Pasar Saham: Pengertian, Cara Kerja & Bedanya dengan Bursa (Lengkap)

Erwanto KhusumaErwanto Khusuma
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Bagikan artikel

Pasar Saham: Pengertian, Cara Kerja & Bedanya dengan Bursa (Lengkap)

Pasar saham adalah tempat investor membeli dan menjual saham perusahaan publik. Bagi pemula, memahami cara kerja pasar saham penting agar tidak hanya ikut membeli saham karena tren, tetapi juga tahu bagaimana harga terbentuk, siapa saja pihak yang terlibat, dan risiko apa yang perlu diperhatikan. Artikel ini akan membahas pengertian pasar saham, cara kerjanya, bedanya dengan bursa saham, serta contoh pasar saham besar di dunia.

Apa Itu Pasar Saham?

Secara sederhana, pasar saham adalah tempat terorganisir di mana saham perusahaan diperjualbelikan antara investor. Melalui pasar saham, investor bisa membeli kepemilikan sebagian kecil dari suatu perusahaan, sementara perusahaan bisa mendapatkan modal tambahan dari penjualan sahamnya.

Menurut definisinya, pasar saham terbagi menjadi dua:

Baca juga: Waspada Penipuan Mengatasnamakan Gotrade: Kenali Modusnya & Lindungi Dirimu

1. Pasar Perdana (Primary Market) Ini adalah tahap awal ketika perusahaan pertama kali menjual sahamnya ke masyarakat, atau yang dikenal dengan istilah Initial Public Offering (IPO).

  • Contoh: Bayangkan sebuah perusahaan F&B yang sedang naik daun, sebut saja 'PT Roti Lezat', ingin membuka cabang di seluruh Indonesia. Mereka memutuskan Go Public dan menjual saham perdana.
  • Peran Investor: Di sini, uang yang Anda bayarkan untuk membeli saham akan masuk langsung ke kas 'PT Roti Lezat' sebagai modal ekspansi.

2. Pasar Sekunder (Secondary Market) Setelah IPO selesai, saham 'PT Roti Lezat' akan dicatatkan di bursa (seperti BEI atau NYSE). Di sinilah pasar sekunder terjadi.

  • Cara Kerja: Jual beli saham tidak lagi melibatkan perusahaan 'PT Roti Lezat', melainkan transaksi antar-investor (investor A menjual ke investor B).
  • Peran Investor: Harga saham kini ditentukan oleh mekanisme pasar (permintaan dan penawaran). Jika 'PT Roti Lezat' makin untung, banyak investor mencarinya di pasar sekunder, dan harganya pun naik.

Dengan adanya mekanisme ini, investor dan perusahaan sama-sama mendapat manfaat. Investor berpotensi memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham atau dividen, tetapi juga tetap menghadapi risiko kerugian jika harga saham turun atau kinerja perusahaan melemah.

Baca juga: Kadar Emas (Karat): Pengertian, Jenis, dan Pengaruhnya ke Harga

Perbedaan Pasar Saham dan Bursa Saham

Pasar saham adalah sistem atau ekosistem tempat saham diperjualbelikan. Di dalamnya ada investor, perusahaan, broker, bursa efek, lembaga kliring, dan aturan perdagangan.

Sementara itu, bursa saham adalah tempat atau lembaga resmi yang memfasilitasi transaksi saham. Contohnya adalah Bursa Efek Indonesia (BEI), New York Stock Exchange (NYSE), dan Nasdaq. Jadi, pasar saham adalah ekosistemnya, sedangkan bursa saham adalah salah satu bagian penting di dalam ekosistem tersebut.

Fungsi Pasar Saham

Pasar saham memiliki berbagai fungsi penting dalam perekonomian, menurut Investopedia, antara lain:

1. Tempat jual beli saham

Fungsi utama adalah sebagai sarana transaksi. Investor bisa menjual atau membeli saham sesuai kebutuhan, dengan harga yang terbentuk dari mekanisme supply dan demand.

2. Akses modal bagi perusahaan

Perusahaan yang listing di bursa bisa menggalang dana publik untuk membiayai ekspansi, riset, hingga pengembangan produk.

3. Indikator kesehatan ekonomi

Naik turunnya indeks saham sering dijadikan barometer kondisi ekonomi suatu negara. Jika indeks menguat, biasanya mencerminkan optimisme investor terhadap pertumbuhan ekonomi.

4. Meningkatkan transparansi

Perusahaan publik diwajibkan untuk rutin merilis laporan keuangan. Ini meningkatkan akuntabilitas dan memberi investor akses data yang relevan untuk analisis.

5. Memberi kesempatan investasi

Pasar saham memberi peluang bagi masyarakat luas untuk ikut memiliki perusahaan besar, mulai dari sektor teknologi, perbankan, hingga energi.

Cara Kerja Pasar Saham

Banyak pemula bertanya, bagaimana cara kerja pasar saham? Melansir Dow Jones, prosesnya melibatkan beberapa pihak:

1. Bursa efek

Bursa efek adalah lembaga yang menyediakan platform perdagangan. Di Indonesia ada Bursa Efek Indonesia (BEI), sementara di Amerika ada New York Stock Exchange (NYSE) dan Nasdaq. Bursa efek menyediakan sistem perdagangan dan aturan transaksi. Pengawasan pasar juga melibatkan otoritas terkait dan lembaga pendukung lain agar proses perdagangan berjalan tertib.

2. Broker atau sekuritas

Investor tidak bisa langsung membeli saham di bursa. Perlu perantara yang disebut broker atau sekuritas. Broker inilah yang mengeksekusi perintah jual beli saham sesuai instruksi investor.

3. Investor

Investor adalah pihak yang membeli atau menjual saham. Bisa individu, institusi seperti dana pensiun, hingga investor asing. Keputusan mereka dipengaruhi oleh analisis fundamental, teknikal, maupun sentimen pasar.

4. Mekanisme harga

Harga saham terbentuk dari interaksi antara permintaan dan penawaran. Jika lebih banyak investor ingin membeli, harga cenderung naik. Sebaliknya, jika banyak yang menjual, harga akan turun.

5. Waktu perdagangan

Jam perdagangan saham diatur secara resmi oleh bursa efek. Misalnya, BEI punya sesi pagi dan siang, sementara NYSE dan Nasdaq buka sesuai waktu Amerika Serikat.

Contoh Pasar Saham Dunia

Ada beberapa pasar saham besar yang sering dijadikan acuan global:

  • New York Stock Exchange (NYSE): Salah satu bursa saham terbesar dan paling dikenal di dunia, menjadi tempat listing banyak perusahaan besar AS.
  • Nasdaq: Terkenal sebagai pusat perdagangan saham teknologi, tempat listing Apple, Microsoft, Amazon, dan Nvidia. Indeks Nasdaq Composite sering dijadikan tolok ukur performa sektor teknologi global.
  • Bursa Efek Indonesia (BEI): Menjadi tempat utama perdagangan saham di Indonesia, dengan indeks utama seperti IHSG. Selain perusahaan besar seperti BCA, Telkom, atau Unilever, BEI juga memberi ruang bagi emiten baru dari sektor digital.

Dengan memahami karakter tiap bursa, investor bisa lebih bijak memilih instrumen sesuai tujuan. Misalnya, Nasdaq lebih cocok untuk investor yang percaya pada pertumbuhan teknologi, sementara BEI bisa jadi pilihan untuk diversifikasi lokal.

Kenapa Penting bagi Investor Pemula?

Bagi pemula, memahami fungsi pasar saham adalah fondasi sebelum mulai investasi. Beberapa alasannya:

  1. Memberi pemahaman risiko dan potensi: pasar saham bisa memberikan return tinggi, tapi juga memiliki risiko kerugian. Mengetahui hal ini membuat investor lebih realistis.
  2. Membantu perencanaan tujuan investasi: apakah untuk jangka pendek, menengah, atau panjang. Tujuan akan menentukan jenis saham atau indeks yang dipilih.
  3. Menghindari keputusan emosional: dengan mengetahui cara kerja pasar, investor lebih bijak dalam mengambil keputusan dan tidak panik saat harga turun.
  4. Akses global lebih mudah: teknologi membuat pasar saham dunia kini bisa diakses dengan modal kecil, bahkan mulai dari 1 Dolar AS.
  5. Pendidikan finansial jangka panjang: memahami pasar saham sejak awal akan membangun kebiasaan sehat dalam mengelola uang dan aset.

Kesimpulan

Pasar saham adalah jantung dari dunia investasi. Melalui bursa efek, perusahaan bisa menggalang dana, sementara investor bisa memperoleh keuntungan dari pertumbuhan bisnis. Memahami apa itu pasar saham, cara kerja, dan fungsinya akan membuat perjalanan investasi menjadi lebih aman dan terarah.

Mau investasi yang aman dan siap bangun portofolio global? Yuk, gabung Gotrade, kamu bisa langsung mengakses saham-saham Amerika populer seperti Apple, Tesla, atau Microsoft, bahkan hanya mulai dari 1 Dolar AS. Saatnya tidak hanya tahu teori, tapi juga mulai praktik investasi saham dengan cara yang mudah dan transparan.

FAQ

1. Apa itu pasar saham dan kenapa penting?
Pasar saham adalah tempat jual beli saham perusahaan publik. Penting karena memberi akses investasi bagi masyarakat sekaligus menyediakan modal bagi perusahaan.

2. Bagaimana cara kerja pasar saham untuk pemula?
Investor memberi instruksi melalui broker, lalu transaksi dilakukan di bursa efek dengan harga yang terbentuk dari supply dan demand.

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Erwanto Khusuma
Ditulis oleh
Erwanto Khusuma

Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade