi selalu bagus?
Tidak selalu. Volume tinggi perlu dilihat bersama open interest, spread, dan konteks risiko.











