Leverage dalam Crypto Trading: Risiko dan Cara Kerjanya

Leverage dalam Crypto Trading: Risiko dan Cara Kerjanya

Share this article

Leverage adalah salah satu fitur yang paling menarik sekaligus paling berbahaya dalam dunia trading. Banyak trader tertarik karena leverage memungkinkan mereka mengontrol posisi yang jauh lebih besar dari modal yang dimiliki. Namun di balik potensi keuntungan yang terlihat menggiurkan, ada risiko yang sama besarnya dan sering kali datang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan leverage crypto, penting untuk memahami betul cara kerjanya, apa yang bisa terjadi jika pasar bergerak berlawanan, dan kapan sebaiknya kamu menghindarinya sama sekali.

Cara Kerja Leverage dalam Crypto Trading

Leverage adalah mekanisme yang memungkinkan trader meminjam dana dari platform untuk membuka posisi yang lebih besar dari modal yang mereka miliki sendiri. Besaran leverage biasanya dinyatakan dalam rasio, misalnya 10x, 20x, atau bahkan 100x.

Contoh sederhananya: dengan modal Rp1.000.000 dan leverage 10x, kamu bisa membuka posisi senilai Rp10.000.000. Jika harga Bitcoin naik 5%, keuntunganmu bukan Rp50.000 melainkan Rp500.000 karena dihitung dari total posisi, bukan dari modal awal.

Margin sebagai jaminan

Dalam Bitcoin dan aset kripto lainnya, modal yang kamu setorkan berfungsi sebagai jaminan atau margin. Platform menggunakan margin ini sebagai perlindungan jika posisimu bergerak ke arah yang salah. Semakin besar leverage yang digunakan, semakin kecil ruang gerak yang kamu miliki sebelum margin habis.

Dua arah posisi

Leverage bisa digunakan untuk dua arah. Posisi long berarti kamu bertaruh harga akan naik, sementara posisi short berarti kamu bertaruh harga akan turun. Kedua arah sama-sama bisa menghasilkan keuntungan besar, dan keduanya sama-sama bisa mengakibatkan kerugian besar dalam waktu singkat.

Risiko Likuidasi yang Wajib Dipahami

Risiko terbesar dalam leverage crypto adalah likuidasi. Melansir IG Group, likuidasi terjadi ketika kerugian posisimu sudah mendekati atau menyamai nilai margin yang kamu setorkan. Pada titik itu, platform secara otomatis menutup posisimu untuk mencegah kerugian yang lebih besar dari dana yang dipinjamkan.

Seberapa cepat likuidasi bisa terjadi?

Dengan leverage 10x, pergerakan harga sebesar 10% berlawanan arah sudah cukup untuk melikuidasi seluruh posisimu. Dengan leverage 20x, cukup pergerakan 5%. Dalam pasar kripto yang bisa bergerak 10% hingga 20% dalam satu hari, ini bukan skenario yang jarang terjadi.

Volatilitas kripto memperburuk risikonya

Pasar kripto jauh lebih volatil dibanding pasar saham konvensional. Harga Bitcoin bisa turun tajam dalam hitungan menit akibat berita regulasi, pergerakan whale, atau sentimen pasar yang berubah tiba-tiba. Kombinasi antara leverage tinggi dan volatilitas tinggi adalah kondisi yang paling sering mengakibatkan trader kehilangan seluruh modalnya dalam satu sesi trading.

Ingin eksposur ke pasar kripto tanpa risiko likuidasi leverage? Di Gotrade, kamu bisa mengakses saham dan ETF dari perusahaan yang terekspos ke ekosistem kripto dari pasar AS, seperti MicroStrategy atau MSTR.

Kapan Leverage Sebaiknya Dihindari?

Leverage bukan alat yang cocok untuk semua situasi dan semua orang. Ada kondisi-kondisi tertentu di mana menggunakan leverage justru meningkatkan risiko secara tidak proporsional.

Saat pasar sedang sangat volatil

Ketika pasar kripto sedang dalam kondisi tidak menentu, misalnya menjelang pengumuman regulasi besar atau di tengah sentimen makroekonomi yang tidak stabil, leverage membuat posisimu jauh lebih rentan terhadap pergerakan harga yang tiba-tiba dan ekstrem.

Saat kamu belum punya strategi yang teruji

Leverage memperbesar segalanya, bukan hanya keuntungan tapi juga kesalahan. Trader yang belum memiliki strategi yang jelas dan teruji akan kesulitan mengambil keputusan rasional saat posisi mulai merugi. Kepanikan dalam kondisi leverage sering kali berakhir dengan kerugian yang jauh lebih besar dari yang seharusnya.

Saat tidak ada rencana manajemen risiko

Menggunakan leverage tanpa stop loss yang jelas dan position sizing yang tepat adalah kombinasi yang sangat berbahaya. Jika kamu belum terbiasa mengelola risiko dalam trading biasa, menambahkan leverage hanya akan memperumit situasi.

Kesimpulan

Leverage crypto adalah alat yang powerful, tapi bukan untuk semua orang dan bukan untuk semua kondisi pasar. Cara kerjanya sederhana di atas kertas, namun dalam praktiknya risiko likuidasi bisa datang sangat cepat, terutama di pasar kripto yang volatil.

Jika kamu masih dalam tahap belajar, membangun pemahaman yang solid tentang manajemen risiko jauh lebih berharga daripada mengejar keuntungan besar dengan leverage tinggi. Mulai dari yang terukur, dan tingkatkan kompleksitas strategi seiring bertambahnya pengalaman.

Ingin membangun eksposur ke pasar kripto dan aset global dengan cara yang lebih terstruktur? Download Gotrade sekarang dan eksplorasi saham proxy bitcoin serta ETF AS!

FAQ

Apakah leverage crypto legal di Indonesia?

Trading aset kripto dengan leverage diatur oleh Bappebti dan hanya boleh dilakukan melalui platform yang memiliki izin resmi. Pastikan selalu menggunakan platform yang terdaftar dan diawasi regulator.

Berapa leverage yang aman untuk pemula?

Mayoritas praktisi merekomendasikan untuk tidak menggunakan leverage sama sekali jika masih pemula. Jika ingin mencoba, leverage rendah seperti 2x hingga 3x dengan position sizing yang ketat adalah titik awal yang lebih aman.

Apa bedanya leverage dan margin dalam crypto trading?

Margin adalah dana jaminan yang kamu setorkan untuk membuka posisi leverage. Leverage adalah rasio antara total posisi yang dibuka dengan margin yang dimiliki. Keduanya saling berkaitan dalam mekanisme yang sama.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade