Intel vs AMD: Mana Saham Chip yang Lebih Kompetitif?

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • AMD saat ini terlihat lebih kuat dari sisi pertumbuhan, profitabilitas, dan momentum bisnis.

  • Intel masih punya skala besar dan opsi turnaround lewat foundry, tetapi eksekusinya masih harus dibuktikan.

  • Untuk investor, AMD lebih cocok sebagai growth play, sementara Intel lebih dekat ke turnaround thesis.

Intel vs AMD: Mana Saham Chip yang Lebih Kompetitif?

Share this article

Intel vs AMD adalah perbandingan dua saham chip yang sekarang berada di fase yang sangat berbeda. Untuk investor yang mencari saham INTC vs AMD, pertanyaannya bukan cuma siapa yang lebih terkenal, tapi siapa yang punya posisi bisnis lebih kuat, strategi yang lebih jelas, dan risk-reward yang lebih masuk akal saat ini.

Posisi Intel dan AMD di Pasar Semikonduktor

Intel masih punya jejak yang sangat besar di PC, server, dan manufaktur chip. Tapi sekarang, Intel tidak hanya bertarung sebagai desainer chip. Perusahaan ini juga sedang mencoba membangun kembali daya saing lewat strategi foundry, termasuk dorongan besar pada Intel Foundry dan advanced packaging.

AMD berada di posisi yang berbeda. Fokusnya lebih ringan aset dan lebih tajam ke desain chip berperforma tinggi untuk data center, AI, client, gaming, dan embedded. Melansir laporan bisnis 2025, AMD menekankan momentum kuat dari EPYC, Ryzen, dan bisnis data center AI, termasuk rack-scale platform untuk kebutuhan AI supercomputing.

Perbedaan Strategi Bisnis

Intel sedang menjalankan dua pekerjaan besar sekaligus: memperbaiki bisnis produk dan membangun foundry yang kompetitif. Itu memberi upside yang menarik kalau berhasil, tapi juga membuat eksekusinya lebih rumit dan lebih berat dari sisi modal.

AMD punya strategi yang lebih fokus. Perusahaan ini mendorong pertumbuhan lewat CPU server, GPU AI, AI PC, dan solusi custom berbasis chiplet, sambil tetap memakai model fabless yang secara struktur lebih ringan. Dalam praktiknya, ini membuat AMD terlihat lebih lincah dibanding Intel.

Perbandingan Teknologi Chip

Di sisi teknologi, Intel masih punya keunggulan struktural karena menguasai desain dan manufaktur sendiri. Kalau roadmap foundry dan node barunya berhasil, Intel bisa kembali punya posisi yang lebih kuat secara vertikal. Tapi pasar juga tahu bahwa di area ini Intel masih perlu terus membuktikan eksekusi, bukan hanya menyampaikan roadmap.

AMD justru unggul di momentum produk. Perusahaan menyoroti 2025 sebagai tahun definisi, dengan pertumbuhan besar dari data center dan AI, termasuk adopsi Instinct GPUs, EPYC CPUs, dan ekspansi roadmap AI yang lebih agresif. Dari sudut investor, AMD saat ini terlihat lebih kompetitif di area produk berperforma tinggi, sementara Intel masih berada di jalur pembenahan.

Kinerja Bisnis Terbaru

Kalau dibaca dari angka fundamental, gap momentumnya cukup jelas.

Intel

Intel menutup 2025 dengan pendapatan sekitar US$52,9 miliar, turun tipis dari 2024, dan menurut data historis keuangan terbaru, perusahaan masih mencatat hasil tahunan yang lemah secara bottom line. Ini menunjukkan Intel masih berada dalam fase transisi yang berat.

AMD

AMD melaporkan pendapatan 2025 sebesar US$34,6 miliar, naik 34% YoY, dengan net income US$4,3 miliar dan pertumbuhan kuat di data center serta client. Itu membuat profil AMD saat ini terlihat jauh lebih sehat dari sisi pertumbuhan dan profitabilitas.

Kinerja Saham Historis

Dari sisi performa saham, AMD jelas jauh lebih unggul dalam beberapa tahun terakhir. Data MacroTrends menunjukkan harga penutupan terbaru Intel per 6 Maret 2026 sekitar US$43,42, masih jauh di bawah puncak historisnya, sementara AMD berada di sekitar US$192,43 pada 6 Maret 2026 dan US$203,23 pada 10 Maret 2026, meski sempat turun dari puncak US$264,33 pada Oktober 2025.

Perbedaan ini penting. Pasar selama beberapa tahun terakhir memberi premi yang jauh lebih besar ke AMD karena kombinasi growth, eksekusi, dan narasi AI. Intel belum mendapat kepercayaan yang sama karena investor masih menunggu bukti turnaround yang lebih nyata.

Kalau kamu membandingkan INTC dan AMD, jangan mulai dari harga saham yang terlihat murah atau mahal. Mulai dari pertanyaan yang lebih penting: bisnis mana yang sekarang benar-benar sedang menang di pasar intinya?

Kamu juga bisa mempelajari selengkapnya lewat aplikasi Gotrade. Klik di sini untuk akses kedua sahamnya sekarang!

Risiko Persaingan Industri

Persaingan di industri chip tetap keras untuk keduanya.

Risiko Intel

  • turnaround bisa berjalan lebih lama dari yang diharapkan

  • strategi foundry butuh modal besar dan disiplin eksekusi tinggi

  • tekanan kompetitif di client dan server belum hilang

Risiko AMD

  • ekspektasi pasar sudah tinggi

  • persaingan di AI dan data center tetap keras

  • jika pertumbuhan melambat, valuasi saham bisa cepat dikoreksi

Jadi, Intel punya risiko eksekusi. AMD punya risiko ekspektasi.

Mana yang Lebih Kompetitif?

Kalau pertanyaannya adalah siapa yang lebih kompetitif saat ini, jawabannya condong ke AMD. Momentum bisnisnya lebih kuat, pertumbuhan revenue-nya lebih cepat, dan pasar melihat strategi produknya lebih jelas.

Kalau pertanyaannya adalah siapa yang punya potensi rerating lebih besar jika berhasil membaik, Intel tetap menarik. Tapi itu lebih dekat ke thesis turnaround, bukan bukti dominasi bisnis hari ini.

Kesimpulan

Dalam debat Intel vs AMD, AMD saat ini terlihat lebih kompetitif dari sisi strategi, pertumbuhan, dan eksekusi bisnis. Intel masih penting secara skala dan punya opsi besar lewat foundry, tetapi sahamnya lebih cocok dibaca sebagai cerita pemulihan daripada pemimpin momentum.

Kalau kamu ingin membangun exposure ke saham chip AS, pilihan antara INTC dan AMD sebaiknya disesuaikan dengan gaya investasimu. Untuk pendekatan yang lebih growth-oriented, AMD lebih menarik. Untuk pendekatan turnaround dengan risiko lebih tinggi, Intel masih layak dipantau. Kalau kamu ingin mulai membangun posisi, kamu bisa investasi lewat Gotrade sesuai profil risiko dan horizon investasimu.

FAQ

Apa beda utama Intel dan AMD?
Intel lebih terintegrasi karena punya bisnis desain dan manufaktur, sementara AMD lebih fokus ke desain chip dengan model yang lebih ringan aset.

Siapa yang lebih unggul di data center saat ini?
Dari momentum bisnis terbaru, AMD terlihat lebih kuat karena pertumbuhan besar di EPYC dan AI data center.

Apakah Intel masih layak dipertimbangkan investor?
Masih, tapi lebih sebagai saham turnaround dengan risiko eksekusi tinggi, bukan sebagai pemenang momentum saat ini.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade