Covered call adalah strategi options yang populer untuk menghasilkan income dari saham yang dimiliki. Tapi ada satu hambatan yang sering menghalangi investor masuk ke strategi ini: modal yang dibutuhkan untuk membeli 100 lembar saham bisa sangat besar, terutama untuk saham seperti AAPL atau MSFT.
Poor Man's Covered Call atau PMCC hadir sebagai solusinya. Strategi yang sama, tapi tanpa harus memiliki sahamnya secara fisik.
Apa Itu PMCC?
PMCC adalah strategi options yang menggantikan kepemilikan 100 lembar saham dengan sebuah deep in-the-money call option berjangka panjang, biasanya dikenal sebagai LEAPS (Long-term Equity Anticipation Securities). Di atas LEAPS ini, kamu menjual short-term call option untuk menghasilkan premi, persis seperti covered call biasa.
Mengutip IG Group, strukturnya adalah diagonal debit spread: kamu membeli satu long call dengan expiry jauh ke depan (6-24 bulan) dan strike yang dalam, lalu menjual satu short call dengan expiry lebih dekat (30-45 hari) dan strike di atas harga pasar saat ini.
LEAPS yang deep in-the-money berperilaku mirip dengan kepemilikan saham karena nilai delta-nya mendekati 1. Artinya setiap kenaikan $1 pada harga saham, nilai LEAPS-mu ikut naik hampir $1 juga. Tapi modal yang dibutuhkan jauh lebih kecil dari membeli 100 lembar saham secara langsung.
Bedanya dengan Covered Call Biasa
Perbedaan utama antara PMCC dan covered call biasa terletak pada aset yang digunakan sebagai "jaminan":
- Covered call biasa: kamu memiliki 100 lembar saham secara fisik. Modal yang dibutuhkan bisa sangat besar tergantung harga sahamnya
- PMCC: kamu memiliki LEAPS call option sebagai pengganti saham. Modal yang dibutuhkan hanya sebesar premi LEAPS, jauh lebih kecil dari harga 100 lembar saham
Perbedaan kedua ada di risiko assignment. Dalam covered call biasa, jika saham dipanggil (called away), kamu cukup menyerahkan saham yang sudah dimiliki. Dalam PMCC, jika short call ter-assign, kamu perlu meng-exercise LEAPS atau menutup posisi terlebih dahulu, yang membutuhkan pemahaman lebih tentang manajemen posisi.
Keunggulan Modal Lebih Kecil
Ini adalah daya tarik utama PMCC. Berikut perbandingan sederhana menggunakan AAPL di harga $220:
- Covered call biasa: membeli 100 saham AAPL = modal $22.000
- PMCC: membeli LEAPS AAPL strike $180 expiry 12 bulan ke depan = modal sekitar $4.500-$5.000 (tergantung IV)
Dengan modal sekitar 20-25% dari covered call biasa, kamu bisa menjalankan strategi yang menghasilkan income premi yang hampir serupa dari penjualan short call bulanan.
Keunggulan lain PMCC:
- Efisiensi modal tinggi sehingga sisa modal bisa dialokasikan ke instrumen lain
- Leverage terukur karena kerugian maksimum dibatasi pada premi LEAPS yang dibayar di awal
- Fleksibilitas karena LEAPS bisa dijual kapan saja jika pandangan terhadap saham berubah
Risiko yang Perlu Dipahami
PMCC bukan tanpa risiko. Ada beberapa hal yang wajib dipahami sebelum menjalankan strategi ini:
- Time decay pada LEAPS: meski lebih lambat dari short-term options, LEAPS tetap mengalami penurunan nilai akibat theta. Jika saham stagnan terlalu lama, nilai LEAPS bisa tergerus secara bertahap
- Risiko short call melebihi long call: jika short call yang dijual memiliki strike lebih tinggi dari LEAPS, posisi masih terlindungi. Tapi jika tidak dikelola dengan benar, ada risiko spread yang melebar dan menghasilkan kerugian
- Kompleksitas manajemen posisi: saat short call mendekati assignment, kamu perlu memutuskan apakah akan roll, menutup, atau meng-exercise LEAPS. Ini membutuhkan pemahaman tentang options Greeks yang lebih mendalam dibanding covered call biasa
- Risiko saham turun drastis: jika harga saham turun jauh di bawah strike LEAPS, nilai LEAPS bisa kehilangan sebagian besar nilainya meski kerugian tetap terbatas pada modal awal
Tertarik eksplorasi strategi options seperti PMCC? Di Gotrade, lebih dari 600+ options saham AS tersedia dan bisa diakses dari satu aplikasi. Mulai pelajari strateginya sekarang.
Saham dan Strike Ideal untuk PMCC
Tidak semua saham cocok untuk PMCC. Kriteria yang perlu diperhatikan:
Kriteria saham yang ideal:
- Saham dengan tren bullish jangka menengah atau setidaknya sideways yang stabil
- Likuiditas options tinggi dengan bid-ask spread yang sempit agar eksekusi efisien
- Implied volatility cukup untuk menghasilkan premi short call yang menarik tapi tidak terlalu tinggi saat membeli LEAPS
Saham yang sering digunakan untuk PMCC antara lain AAPL, MSFT, SPY, dan QQQ karena kombinasi likuiditas, volatilitas, dan stabilitas tren.
Panduan pemilihan strike:
- LEAPS long call: pilih strike yang deep in-the-money, idealnya dengan delta 0,80 ke atas. Ini memastikan LEAPS berperilaku seperti kepemilikan saham secara efektif
- Short call: pilih strike di atas harga pasar saat ini (out-of-the-money), biasanya 5-10% di atas harga saat ini dengan expiry 30-45 hari ke depan
- Pastikan strike short call selalu lebih tinggi dari strike long call LEAPS untuk menjaga struktur spread yang sehat
Sebelum mengeksekusi PMCC dengan modal nyata, pahami dulu cara membaca ticker options dan struktur kontrak karena PMCC melibatkan dua kaki posisi yang perlu dikelola secara bersamaan.
Kesimpulan
PMCC adalah cara yang lebih efisien secara modal untuk menjalankan strategi covered call, menjadikannya pilihan menarik bagi investor yang ingin income dari premi tapi belum siap mengalokasikan modal besar untuk membeli saham secara penuh.
Kuncinya adalah memilih saham yang tepat, LEAPS dengan delta tinggi, dan mengelola posisi short call secara disiplin setiap bulannya. Dengan pemahaman yang solid, PMCC bisa menjadi strategi options trading yang produktif dalam jangka panjang.
Siap mulai eksplorasi strategi options yang lebih efisien? Download Gotrade dan akses lebih dari 600+ saham AS untuk mulai investasi dari US$1. Coba juga fitur options trading, sekarang!
FAQ
Apakah PMCC cocok untuk pemula options?
Lebih cocok untuk yang sudah familiar dengan covered call biasa. PMCC melibatkan dua posisi options sekaligus dan membutuhkan pemahaman tentang delta, theta, dan manajemen spread.
Berapa lama LEAPS yang ideal untuk PMCC?
Minimal 6 bulan, idealnya 12-24 bulan. Expiry yang lebih panjang memberikan lebih banyak waktu untuk mengumpulkan premi dari short call dan mengurangi tekanan time decay pada LEAPS.
Apa yang terjadi jika short call ter-assign sebelum expiry?
Kamu perlu menutup posisi short call atau meng-exercise LEAPS untuk memenuhi kewajiban. Karena itu, selalu pantau posisi dan pertimbangkan untuk roll short call sebelum mendekati assignment.











