Banyak pemula options trading pernah mengalami situasi ini: harga saham terlihat relatif diam, tetapi premium options justru naik atau turun cukup signifikan. Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan dan kesan bahwa options bergerak “tidak masuk akal”.
Padahal, pergerakan premium options tidak hanya ditentukan oleh harga saham. Ada beberapa faktor utama lain yang bekerja di balik layar, terutama implied volatility dan waktu (time decay). Artikel ini membahas apa saja faktor yang memengaruhi premium options, disertai contoh sederhana dan takeaway praktis agar pemula bisa membaca pergerakan options dengan lebih rasional.
Faktor yang Memengaruhi Premium Options
Harga atau premium options dibentuk oleh beberapa komponen utama, seperti dilansir dari Investopedia.
Memahami ini membantu menjelaskan kenapa options bisa bergerak meski saham tidak banyak berubah.
Harga underlying asset
Harga saham tetap menjadi fondasi utama. Jika saham bergerak naik atau turun, premium options biasanya ikut merespons. Namun, jika pergerakan harga saham kecil atau stagnan, faktor lain bisa menjadi penentu utama perubahan premium.
Implied volatility (IV)
Implied volatility adalah ekspektasi pasar terhadap potensi pergerakan harga saham ke depan. IV tidak melihat apa yang sudah terjadi, tetapi apa yang mungkin terjadi.
Ketika IV naik, premium options cenderung ikut naik, meskipun harga saham tidak bergerak banyak. Sebaliknya, ketika IV turun, premium options bisa turun meski harga saham relatif stabil.
IV sering berubah karena:
-
Menjelang rilis earnings
-
Berita besar atau event penting
-
Perubahan sentimen pasar
Waktu hingga expiration (time decay)
Options memiliki batas waktu. Semakin dekat ke expiration, nilai waktu (time value) akan terus berkurang. Time decay bekerja setiap hari. Bahkan jika harga saham diam dan IV tidak berubah, premium options bisa tetap turun karena faktor waktu.
Inilah alasan mengapa options tidak cocok untuk ditahan tanpa rencana yang jelas. Jika saham terlihat diam tetapi premium berubah, hampir selalu ada peran implied volatility atau time decay di baliknya.
Cek selengkapnya dengan praktik options trading lewat aplikasi Gotrade.
Kenapa Premium Bisa Naik Meski Saham Diam?
Ada beberapa skenario umum yang sering terjadi.
Kenaikan implied volatility
Saham bisa terlihat stagnan, tetapi pasar mulai mengantisipasi event besar. Kenaikan IV membuat premium options naik karena risiko pergerakan harga dianggap meningkat.
Dalam kondisi ini, trader options membeli “ketidakpastian”, bukan arah harga.
Perubahan ekspektasi risiko
Sentimen pasar bisa berubah tanpa pergerakan harga yang signifikan. Ketika risiko dianggap meningkat, pasar menyesuaikan harga options melalui IV. Akibatnya, premium naik meski saham belum bergerak.
Kenapa Premium Bisa Turun Meski Saham Diam?
Sebaliknya, ada kondisi di mana premium turun tanpa perubahan harga saham.
Penurunan implied volatility
Setelah event penting berlalu, IV sering turun tajam. Fenomena ini dikenal sebagai volatility crush.
Saham mungkin tetap di harga yang sama, tetapi premium options turun karena pasar tidak lagi mengantisipasi pergerakan besar.
Time decay yang terus berjalan
Setiap hari yang berlalu mengurangi nilai waktu options. Semakin dekat ke expiration, dampaknya semakin terasa. Bagi pemula, ini sering mengejutkan karena tidak terlihat secara kasat mata di grafik saham.
Contoh Praktis
Bayangkan sebuah saham berada di harga 100 selama beberapa hari. Seorang trader membeli call option dengan:
Strike price US$100
Expiration satu bulan
Menjelang earnings, IV naik karena pasar mengantisipasi pergerakan besar. Premium call option naik, meskipun saham masih di sekitar US$100.
Setelah earnings diumumkan dan tidak ada kejutan, saham tetap di US$100. Namun IV turun tajam. Akibatnya, premium options ikut turun, meskipun harga saham tidak berubah.
Contoh ini menunjukkan bahwa premium options mencerminkan ekspektasi, bukan hanya harga saat ini.
Kesalahan dalam Membaca Premium Options
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
Mengira options hanya dipengaruhi harga saham
Mengabaikan peran implied volatility
Tidak memperhitungkan time decay
Menahan options tanpa rencana waktu
Kesalahan ini membuat hasil trading terasa “tidak adil”, padahal mekanismenya konsisten.
Pelajaran untuk Trader Pemula
Ada beberapa pelajaran penting dari dinamika premium options.
- Pertama, options bukan sekadar taruhan arah harga. Options adalah kombinasi antara arah, waktu, dan volatilitas.
- Kedua, saham yang diam tidak berarti options juga akan diam. Premium bisa berubah karena ekspektasi pasar.
- Ketiga, memahami implied volatility dan time decay membantu trader memilih strategi yang lebih sesuai, bukan sekadar menebak arah.
Kesimpulan
Premium options bisa naik atau turun meskipun harga saham tidak banyak bergerak karena dipengaruhi oleh implied volatility dan waktu hingga expiration. Options mencerminkan ekspektasi pasar terhadap risiko dan pergerakan ke depan, bukan hanya kondisi saat ini.
Dengan memahami faktor-faktor ini, trader pemula dapat menghindari kesalahpahaman umum dan mengambil keputusan yang lebih sadar risiko dalam options trading.
Jika kamu ingin melihat langsung bagaimana premium options, implied volatility, dan waktu saling berinteraksi, kamu bisa mengeksplorasi fitur options trading di aplikasi Gotrade dan mempelajarinya secara bertahap sesuai toleransi risikomu.
FAQ
Kenapa premium options bisa berubah tanpa pergerakan saham?
Karena premium juga dipengaruhi implied volatility dan time decay.
Apa itu implied volatility?
Implied volatility adalah ekspektasi pasar terhadap besarnya pergerakan harga saham di masa depan.
Apakah options cocok ditahan lama saat saham diam?
Tidak selalu, karena time decay bisa menggerus nilai premium.











