Setelah memahami delta options, banyak pemula mulai menyadari satu hal yang membingungkan: delta bisa berubah sangat cepat, bahkan ketika harga underlying hanya bergerak sedikit. Di sinilah peran gamma options menjadi krusial.
Gamma sering dianggap Greek lanjutan yang “terlalu teknis” untuk pemula. Padahal, justru gamma yang menjelaskan kenapa risiko options bisa berubah drastis dalam waktu singkat, terutama mendekati expiration. Artikel ini membahas apa itu gamma options, bagaimana gamma memengaruhi perubahan delta, dan kenapa gamma dianggap berbahaya saat expiry semakin dekat.
Apa Arti Gamma Options?
Gamma options adalah ukuran seberapa cepat delta berubah ketika harga underlying asset bergerak. Jika delta menunjukkan sensitivitas harga options terhadap underlying, maka gamma menunjukkan sensitivitas delta itu sendiri.
Sederhananya:
-
Delta menjawab: berapa besar harga options berubah
-
Gamma menjawab: seberapa cepat delta tersebut berubah
Jika sebuah call option memiliki gamma 0,05, artinya setiap kenaikan 1 poin harga underlying akan meningkatkan delta sebesar 0,05.
Gamma selalu bernilai positif, baik untuk call maupun put option. Namun, dampaknya terhadap risiko bisa terasa sangat berbeda tergantung posisi dan waktu.
Hubungan Gamma dengan Perubahan Delta
Gamma menjelaskan kenapa delta tidak pernah statis.
Gamma membuat delta berubah dinamis
Saat harga underlying mendekati strike price, gamma biasanya meningkat. Ini membuat delta berubah lebih cepat untuk setiap pergerakan harga kecil.
Sebaliknya, ketika options jauh in-the-money atau out-of-the-money, gamma cenderung lebih kecil. Delta berubah lebih lambat dan pergerakan terasa lebih stabil.
Inilah alasan mengapa options yang berada di sekitar strike price sering terasa “liar” meskipun harga underlying tidak bergerak ekstrem.
Gamma dan eksposur risiko tersembunyi
Banyak pemula mengukur risiko hanya dari delta awal. Masalahnya, gamma bisa mengubah delta tersebut dalam hitungan jam atau bahkan menit.
Posisi yang awalnya terlihat berisiko rendah bisa berubah menjadi sangat sensitif terhadap pergerakan harga hanya karena gamma meningkat. Tanpa memahami ini, trader bisa kaget melihat perubahan PnL yang jauh lebih besar dari perkiraan.
Menurut Investopedia, gamma adalah alasan utama kenapa risiko options tidak bisa dinilai hanya dari satu angka delta di awal trade.
Risiko Gamma dalam Options Trading
Gamma bukan sekadar konsep matematis. Ia membawa risiko nyata, terutama dalam kondisi tertentu.
Risiko lonjakan eksposur harga
Ketika gamma tinggi, perubahan kecil pada underlying bisa membuat delta melonjak cepat. Ini berarti eksposur harga terhadap underlying meningkat secara tiba-tiba.
Jika arah harga sesuai ekspektasi, pergerakan ini terasa menguntungkan. Namun jika arah berlawanan, kerugian juga datang lebih cepat dan lebih besar.
Gamma risk pada posisi short options
Gamma risk paling sering dibahas dalam konteks short options. Pada posisi short, trader berhadapan dengan perubahan delta yang cepat, tetapi berada di sisi yang tidak menguntungkan.
Ketika harga bergerak agresif mendekati strike, delta bisa berubah sangat cepat, sementara trader tidak memiliki batas risiko sejelas long options. Inilah salah satu alasan kenapa short options dianggap lebih kompleks dan berisiko.
Kenapa Gamma Berbahaya Dekat Expiry?
Gamma menjadi paling “berbahaya” ketika options mendekati expiration.
Gamma meningkat saat waktu semakin sedikit
Semakin dekat ke expiry, nilai waktu options semakin kecil. Di saat yang sama, gamma biasanya meningkat, terutama untuk options yang berada di sekitar strike price.
Akibatnya, delta bisa berubah ekstrem dalam waktu singkat, bahkan tanpa pergerakan harga yang besar.
Pergerakan kecil, dampak besar
Dekat expiry, kenaikan atau penurunan harga underlying yang relatif kecil bisa:
-
Mengubah options dari out-of-the-money menjadi in-the-money
-
Menggeser delta secara drastis
-
Mengubah profil risiko secara mendadak
Inilah yang sering membuat pemula merasa “options tiba-tiba jadi tidak terkendali”.
Waktu tidak lagi memberi ruang
Jika sebelumnya trader masih punya waktu untuk menunggu atau menyesuaikan posisi, dekat expiry ruang itu hampir tidak ada. Gamma bekerja cepat, sementara waktu hampir habis.
Kesalahan kecil di fase ini bisa berdampak besar.
Kesalahan Pemula Terkait Gamma
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
Mengabaikan gamma dan hanya fokus pada delta
-
Menganggap risiko tidak berubah selama harga belum bergerak jauh
-
Tidak menyadari bahwa expiry memperbesar efek gamma
-
Mengambil posisi besar menjelang expiration tanpa memahami konsekuensinya
Kesalahan ini sering membuat loss terasa “datang tiba-tiba”, padahal risikonya sudah ada sejak awal.
Cara Menyikapi Gamma dengan Lebih Bijak
Bagi pemula, tujuan memahami gamma bukan untuk menghitung rumus, tetapi untuk menyadari dinamika risiko.
Pendekatan yang lebih aman:
-
Waspada pada options dekat expiry
-
Perhatikan posisi relatif terhadap strike price
-
Jangan menilai risiko hanya dari delta awal
-
Gunakan ukuran posisi kecil saat gamma tinggi
Dengan cara ini, gamma menjadi sinyal kewaspadaan, bukan sumber kejutan.
Kesimpulan
Gamma options adalah ukuran perubahan delta terhadap pergerakan underlying asset. Gamma menjelaskan kenapa risiko options bisa berubah cepat, terutama saat harga mendekati strike price dan expiration semakin dekat.
Bahaya gamma bukan terletak pada konsepnya, tetapi pada ketidaksadaran terhadap dampaknya. Dengan memahami peran gamma, trader pemula dapat mengambil keputusan yang lebih hati-hati dan realistis dalam mengelola risiko options trading.
Jika kamu ingin mempelajari gamma dan Greek options lainnya secara langsung di options chain, kamu bisa mengeksplorasi fitur options trading di aplikasi Gotrade dan mempelajarinya secara bertahap sesuai toleransi risikomu.
FAQ
Gamma options adalah apa?
Gamma options adalah ukuran seberapa cepat delta berubah ketika harga underlying bergerak.
Kenapa gamma berbahaya dekat expiry?
Karena delta bisa berubah sangat cepat dalam waktu singkat, membuat risiko meningkat drastis.
Apakah pemula perlu memahami gamma?
Ya, setidaknya untuk menyadari kapan risiko options bisa berubah cepat dan tidak stabil.











