Dalam options trading, banyak pemula mengira bahwa membeli 1 kontrak options berarti mengendalikan 1 saham. Anggapan ini terdengar masuk akal, tetapi keliru. Kesalahan memahami options contract size sering menjadi penyebab utama shock risiko, salah hitung potensi profit, dan kebingungan saat melihat pergerakan PnL.
Artikel ini membahas apa itu options contract size, apa yang dimaksud dengan multiplier options, dan kenapa 1 kontrak options tidak sama dengan 1 saham. Pemahaman ini sangat penting agar trader pemula tidak salah menilai eksposur risiko sejak awal.
Apa Itu Options Contract Size?
Options contract size adalah jumlah unit underlying asset yang dikendalikan oleh satu kontrak options. Di pasar saham AS, satu kontrak options umumnya merepresentasikan 100 saham dari underlying asset.
Artinya, ketika kamu membeli 1 kontrak call atau put option, kamu tidak hanya berurusan dengan satu saham, tetapi dengan 100 saham sekaligus.
Melansir Investopedia, inilah yang membuat options terlihat “murah” dari sisi harga per kontrak, tetapi sebenarnya memiliki eksposur yang jauh lebih besar.
Apa Itu Multiplier dalam Options?
Multiplier adalah angka pengali yang digunakan untuk menghitung nilai sebenarnya dari sebuah kontrak options.
Multiplier standar pada options saham
Pada sebagian besar options saham:
-
Contract size: 100 saham
-
Multiplier: 100
Jika harga options tercatat di 2.00, maka:
-
Biaya per kontrak = 2.00 × 100 = 200
Harga di layar sering terlihat kecil, tetapi nilai riil transaksi ditentukan oleh multiplier.
Multiplier dan dampaknya ke PnL
Setiap perubahan harga options akan dikalikan dengan multiplier. Perubahan kecil di harga options bisa menghasilkan perubahan PnL yang terasa besar.
Inilah alasan kenapa options sering dianggap instrumen berisiko tinggi jika contract size tidak dipahami dengan benar.
Memahami contract size dan multiplier adalah langkah dasar sebelum menilai risiko options trading. Selain itu, kamu juga bisa mulai coba options trading di aplikasi Gotrade Indonesia!
Mengapa 1 Kontrak Options Tidak Berarti 1 Saham
Kesalahpahaman ini sangat umum, terutama bagi trader yang baru pindah dari saham ke options.
Options berbentuk kontrak, bukan saham
Saham adalah aset kepemilikan. Options adalah kontrak derivatif yang memberi hak atau kewajiban atas underlying asset dalam jumlah tertentu.
Karena itu, 1 kontrak options mengendalikan sekumpulan saham, bukan satu unit.
Dampak ke risiko dan modal
Misalnya:
-
Saham diperdagangkan di harga 50
-
1 kontrak options = 100 saham
Maka 1 kontrak options setara eksposur terhadap saham senilai 5.000.
Ini jauh lebih besar dibanding membeli 1 saham langsung.
Tanpa memahami ini, pemula sering mengambil posisi yang terlalu besar dibanding toleransi risikonya.
Contract Size dan Persepsi “Murah” pada Options
Options sering terlihat murah karena harga per kontrak terlihat kecil. Namun, ini bisa menyesatkan.
Harga 1.50 pada options bukan berarti hanya “1.50 dolar”. Nilai sebenarnya adalah 1.50 × 100 = 150. Jika membeli beberapa kontrak, eksposurnya bertambah cepat. Inilah alasan mengapa options disebut instrumen leveraged.
Apakah Semua Options Selalu 100 Saham?
Meskipun standar umum adalah 100 saham, ada pengecualian.
Corporate actions dan adjusted contract
Dalam kasus stock split, merger, atau spin-off, contract size bisa disesuaikan. Ini disebut adjusted options contract.
Contract size bisa menjadi:
-
50 saham
-
150 saham
-
Kombinasi saham dan cash
Karena itu, selalu penting mengecek detail kontrak, bukan hanya asumsi standar.
Kesalahan Umum Terkait Contract Size
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
Mengira 1 kontrak = 1 saham
-
Menghitung risiko hanya dari harga options
-
Mengabaikan multiplier saat sizing posisi
-
Mengambil banyak kontrak karena terlihat “murah”
Kesalahan ini sering membuat kerugian terasa tidak proporsional dengan ekspektasi awal.
Pendekatan Contract Size yang Lebih Aman
Bagi pemula, pendekatan yang lebih bijak adalah:
-
Selalu kalikan harga options dengan multiplier
-
Hitung risiko maksimal sebelum entry
-
Mulai dari jumlah kontrak yang kecil
-
Pahami underlying asset dan eksposurnya
Dengan cara ini, options tidak lagi terasa “menipu”, tetapi menjadi alat yang bisa dikelola.
Kesimpulan
Options contract size menentukan seberapa besar eksposur yang kamu ambil saat trading options. Satu kontrak options umumnya mewakili 100 saham, sehingga 1 kontrak tidak sama dengan 1 saham.
Memahami multiplier options membantu trader pemula melihat risiko yang sebenarnya, bukan hanya harga yang terlihat di layar. Dengan pemahaman ini, keputusan options trading bisa dibuat dengan lebih sadar risiko dan terstruktur.
Jika kamu ingin mempelajari contract size, multiplier, dan struktur kontrak options secara langsung, kamu bisa mengeksplorasi fitur options trading di aplikasi Gotrade dan mempelajarinya secara bertahap sesuai tujuan dan toleransi risikomu.
FAQ
Apa itu options contract size?
Options contract size adalah jumlah underlying asset yang dikendalikan oleh satu kontrak options.
Berapa saham dalam 1 kontrak options?
Umumnya 100 saham, tetapi bisa berbeda pada kontrak yang disesuaikan.
Kenapa penting memahami contract size?
Karena contract size menentukan risiko dan nilai riil dari transaksi options.











