Yield-on-Cost Saham: Pengertian, Cara Hitung, dan Contoh

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • Yield-on-cost (YoC) mengukur dividen tahunan saat ini dibagi cost basis kamu, bukan harga pasar sekarang seperti current yield.
  • Untuk holder dividen jangka panjang dengan saham seperti KO atau JNJ, YoC bisa naik dari 3 persen di pembelian awal menjadi 6 sampai 8 persen setelah 10 tahun karena dividend growth.
  • YoC tinggi adalah sinyal bahwa saham tersebut masih punya dividend coverage kuat, bukan alasan untuk hold tanpa review.
Yield-on-Cost Saham: Pengertian, Cara Hitung, dan Contoh

Share this article

Saat kamu pegang saham dividen selama 10 tahun atau lebih, current yield di layar broker sebenarnya bukan angka yang paling penting buat kamu. Yang lebih relevan adalah yield-on-cost, atau YoC: dividen tahunan saat ini dibagi cost basis kamu, bukan harga pasar sekarang. Beda angka ini bisa jadi besar.

Saham seperti Coca-Cola (KO) yang dibeli di $40 pada 2015 mungkin menampilkan current yield 3 persen di layar hari ini, tapi yield-on-cost-nya bisa di 5 sampai 6 persen karena dividend growth selama satu dekade.

Untuk investor Johnson & Johnson (JNJ) atau Procter & Gamble (PG) yang pegang sejak awal karier mereka, YoC adalah metrik yang lebih jujur menggambarkan return dividen mereka.

Memahami cara hitung dan cara membaca YoC penting karena keputusan trim yang kamu ambil pada saham YoC tinggi sering kali sebenarnya merugikan portofolio kamu.

Beda Yield-on-Cost vs Current Dividend Yield

Current dividend yield adalah dividen tahunan dibagi harga pasar saat ini. Itu metrik yang relevan kalau kamu sedang pertimbangkan beli saham baru.

Yield-on-cost adalah dividen tahunan dibagi harga yang kamu bayar saat beli (cost basis kamu). Itu metrik yang relevan kalau kamu sudah hold posisi tersebut.

Bedanya muncul karena dividend growth. Saham yang menaikkan dividen 7 persen per tahun selama 10 tahun akan punya YoC dua kali lipat current yield-nya pada saat dibeli.

Untuk Dividend Aristocrats yang sudah menaikkan dividen 25+ tahun berturut-turut, perbedaan ini sangat material. Panduan kami soal dividend aristocrats menjelaskan filter umum untuk universe ini.

Cara Hitung Yield-on-Cost

Rumusnya sederhana: dividen per share saat ini dibagi cost basis per share kamu.

Contoh konkret: kamu beli KO pada 2015 di harga $40 per share. Dividen KO saat itu sekitar $1.32 per share, jadi current yield saat beli adalah 3.3 persen.

Sepuluh tahun kemudian, dividen KO naik ke sekitar $2.00 per share. Cost basis kamu masih $40 (kecuali kamu DRIP). Yield-on-cost kamu sekarang adalah $2.00 dibagi $40, atau 5 persen. Sementara investor yang baru beli KO hari ini di harga sekitar $65 per share melihat current yield $2.00 dibagi $65, atau 3.1 persen.

Kamu dapat yield 60 persen lebih tinggi atas modal kamu, hanya karena kamu masuk lebih awal. Untuk dasar perhitungan, panduan kami soal dividen yield memuat rumus dasarnya. Data sejarah dividend growth jangka panjang juga ada di riset Hartford Funds.

