Inverted Hammer Candlestick: Arti dan Kapan Sinyalnya Valid

Inverted Hammer Candlestick: Arti dan Kapan Sinyalnya Valid

Share this article

Dalam analisis teknikal, inverted hammer sering muncul sebagai salah satu pola candlestick yang menimbulkan pertanyaan bagi trader pemula maupun menengah. Sekilas bentuknya mirip shooting star, tetapi maknanya bisa sangat berbeda tergantung konteks pergerakan harga. Karena itu, memahami inverted hammer candlestick tidak cukup hanya dari bentuk visualnya saja.

Pola ini biasanya muncul setelah tren turun dan sering dikaitkan dengan potensi perubahan arah harga. Namun, seperti pola candlestick lainnya, inverted hammer bukan sinyal instan.

Artikel ini akan membahas arti inverted hammer, struktur polanya, serta kapan sinyalnya dianggap valid secara teknikal.

Apa Itu Inverted Hammer Candlestick

Inverted hammer adalah pola candlestick yang terbentuk setelah tren turun, dengan ciri utama upper shadow yang panjang, body kecil di bagian bawah, dan little to no lower shadow.

Secara konsep, pola ini menunjukkan bahwa meskipun harga sempat didorong naik cukup signifikan oleh buyer, seller masih mampu menekan harga kembali mendekati level pembukaan dan penutupan.

Melansir Strike Money, inverted hammer sering diinterpretasikan sebagai sinyal awal bahwa tekanan jual mulai melemah, meskipun buyer belum sepenuhnya menguasai pasar.

Struktur dan Bentuk Pola Inverted Hammer

Agar tidak tertukar dengan pola lain, penting memahami struktur inverted hammer secara spesifik.

Upper Shadow Panjang

Ciri paling menonjol dari inverted hammer adalah:

  • Upper shadow yang panjang

  • Menunjukkan adanya upaya buyer mendorong harga lebih tinggi

Shadow ini mencerminkan minat beli yang mulai muncul setelah fase tekanan jual.

Body Kecil di Bagian Bawah

Body candle relatif kecil dan berada di area bawah rentang harga harian. Ini menandakan:

  • Harga open dan close berdekatan

  • Pasar masih ragu menentukan arah berikutnya

Body kecil mencerminkan keseimbangan sementara antara buyer dan seller.

Lower Shadow Sangat Pendek atau Tidak Ada

Tidak adanya lower shadow menunjukkan bahwa:

  • Harga tidak sempat bergerak jauh ke bawah

  • Tekanan jual tambahan relatif terbatas pada sesi tersebut

Arti Inverted Hammer dalam Konteks Tren

Makna inverted hammer sangat bergantung pada konteks tren sebelumnya.

Muncul Setelah Tren Turun

Inverted hammer dianggap relevan hanya jika muncul setelah tren bearish. Dalam konteks ini, pola tersebut bisa menjadi indikasi awal bahwa seller mulai kehilangan momentum.

Jika inverted hammer muncul di tengah tren naik atau fase sideways, maknanya cenderung lemah dan sering diabaikan oleh trader berpengalaman.

Sinyal Awal, Bukan Konfirmasi

Pola ini lebih tepat dibaca sebagai:

  • Peringatan potensi perubahan sentimen

  • Bukan sinyal entry langsung

Inverted hammer menunjukkan adanya upaya buyer, tetapi belum cukup kuat untuk mengubah struktur tren secara menyeluruh.

Risiko Salah Tafsir

Kesalahan umum adalah menganggap setiap inverted hammer sebagai sinyal bullish reversal. Tanpa konteks tren dan konfirmasi lanjutan, pola ini bisa menjadi false signal.

Kapan Sinyal Inverted Hammer Dianggap Valid

Tidak semua inverted hammer memiliki bobot teknikal yang sama. Ada beberapa kondisi yang meningkatkan validitas sinyalnya.

Terbentuk di Area Support

Inverted hammer memiliki probabilitas lebih tinggi jika muncul di:

  • Support horizontal

  • Area demand

  • Zona support yang telah diuji sebelumnya

Lokasi ini menunjukkan bahwa buyer mulai bereaksi terhadap harga yang dianggap menarik.

Didukung oleh Volume

Volume yang meningkat saat terbentuknya inverted hammer dapat menjadi indikasi:

  • Partisipasi buyer mulai masuk

  • Upaya reversal lebih serius

Sebaliknya, inverted hammer dengan volume rendah sering kali tidak diikuti pergerakan lanjutan.

Dikonfirmasi oleh Candle Berikutnya

Konfirmasi ideal biasanya berupa:

  • Bullish candle setelah inverted hammer

  • Close di atas high inverted hammer

Tanpa konfirmasi ini, inverted hammer tetap bersifat spekulatif.

Perbedaan Inverted Hammer dan Shooting Star

Bentuk inverted hammer sering disalahartikan sebagai shooting star karena struktur visualnya mirip.

Perbedaan Konteks Tren

  • Inverted hammer muncul setelah tren turun

  • Shooting star muncul setelah tren naik

Perbedaan konteks ini membuat maknanya berlawanan.

Perbedaan Makna Psikologis

Inverted hammer mencerminkan:

  • Awal perlawanan buyer

Shooting star justru menunjukkan:

  • Kelemahan buyer setelah tren naik

Memahami konteks ini penting agar tidak salah membaca arah pasar.

Cara Menggunakan Inverted Hammer dalam Trading

Agar lebih efektif, inverted hammer sebaiknya digunakan sebagai bagian dari sistem yang lebih luas.

Kombinasikan dengan Struktur Harga

Trader sebaiknya melihat:

  • Higher low atau base formation

  • Break minor resistance setelah konfirmasi

Struktur harga membantu memvalidasi apakah reversal memiliki peluang berlanjut.

Gunakan Indikator Pendukung

Beberapa indikator yang sering digunakan:

  • RSI untuk melihat kondisi oversold

  • Moving average sebagai dynamic resistance

  • Volume untuk mengukur minat pasar

Menurut literatur analisis teknikal, konfluensi sinyal selalu lebih kuat dibanding satu pola tunggal.

Tetap Prioritaskan Manajemen Risiko

Stop loss umumnya ditempatkan:

  • Di bawah low inverted hammer

  • Atau di bawah area support terdekat

Pendekatan ini membantu membatasi risiko jika harga melanjutkan tren turun.

Kesimpulan

Inverted hammer candlestick adalah pola yang menunjukkan munculnya minat beli awal setelah tren turun, tetapi belum menjadi sinyal reversal yang pasti. Validitasnya sangat bergantung pada konteks tren, lokasi support, volume, dan konfirmasi candle berikutnya.

Pola ini lebih tepat digunakan sebagai peringatan perubahan sentimen, bukan sinyal entry tunggal. Dengan pendekatan yang disiplin dan manajemen risiko yang baik, inverted hammer dapat menjadi bagian dari analisis teknikal yang lebih objektif.

Untuk mempraktikkan analisis candlestick pada saham dan ETF global, kamu bisa menggunakan chart interaktif dan data pasar Amerika Serikat melalui aplikasi Gotrade Indonesia.

FAQ

Apa itu inverted hammer candlestick?
Inverted hammer adalah pola candlestick dengan upper shadow panjang dan body kecil yang biasanya muncul setelah tren turun.

Apakah inverted hammer selalu berarti harga akan naik?
Tidak. Pola ini hanya menunjukkan potensi perubahan sentimen dan membutuhkan konfirmasi lanjutan.

Apa perbedaan inverted hammer dan shooting star?
Perbedaannya terletak pada konteks tren. Inverted hammer muncul setelah tren turun, sedangkan shooting star muncul setelah tren naik.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade