Saham ASML vs AMAT: Mana Saham Alat Produksi Chip yang Lebih Kuat?

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • ASML unggul di lithography dan sering dianggap punya moat paling kuat di alat produksi chip.

  • Applied Materials lebih luas eksposurnya ke banyak tahap proses manufaktur chip.

  • ASML lebih cocok untuk quality investor, sedangkan AMAT lebih cocok untuk investor yang nyaman dengan siklus capex chip yang lebih luas.

Saham ASML vs AMAT: Mana Saham Alat Produksi Chip yang Lebih Kuat?

Share this article

Kalau membandingkan ASML vs AMAT, kamu sebenarnya sedang membandingkan dua jenis kekuatan yang berbeda di industri semiconductor equipment. Keduanya sama-sama penting, tetapi posisi mereka di rantai pasok chip tidak identik.

ASML lebih identik dengan lithography paling canggih, sementara Applied Materials lebih kuat di material engineering, deposition, etch, inspection, dan proses produksi chip yang jauh lebih luas. Jadi, pertanyaan “mana yang lebih kuat” sebenarnya perlu dipecah dulu: lebih kuat dari sisi moat, pertumbuhan, margin, atau ketahanan terhadap siklus?

Mengenal Model Bisnis ASML dan Applied Materials

ASML berada di titik yang sangat spesifik dalam rantai pasok semikonduktor. Perusahaan ini menjual mesin lithography, termasuk EUV dan High-NA EUV, yang sangat penting untuk memproduksi chip paling canggih.

Applied Materials punya model bisnis yang lebih lebar. Perusahaan ini menjual alat dan solusi untuk banyak tahap proses wafer fabrication, sehingga eksposurnya tidak hanya ke satu teknologi inti, tetapi ke banyak bagian dari produksi chip sekaligus.

Kalau disederhanakan:

  • ASML = sangat dominan di lithography

  • AMAT = sangat luas di alat proses manufaktur chip

Perbedaan Teknologi: Lithography vs Material Engineering

1. ASML: kekuatan di lithography

Lithography adalah proses “mencetak” pola sirkuit ke wafer. Di sinilah ASML punya posisi yang sangat kuat, terutama untuk EUV yang dipakai pada node paling maju.

Kekuatan ini penting karena tanpa lithography canggih, foundry seperti TSMC, Samsung, dan Intel tidak bisa memproduksi chip generasi terdepan secara efisien. ASML menutup 2025 dengan total net sales €32,7 miliar, gross margin 52,8%, dan backlog €38,8 miliar, sambil menegaskan peran AI sebagai pendorong utama permintaan logic dan DRAM.

2. AMAT: kekuatan di material engineering

Applied Materials tidak memonopoli satu langkah seperti lithography, tetapi justru kuat karena hadir di banyak langkah proses. Melansir laporan resminya, Material engineering di sini mencakup cara material diletakkan, dibentuk, dimodifikasi, dan diperiksa agar struktur chip bisa dibangun dengan presisi tinggi.

Karena eksposurnya lebih luas, AMAT lebih dekat ke “alat produksi chip yang menyebar ke banyak lapisan proses.” Ini memberi keunggulan berbeda: tidak seunik ASML, tetapi sangat relevan di hampir seluruh siklus belanja wafer fab equipment.

Kenapa ASML Sering Dianggap Punya Moat Lebih Kuat

Moat ASML sering dianggap lebih kuat karena posisinya lebih sulit digantikan. Untuk EUV, pasar melihat ASML sebagai pemain dengan hambatan masuk yang sangat tinggi, baik dari sisi teknologi, supply chain, maupun waktu pengembangan.

Namun, melansir Yahoo Finance, Itu tidak berarti AMAT lemah. Hanya saja, moat AMAT lebih tersebar dan lebih berbasis skala, kedalaman portofolio produk, serta kedekatan dengan banyak proses manufaktur. Moat seperti ini tetap kuat, tetapi biasanya tidak dianggap se-“unik” moat ASML.

Dengan kata lain, ASML lebih dekat ke kategori “critical bottleneck.” AMAT lebih dekat ke kategori “broad essential enabler.”

Perbandingan Growth, Margin, dan Sensitivitas Siklus

Dari sisi kualitas finansial, ASML dan AMAT sama-sama kuat, tetapi profilnya berbeda. Applied Materials menutup fiscal 2025 dengan revenue US$28,1 miliar, non-GAAP gross margin 48,6%, dan menyebut 2025 sebagai tahun pertumbuhan keenam berturut-turut, didorong belanja AI dan wafer fab equipment.

ASML terlihat lebih premium dari sisi margin dan posisi strategis. AMAT terlihat lebih tersebar dan lebih sensitif pada luasnya capex manufaktur chip, bukan hanya node paling maju.

Cara membaca growth dan margin

  • ASML cenderung unggul di kualitas moat dan pricing power

  • AMAT cenderung unggul di keluasan exposure proses manufaktur

  • ASML sering diberi premium lebih tinggi

  • AMAT sering terasa lebih dekat ke alat produksi chip yang lebih broad-based

Valuasi dan Karakter Saham

Dari sisi valuasi, pasar masih memberi premium lebih tinggi ke ASML. Per Maret 2026, P/E ASML ada di sekitar 47,7x, sedangkan P/E AMAT sekitar 33,2x. Harga saham ASML juga berada di kisaran US$1.345, sementara AMAT di sekitar US$345, setelah keduanya sama-sama reli kuat dalam 12 bulan terakhir.

Ini penting karena menunjukkan cara pasar menilai keduanya. ASML dihargai lebih mahal karena dianggap punya posisi yang lebih sulit digantikan. AMAT dihargai lebih moderat karena walau bisnisnya sangat penting, profilnya tetap lebih dekat ke perusahaan equipment yang lebih siklikal.

Kalau kamu sedang membandingkan ASML dan AMAT, jangan cuma lihat siapa yang lebih besar atau lebih populer. Pertanyaan yang lebih penting adalah: kamu ingin moat yang lebih unik, atau exposure yang lebih luas ke belanja manufaktur chip?

Mana yang Lebih Defensif, Mana yang Lebih Cyclical?

1. ASML lebih defensif dari sisi moat

ASML cenderung lebih defensif kalau yang dimaksud adalah kualitas posisi strategis. Saat industri chip tetap membutuhkan node paling maju, peran ASML tetap sangat penting.

Karena itu, ASML lebih cocok untuk investor yang mencari quality semiconductor infrastructure play dengan moat yang sangat kuat, walau valuasinya juga biasanya lebih mahal.

2. AMAT lebih cyclical dari sisi exposure

Applied Materials cenderung lebih cyclical karena belanja alatnya tersebar ke lebih banyak lapisan proses dan lebih sensitif ke ritme capex industri secara luas. Kalau siklus wafer fab equipment menguat, AMAT bisa ikut sangat kuat. Tapi kalau belanja industri melambat, sensitivitasnya juga bisa terasa lebih cepat.

Ini membuat AMAT lebih cocok untuk investor yang nyaman dengan eksposur ke siklus capex chip yang lebih luas dan valuasi yang relatif tidak setinggi ASML.

Kesimpulan

Kalau fokusmu adalah moat paling kuat di alat produksi chip, ASML biasanya unggul. Kalau fokusmu adalah exposure luas ke proses manufaktur chip dengan profil yang lebih cyclical, Applied Materials sangat menarik.

Jadi, ini bukan soal satu pasti lebih baik dari yang lain. ASML lebih cocok untuk investor yang mengejar kualitas dan posisi unik. AMAT lebih cocok untuk investor yang ingin bermain di siklus semiconductor equipment yang lebih luas. Kalau kamu ingin mulai membangun exposure ke tema ini, kamu bisa investasi lewat Gotrade sesuai profil risiko dan horizon investasimu.

FAQ

Apa beda utama ASML dan AMAT?
ASML kuat di lithography. AMAT kuat di banyak tahap proses material engineering chip.

Kenapa ASML sering dianggap punya moat lebih kuat?
Karena posisinya di EUV lithography sangat sulit digantikan.

Mana yang lebih cyclical, ASML atau AMAT?
AMAT umumnya lebih cyclical, sementara ASML lebih defensif dari sisi moat.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade