Options trading menawarkan fleksibilitas dan berbagai kemungkinan strategi. Namun, justru karena fleksibilitas inilah banyak trader pemula melakukan kesalahan yang berulang. Kesalahan ini jarang terjadi karena pasar semata, melainkan karena ekspektasi yang keliru dan pemahaman yang belum matang.
Memahami kesalahan options trading sejak awal membantu pemula menghindari kerugian yang sebenarnya bisa dicegah. Artikel ini membahas ragam kesalahan yang paling sering dilakukan trader pemula saat options trading, agar proses belajar bisa berjalan lebih terukur.
Ragam Kesalahan Trader Pemula saat Options Trading
1. Masuk ke options trading tanpa memahami dasar kontrak
Kesalahan paling mendasar adalah melakukan options trading tanpa benar-benar memahami apa itu kontrak options. Banyak pemula tahu istilah call dan put, tetapi belum memahami strike price, expiry, premium, dan hak versus kewajiban.
Tanpa pemahaman ini, keputusan trading cenderung spekulatif dan sulit dievaluasi secara objektif.
2. Menganggap options sebagai jalan pintas keuntungan cepat
Banyak pemula masuk ke options trading dengan ekspektasi hasil cepat karena melihat potensi return yang terlihat besar. Padahal, options bukan alat untuk “mempercepat kaya”, melainkan instrumen dengan fungsi tertentu.
Ekspektasi yang tidak realistis sering mendorong ukuran posisi yang terlalu besar dan keputusan impulsif.
3. Mengabaikan faktor waktu (time decay)
Kesalahan options trading yang sangat umum adalah mengabaikan faktor waktu. Pemula sering fokus pada arah harga saham, tetapi lupa bahwa nilai options bisa turun seiring waktu meskipun harga saham tidak bergerak banyak.
Time decay membuat options memiliki tekanan waktu yang tidak dimiliki saham.
4. Membeli options dengan expiry terlalu dekat
Berkaitan dengan time decay, banyak pemula memilih options dengan expiry sangat dekat karena premiumnya terlihat lebih murah. Namun, expiry pendek berarti ruang kesalahan sangat kecil.
Sedikit keterlambatan pergerakan harga bisa membuat options kehilangan nilainya dengan cepat.
5. Tidak memahami peran volatilitas
Harga options tidak hanya dipengaruhi oleh harga saham, tetapi juga oleh volatilitas. Kesalahan pemula adalah menganggap volatilitas tidak penting.
Dalam banyak kasus, perubahan volatilitas bisa membuat harga options turun meskipun arah saham sesuai prediksi.
6. Menggunakan strategi kompleks terlalu dini
Options menawarkan banyak strategi, tetapi tidak semuanya cocok untuk pemula. Menggunakan strategi kompleks tanpa memahami risikonya justru memperbesar potensi kesalahan.
Kesederhanaan strategi sering kali lebih efektif pada tahap awal belajar options trading.
7. Tidak memiliki rencana sebelum masuk posisi
Masuk posisi tanpa rencana jelas adalah kesalahan klasik. Pemula sering membeli options tanpa tahu kapan akan keluar, baik dalam kondisi untung maupun rugi.
Tanpa rencana, keputusan cenderung didorong emosi, bukan logika.
8. Ukuran posisi terlalu besar dibanding modal
Karena premium options terlihat kecil, pemula sering membeli kontrak dalam jumlah besar. Akibatnya, risiko total justru menjadi tidak proporsional.
Mengelola ukuran posisi adalah bagian penting dari manajemen risiko dalam options trading.
9. Tidak mengevaluasi kesalahan dan hasil trading
Kesalahan terakhir yang sering terjadi adalah tidak melakukan evaluasi. Tanpa evaluasi, pemula sulit membedakan antara kesalahan strategi, kesalahan timing, dan kondisi pasar.
Belajar options trading tanpa refleksi membuat kesalahan yang sama terus terulang.
Mengevaluasi kesalahan options trading akan lebih mudah jika kamu bisa melihat kembali data kontrak, waktu masuk, dan perubahan harga options secara historis.
Tips Sukses Options Trading untuk Pemula
Berikut beberapa prinsip sederhana yang dapat membantu pemula membangun pendekatan options trading yang lebih sehat dan berkelanjutan, dikutip dari Fidelity:
-
Mulai dari tujuan, bukan dari strategi
Tentukan dulu tujuan menggunakan options, apakah untuk belajar, proteksi, atau fleksibilitas, sebelum memilih strategi tertentu. -
Gunakan ukuran posisi kecil di awal
Anggap fase awal sebagai proses belajar. Risiko kecil membantu menjaga emosi tetap stabil dan memberi ruang evaluasi. -
Fokus pada pemahaman, bukan frekuensi trading
Lebih baik sedikit transaksi tetapi benar-benar dipahami, dibanding sering trading tanpa tahu apa yang sedang diuji. -
Perhatikan waktu dan volatilitas, bukan hanya arah harga
Options tidak hanya soal naik atau turun. Faktor waktu dan volatilitas sama pentingnya dalam menentukan hasil. -
Selalu punya rencana sebelum masuk posisi
Tentukan sejak awal kapan akan keluar, baik dalam kondisi untung maupun rugi, agar keputusan tidak didorong emosi. -
Catat dan evaluasi setiap transaksi
Evaluasi membantu membedakan kesalahan strategi, timing, atau ekspektasi. Tanpa evaluasi, proses belajar menjadi lambat. -
Jangan terburu-buru mencoba strategi kompleks
Kesederhanaan sering lebih efektif di tahap awal. Strategi kompleks sebaiknya dipelajari setelah fondasi kuat. -
Anggap kerugian sebagai bagian dari proses belajar
Kerugian kecil yang terkontrol sering kali lebih berharga daripada profit besar yang tidak dipahami penyebabnya.
Kesimpulan
Kesalahan options trading pada pemula umumnya berasal dari ekspektasi yang tidak realistis, kurangnya pemahaman dasar, dan disiplin yang belum terbentuk. Mulai dari mengabaikan time decay hingga ukuran posisi yang terlalu besar, kesalahan-kesalahan ini bisa berdampak signifikan.
Dengan memahami dan mengenali kesalahan sejak awal, pemula dapat membangun pendekatan options trading yang lebih terukur dan berkelanjungan.
Jika kamu ingin belajar options trading dengan pendekatan yang lebih disiplin dan bertahap, kamu bisa mulai memahami struktur dan data options melalui aplikasi Gotrade Indonesia, sesuai dengan tujuan dan tingkat pengalamanmu.
FAQ
Apa kesalahan paling umum dalam options trading pemula?
Mengabaikan time decay, masuk tanpa rencana, dan ukuran posisi terlalu besar adalah yang paling sering terjadi.
Apakah kesalahan options trading bisa dihindari?
Tidak sepenuhnya, tetapi bisa dikurangi dengan pemahaman dasar dan disiplin manajemen risiko.
Apakah pemula sebaiknya berhenti options trading jika sering salah?
Tidak harus berhenti, tetapi perlu mengevaluasi pendekatan dan memperbaiki proses belajar.