Mengapa YoC Tinggi Bisa Menyesatkan

YoC tinggi tidak otomatis berarti saham tersebut masih layak hold hari ini. Tiga jebakan yang sering dilewatkan investor:

  • Pertama, YoC adalah angka backward-looking. Itu menggambarkan keputusan kamu di masa lalu, bukan kualitas saham hari ini.
  • Kedua, YoC tinggi bisa menutupi penurunan kualitas bisnis. Saham yang dividend coverage-nya tipis tapi belum mengumumkan pemotongan akan tetap tampak punya YoC tinggi sampai pemotongan terjadi.
  • Ketiga, YoC tinggi bukan alasan untuk over-allocate. Kalau KO sudah jadi 30 persen portofolio kamu karena harga sahamnya naik 100 persen, fakta YoC kamu 5 persen tidak mengubah aturan konsentrasi.

Implikasi Praktis: Kapan YoC Mempengaruhi Keputusan Trim

Salah satu fungsi paling berguna dari YoC adalah membantu kamu menahan diri dari trim yang prematur. Investor yang melihat current yield 3 persen di KO sering tergoda mengganti posisinya dengan saham dividend yield 5 persen.

Tapi kalau YoC kamu sudah 5 persen, swap itu sebenarnya tidak menambah income, tapi malah menambah risiko karena saham yield 5 persen biasanya punya dividend coverage yang lebih tipis.

Aturan praktis: review YoC setiap tahun, bukan setiap kuartal. Trim hanya kalau:

  1. konsentrasi melebihi 25 persen
  2. thesis bisnis berubah
  3. dividend coverage memburuk

YoC sendiri bukan alasan untuk hold atau trim.

Studi Kasus: KO Dibeli 2015 vs 2020

Investor A beli KO pada 2015 di $40, hold 10 tahun. YoC sekarang ~5 persen. Investor B beli KO pada 2020 di $50, hold 5 tahun.

YoC sekarang ~4 persen. Investor C baru beli KO hari ini di $65. Current yield ~3.1 persen. Ketiga investor pegang saham yang sama dengan tesis yang sama, tapi return dividen atas modal mereka berbeda 60 persen antara investor A dan C.

Pelajaran utama: untuk saham dividen aristocrat, waktu masuk sangat menentukan return jangka panjang.

Yang lebih penting lagi: investor A yang dengan YoC 5 persen tidak sebaiknya trim KO untuk swap ke saham yang current yield-nya 4 persen, karena dia akan menurunkan effective income atas modalnya.

Kesimpulan

Yield-on-cost adalah metrik yang lebih relevan dari current yield untuk holder dividen jangka panjang. Itu menggambarkan return dividen aktual atas modal yang sudah kamu komitkan, bukan over snapshot pasar hari ini.

Pakai YoC untuk menahan trim prematur, untuk membandingkan return real antar posisi dividen lama, dan untuk memvalidasi kualitas keputusan masuk kamu di tahun-tahun lalu. Tapi jangan pakai YoC sebagai alasan untuk over-konsentrasi atau melewatkan review tesis tahunan.

Buka portofolio kamu di aplikasi Gotrade, hitung YoC untuk setiap saham dividen yang kamu pegang lebih dari 5 tahun, dan masukkan ke review tahunan.

FAQ

Apakah YoC berubah kalau saya pakai DRIP?

Ya. DRIP menurunkan cost basis efektif kamu kalau dividen di-reinvest pada harga lebih rendah dari pembelian awal, jadi YoC bisa lebih kompleks. Banyak investor lebih memilih YoC tanpa adjustment DRIP untuk simplicity.

Berapa YoC normal untuk Dividend Aristocrats setelah 10 tahun?

Tipikal 4 sampai 7 persen, tergantung dividend growth rate saham tersebut dan harga masuk awal kamu.

Apakah YoC lebih relevan untuk pajak Indonesia?

Tidak langsung. Pajak dividen 10 persen withholding berdasarkan dividen aktual yang dibayar, bukan YoC kamu. Tapi YoC membantu kamu evaluasi return setelah pajak.

Apa kelemahan terbesar metrik YoC?

YoC backward-looking dan tidak menggambarkan kualitas bisnis hari ini. Saham dengan YoC tinggi tetap bisa cut dividen kalau cash flow memburuk.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade