Saham Qualcomm 2026 kembali jadi topik panas pasca rilis earnings Q2 FY2026. Revenue tembus US$10,6 miliar dan EPS US$2,65, dua-duanya di atas ekspektasi analis. Saham QCOM pun melonjak sekitar 15 persen di sesi perdagangan setelahnya.
Pertanyaan besarnya: apakah ini sinyal comeback yang sustainable, terutama saat Apple mulai geser modem ke chip in-house? Mari kita bedah angkanya.
Hasil Q2 FY2026 Qualcomm dan Pendorong Beat Earnings
QCOM earnings Q2 FY2026 mencatat revenue US$10,6 miliar, sedikit di atas konsensus US$10,59 miliar. EPS sebesar US$2,65 mengalahkan estimasi US$2,55, beat sekitar 3,5 persen.
Mengutip Yahoo Finance, manajemen menyebut permintaan handset di China mulai stabil dan momentum diversifikasi makin kuat.
Segmen Handset Masih Dominan
Segmen handset tetap kontributor terbesar meski tren pertumbuhannya melemah. Stabilisasi permintaan smartphone di China jadi katalis utama yang menahan koreksi lebih dalam.
Bagi kamu yang baru masuk ke saham chip AS, ini sinyal bahwa Qualcomm belum kehilangan pijakan inti meski sentimen sempat negatif beberapa kuartal terakhir.
Guidance Q3 yang Realistis
Manajemen memandu revenue Q3 di kisaran US$9,2 miliar sampai US$10,0 miliar. EPS dipandu di kisaran US$2,10 hingga US$2,30.
Range yang konservatif ini membantu menekan risiko kekecewaan pasar bila pemulihan handset bergerak lebih lambat dari harapan.
Diversifikasi QCOM ke Automotive dan IoT Pasca Risiko Modem Apple
Inti tesis comeback QCOM ada di sini. Segmen automotive tumbuh 38 persen YoY ke rekor US$1,33 miliar.
Segmen IoT naik 9 persen ke US$1,73 miliar, ditopang industrial, jaringan, dan edge computing. Manajemen menargetkan automotive keluar dari FY2026 dengan run rate tahunan di atas US$6 miliar.
Konteks risikonya jelas. Dilansir Bloomberg, Apple menargetkan pasok modem in-house penuh pada 2027, dengan pangsa Qualcomm di iPhone tinggal 20 persen tahun ini lalu nol pada 2027. Estimasi revenue modem dari Apple ada di kisaran US$5,7 miliar sampai US$5,9 miliar per tahun.
Pertumbuhan automotive plus IoT jadi alat pengganti revenue yang akan hilang. Itu sebabnya pasar memberi premi pada beat Q2 ini, bukan sekadar reaksi angka jangka pendek.
Mulai posisi QCOM di Gotrade dengan modal mulai US$1, klik di sini sekarang!
Posisi QCOM dalam Tema AI Edge dan Smartphone AI
Tema AI bukan cuma soal data center. AI edge, yaitu pemrosesan model langsung di perangkat, jadi pintu masuk Qualcomm ke siklus belanja teknologi berikutnya.
Snapdragon generasi terbaru membawa kapasitas inferensi on-device untuk smartphone Android premium. Ini relevan saat brand seperti Samsung dan Xiaomi mendorong fitur generative AI sebagai pembeda produk.
Bagi investor pemula, ada satu poin penting. Eksposur AI di QCOM lebih ke distribusi luas ratusan juta smartphone, bukan kontrak hyperscaler bernilai puluhan miliar dolar seperti yang dimiliki Nvidia (NVDA). Karakter pertumbuhannya beda, dan itu bukan otomatis kelemahan.
Valuasi Saham QCOM Dibandingkan AVGO dan TXN
Untuk membandingkan eksposur chip AS, valuasi forward earnings adalah titik awal yang sehat. QCOM diperdagangkan di forward P/E sekitar 15 sampai 17 kali, lebih murah dibanding banyak peer chip.
Sebagai pembanding, Broadcom (AVGO) diperdagangkan di kisaran forward P/E 30 kali ke atas, mencerminkan premi tema AI infrastructure yang lebih kental. Texas Instruments (TXN) berada di tengah dengan forward P/E sekitar 25 kali, didukung kestabilan analog dan industrial.
QCOM menawarkan profil hybrid. Ada eksposur smartphone yang sedang stabilisasi, ada automotive yang tumbuh dua digit tinggi, dan valuasi yang relatif konservatif. Ini cocok bagi kamu yang ingin menambah saham semikonduktor tanpa membayar premi penuh AVGO.
Cara Investor Pemula Menghadapi Volatilitas Saham Chip
Saham chip dikenal volatil karena sensitif terhadap siklus permintaan dan sentimen makro. Lonjakan 15 persen pasca earnings adalah bukti hidup dari karakter ini.
Pakai Pendekatan Posisi Bertahap
Daripada beli satu kali di harga puncak euforia, kamu bisa membagi alokasi dalam beberapa tahap. Cara ini membantu menekan dampak volatilitas jangka pendek pada hasil portofoliomu.
Fokus pada Tesis, Bukan Harga Harian
Tesis QCOM saat ini adalah diversifikasi automotive dan IoT yang menutup risiko Apple. Selama indikator segmen ini tetap tumbuh, fluktuasi harga harian tidak otomatis membatalkan tesis tersebut.
Reviu posisi setiap rilis earnings kuartalan jauh lebih efektif dibanding mengecek harga setiap jam.
Kesimpulan
QCOM beat Q2 FY2026 memberikan bukti konkret bahwa diversifikasi automotive dan IoT bukan sekadar narasi. Pertumbuhan 38 persen di automotive dan target run rate US$6 miliar menjelang akhir tahun memberikan dasar yang lebih kuat untuk tesis comeback saham qualcomm 2026.
Risiko hilangnya bisnis modem Apple pada 2027 tetap nyata, tapi pasar sudah mulai memberi nilai lebih pada segmen pengganti. Valuasi yang masih konservatif dibanding AVGO membuat QCOM jadi opsi menarik untuk pemula yang ingin eksposur saham chip AS tanpa premi penuh tema AI.
Kamu bisa mulai membangun posisi QCOM dan saham chip AS lain di Gotrade Indonesia dengan modal mulai US$1 dan akses langsung ke ratusan saham AS, semuanya dari satu aplikasi.
FAQ
Apakah saham QCOM masih layak beli setelah lonjakan 15 persen?
Layak dievaluasi berdasarkan tesis pribadi, valuasi forward P/E QCOM masih di bawah peer chip AS seperti AVGO meski pasca lonjakan.
Seberapa besar dampak hilangnya bisnis modem Apple pada Qualcomm?
Estimasi revenue modem dari Apple sekitar US$5,7 sampai US$5,9 miliar per tahun, dan automotive plus IoT diharapkan menutup sebagian besar gap ini menjelang 2027.
Apa bedanya tesis AI di QCOM dibanding NVDA?
QCOM bermain di AI edge lewat smartphone Android dan automotive, sedangkan NVDA dominan di AI data center, jadi karakter siklus pertumbuhannya berbeda.
Berapa modal awal untuk beli saham QCOM di Gotrade?
Kamu bisa mulai dari US$1 lewat fitur fractional shares di Gotrade, jadi tidak perlu menunggu harga per lembar terkumpul penuh.












