Sektor pertahanan AS sedang panas, dan dua nama paling sering disebut investor adalah Boeing (BA) dan Lockheed Martin (LMT). Dengan anggaran Pentagon terus naik di 2026, pertanyaannya bukan lagi apakah saham pertahanan layak dilirik, melainkan Boeing Lockheed Martin saham defense mana yang lebih cocok untuk portofoliomu sekarang.
Boeing Menang Kontrak $12,8 Miliar: Apa Artinya untuk Sahamnya
Kontrak PAC-3 dan Lonjakan Defense Revenue
Boeing baru saja mengamankan framework kontrak tujuh tahun bersama Departemen Perang AS senilai $12,8 miliar untuk produksi PAC-3 MSE seekers, sistem pertahanan rudal yang paling dibutuhkan NATO saat ini.
Dampaknya langsung terasa: Defense, Space and Security segment Boeing mencatat revenue $6,61 miliar di kuartal terakhir, naik 10% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan operating profit $110 juta.
Boeing di Titik Balik 2026
Boeing sendiri menyebut 2026 sebagai "tahun pivot" untuk profitabilitas segmen Commercial Airplanes mereka, setelah menyelesaikan akuisisi Spirit AeroSystems pada Desember 2025.
Saham BA saat ini diperdagangkan di sekitar $225-$248, mendekati level tertinggi dalam dua tahun terakhir, menjelang rilis earnings Q1 2026 pada 22 April. Konsensus analis memasang target harga $252 dengan rating "Moderate Buy."
Akuisisi Spirit AeroSystems juga memberikan Boeing kendali langsung atas rantai pasok kritis yang sebelumnya menjadi sumber masalah kualitas. Langkah vertikal integrasi ini menunjukkan komitmen manajemen untuk memperbaiki fundamental, bukan sekadar mengejar kontrak baru.
Cek portofoliomu di Gotrade. Boeing tersedia untuk dibeli dengan modal mulai dari Rp10.000. Buka Gotrade sekarang dan lihat posisi saham defense-mu hari ini.
LMT: Saham Defense Paling Stabil dengan Dividen Konsisten
23 Tahun Kenaikan Dividen Berturut-Turut
Lockheed Martin bukan sekadar saham defense, melainkan salah satu mesin dividen paling andal di Wall Street. Kuartal pertama 2026, LMT mendeklarasikan dividen $3,45 per saham, dan ini adalah kenaikan ke-23 secara berturut-turut.
Total pembayaran dividen LMT di 2026 diproyeksikan mencapai $3,2 miliar, jauh di bawah free cash flow yang diantisipasi sebesar $6,5 miliar lebih, sehingga dividend coverage-nya sangat aman.
Pipeline Kontrak Jangka Panjang
Sama seperti Boeing, Lockheed Martin juga menandatangani framework kontrak tujuh tahun dengan Departemen Perang AS untuk PAC-3 MSE interceptors dan sistem THAAD. Ini memberikan visibilitas revenue jangka panjang yang jarang dimiliki perusahaan lain.
LMT dijadwalkan merilis earnings Q1 2026 pada 23 April, sehari setelah Boeing. Untuk pemahaman lebih dalam soal karakteristik saham pertahanan defense sebagai kelas aset, ini bisa jadi referensi yang berguna sebelum memutuskan.
Head-to-Head: Valuasi, Revenue, dan Margin BA vs LMT
Perbandingan Angka Utama
| Metrik | Boeing (BA) | Lockheed Martin (LMT) |
|---|---|---|
| Market Cap | ~$171 miliar | ~$156 miliar |
| TTM Revenue | ~$89 miliar | ~$75 miliar |
| Operating Margin | ~4-5% | ~10-11% |
| Dividen | Belum dibayar | $13,80/saham per tahun |
| Dividend Yield | - | ~2,3% |
| Earnings Rilis | 22 April 2026 | 23 April 2026 |
Siapa Lebih Efisien?
Dari sisi margin, LMT jauh unggul. Operating margin Lockheed Martin di kisaran 10-11% mencerminkan posisi mereka sebagai pure-play defense contractor tanpa eksposur ke segmen komersial yang volatil.
Boeing masih dalam proses pemulihan margin, dengan operating margin sekitar 4-5% setelah bertahun-tahun tekanan di segmen commercial aircraft. Namun secara valuasi, keduanya diperdagangkan di market cap yang relatif setara, artinya pasar sudah mem-price-in potensi recovery Boeing.
Pilih yang Mana?
LMT lebih cocok untuk investor yang mengutamakan stabilitas dan arus dividen konsisten. Boeing lebih menarik bagi investor yang percaya pada skenario recovery dan bersedia menunggu "tahun pivot" 2026 membuahkan hasil.
Kamu juga bisa mempertimbangkan diversifikasi dengan menambahkan Raytheon (RTX) ke dalam watchlist, yang memiliki profil lebih mirip LMT sebagai pure-play defense dengan rekam jejak dividen solid.
Menurut 24/7 Wall St., lonjakan pengeluaran Pentagon 2026 mendorong seluruh sektor defense, bukan hanya satu nama.
Kesimpulan
Akselerasi belanja Pentagon di 2026, ekspansi NATO, dan kebutuhan replenishment stockpile rudal pasca-konflik global membuat permintaan terhadap produk Boeing dan LMT tidak mungkin turun dalam waktu dekat.
Investor yang sudah punya posisi di salah satu dari keduanya bisa mempertimbangkan apakah sudah cukup terdiversifikasi. Mereka yang belum, ini momen yang tepat untuk mulai belajar dua ticker ini lebih dalam sebelum earnings pekan ini.
Stabilitas geopolitik juga tidak akan datang dalam semalam. Konflik di Timur Tengah, ekspansi NATO, dan modernisasi militer global memastikan bahwa backlog order kedua perusahaan ini tetap tinggi untuk tahun-tahun ke depan.
Untuk saham defensif seperti LMT dengan dividen stabil, pendekatan DCA vs lump sum bisa membantu meratakan risiko masuk, terutama menjelang rilis earnings yang bisa memicu volatilitas jangka pendek.
Kedua saham, BA dan LMT, tersedia di Gotrade dan bisa dibeli dengan modal terjangkau mulai dari Rp10.000.
FAQ
Apakah Boeing (BA) membayar dividen?
Tidak, Boeing saat ini belum membayar dividen karena masih dalam fase pemulihan profitabilitas pasca-pandemi dan krisis 737 MAX.
Kapan Lockheed Martin dan Boeing merilis earnings Q1 2026?
Boeing merilis earnings pada 22 April 2026 dan Lockheed Martin sehari setelahnya, 23 April 2026.
Apakah saham pertahanan aman dari dampak tarif dan perang dagang?
Saham defense AS relatif terlindungi dari tarif karena pendapatan utama mereka berasal dari kontrak pemerintah AS, bukan ekspor produk konsumen.












