Dalam options trading, memilih expiry sering dianggap detail teknis. Padahal, keputusan antara weekly vs monthly options bisa berdampak besar pada risiko, peluang, dan psikologi trading. Banyak pemula fokus pada arah harga, tetapi lupa bahwa waktu adalah faktor yang sama pentingnya.
Artikel ini membahas pengertian expiry, trade-off antara weekly dan monthly options, peran theta (time decay), dan panduan memilih expiry yang paling sesuai dengan tujuan dan gaya tradingmu.
Apa Itu Expiry dalam Options?
Expiry adalah tanggal kedaluwarsa kontrak options. Setelah tanggal ini, kontrak tidak lagi bernilai dan tidak bisa diperdagangkan.
Mengutip Charles Schwab, semakin dekat ke expiry, nilai waktu options akan berkurang. Karena itu, expiry bukan sekadar tanggal, tetapi penentu kecepatan perubahan risiko dan sensitivitas harga kontrak.
Weekly vs Monthly Options: Apa Bedanya?
Weekly Options
Weekly options biasanya berakhir dalam hitungan hari hingga satu minggu. Karakternya cepat, sensitif, dan reaktif terhadap pergerakan harga jangka pendek.
Keunggulannya ada pada respons yang cepat. Jika pergerakan harga sesuai ekspektasi, hasil bisa terasa lebih cepat. Namun, risikonya juga meningkat karena waktu untuk “benar” sangat sempit.
Monthly Options
Monthly options memiliki waktu hingga beberapa minggu. Kontrak ini memberi ruang bernapas lebih panjang untuk tesis trading berkembang.
Monthly cenderung lebih stabil terhadap fluktuasi kecil, tetapi membutuhkan kesabaran dan disiplin karena hasil tidak instan.
Kalau kamu sering merasa “benar arah tapi salah timing”, kemungkinan masalahnya ada di pemilihan expiry, bukan analisisnya.
Trade-Off Penting: Kecepatan vs Ruang Waktu
Memilih expiry pada dasarnya adalah memilih trade-off.
Weekly options menawarkan kecepatan. Cocok untuk event-driven trade atau pergerakan tajam jangka pendek. Namun, margin kesalahan kecil dan tekanan psikologis tinggi.
Monthly options menawarkan ruang waktu. Cocok untuk pandangan yang butuh waktu, seperti tren bertahap atau reversion yang tidak instan. Risikonya lebih terkendali, tetapi membutuhkan manajemen posisi yang rapi.
Tidak ada yang “lebih baik” secara absolut. Yang ada adalah lebih sesuai dengan tujuan.
Peran Theta: Kenapa Waktu Sangat Penting?
Theta adalah laju penurunan nilai options seiring berjalannya waktu. Semakin dekat ke expiry, theta semakin terasa.
Pada weekly options, theta bekerja sangat agresif. Setiap hari, bahkan setiap jam, nilai kontrak bisa tergerus meski harga underlying tidak banyak bergerak.
Pada monthly options, theta lebih “halus”. Penurunan nilai waktu lebih lambat di awal, lalu meningkat mendekati expiry.
Artinya, weekly options menuntut timing yang presisi, sementara monthly options memberi toleransi lebih besar terhadap pergerakan yang tertunda.
Cocok untuk Siapa: Weekly atau Monthly?
Weekly Options Cocok untuk
Trader yang:
Fokus jangka sangat pendek
Nyaman dengan volatilitas tinggi
Punya rencana entry-exit yang jelas
Siap menerima loss cepat jika tesis gagal
Weekly sering dipakai untuk event seperti earnings atau news-driven move, dengan risiko yang harus didefinisikan sejak awal.
Monthly Options Cocok untuk
Trader yang:
Mengincar pergerakan bertahap
Tidak ingin tertekan oleh time decay harian
Lebih nyaman mengelola risiko secara progresif
Mengutamakan konsistensi dibanding kecepatan
Monthly sering dipilih oleh pemula karena memberi ruang belajar tanpa tekanan waktu ekstrem.
Kalau kamu baru mulai options trading, mencoba monthly options lebih dulu sering membantu membangun disiplin sebelum masuk ke weekly.
Kesalahan saat Memilih Expiry
Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih weekly hanya karena premi lebih murah. Premi murah sering kali datang dengan theta yang kejam.
Kesalahan lain adalah menggunakan expiry pendek untuk tesis jangka menengah. Jika analisisnya butuh waktu, expiry yang terlalu dekat justru meningkatkan risiko gagal meski arah benar.
Ada juga yang selalu memilih monthly tanpa mempertimbangkan momentum, sehingga posisi jadi terlalu lambat merespons perubahan pasar.
Cara Praktis Memutuskan Expiry
Gunakan pertanyaan sederhana ini sebelum entry:
Seberapa cepat pergerakan ini diharapkan terjadi?
Apakah ada event spesifik dengan tanggal jelas?
Berapa toleransi saya terhadap time decay?
Apakah saya ingin hasil cepat atau ruang manuver?
Jawaban dari pertanyaan ini biasanya mengarahkan pada pilihan expiry yang lebih rasional.
Kesimpulan
Memilih expiry bukan soal mingguan atau bulanan mana yang “lebih cuan”. Ini soal menyesuaikan waktu dengan strategi. Weekly options menukar ruang waktu dengan kecepatan, sementara monthly options menukar kecepatan dengan fleksibilitas.
Dengan memahami trade-off dan peran theta, kamu bisa memilih expiry yang mendukung strategi, bukan justru melawannya.
Jika kamu ingin mulai options trading dengan pemilihan expiry yang lebih terukur dan sesuai tujuan, kamu bisa mempelajari dan mengeksekusinya secara bertahap melalui fitur options trading di aplikasi Gotrade.
FAQ
Apa beda weekly dan monthly options?
Weekly berakhir lebih cepat dan lebih sensitif terhadap waktu, sedangkan monthly memberi ruang waktu lebih panjang.
Mana yang lebih cocok untuk pemula?
Monthly options umumnya lebih ramah pemula karena tekanan time decay lebih rendah.
Apakah weekly options lebih berisiko?
Ya, karena theta bekerja lebih agresif dan margin kesalahan lebih kecil.











