Saham Favorit Trader Minggu Ini: NVDA, AMD, PLTR & Lainnya

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Saham Favorit Trader Minggu Ini: NVDA, AMD, PLTR & Lainnya

Share this article

Setiap minggu selalu ada saham favorit trader yang ramai diperdagangkan. Volume melonjak, volatilitas meningkat, dan pergerakan harga jadi lebih agresif dari biasanya. Bagi trader aktif, saham seperti ini menarik karena menawarkan peluang cepat.

Namun pertanyaan pentingnya bukan hanya “saham apa yang sedang ramai”, melainkan apa yang bisa dipelajari dari rotasi dan momentum tersebut.

Minggu ini, beberapa saham aktif diperdagangkan yang banyak diperhatikan trader global antara lain: PLTR, SLV, Nvidia, MSFT, Oracle, Spotify, AMD, AVGO, GDX, MSTR, Coca Cola, ANET, dan RBLX.

Mari kita bedah.

Rekomendasi Saham dan Kenapa Jadi Favorit

Berikut gambaran singkat mengapa saham-saham ini menjadi pusat perhatian.

Nvidia (NVDA)

Masih menjadi simbol momentum AI. Setiap kabar terkait chip AI, data center, atau earnings Nvidia hampir selalu memicu lonjakan volume.

Trader menyukai NVDA karena:

  • Volatilitas tinggi

  • Likuiditas besar

  • Sensitif terhadap sentimen AI

AMD

Sebagai pesaing Nvidia, AMD sering menjadi “second wave play”. Ketika Nvidia bergerak, AMD biasanya ikut terangkat.

Karakter AMD:

  • Lebih agresif pergerakannya

  • Sensitif terhadap rotasi sektor semikonduktor

Broadcom (AVGO)

AVGO menjadi alternatif AI dan data infrastructure. Setelah beberapa fase konsolidasi, pergerakan AVGO sering menjadi magnet bagi trader breakout.

Palantir (PLTR)

PLTR tetap populer karena narasi AI dan kontrak pemerintahan. Saham ini sering menjadi favorit trader momentum karena volatilitasnya tinggi.

Microsoft (MSFT)

Walau termasuk mega cap stabil, MSFT tetap menjadi favorit karena eksposurnya ke AI melalui OpenAI dan cloud Azure. Trader sering memanfaatkan MSFT sebagai:

  • Safe growth

  • Momentum defensif di sektor teknologi

Oracle (ORCL)

ORCL mencuri perhatian saat fokus pada cloud dan AI infrastructure. Pergerakan ORCL sering mengikuti sentimen enterprise AI.

Spotify (SPOT)

SPOT ramai karena perubahan strategi monetisasi dan perbaikan margin. Trader menyukai saham dengan turnaround story seperti ini.

MSTR (MicroStrategy)

MSTR menjadi proxy Bitcoin. Saat crypto bergerak, saham MSTR sering bergerak lebih agresif dibanding Bitcoin itu sendiri. Ini menarik bagi trader yang ingin eksposur volatilitas tinggi.

SLV (ETF Silver)

SLV sering menjadi alternatif saat emas dan perak mengalami lonjakan. Trader komoditas menyukai SLV karena silver lebih volatil dibanding emas.

GDX (ETF Gold Miners)

GDX menjadi favorit ketika sentimen emas menguat. ETF ini memberi eksposur ke sektor tambang emas, bukan hanya harga emas spot.

Coca Cola (KO)

KO mungkin terlihat defensif, tetapi dalam kondisi market tidak pasti, saham seperti Coca Cola sering menjadi rotasi dana ke sektor defensif.

Arista Networks (ANET)

ANET populer karena eksposurnya ke infrastruktur data center dan AI networking.

Roblox (RBLX)

RBLX sering menjadi saham spekulatif yang sensitif terhadap sentimen retail trader dan momentum breakout.

Yuk, langsung akses saham-saham favorit di atas lewat aplikasi Gotrade Indonesia. Tap di bawah ini untuk download aplikasinya atau langsung trading!

Pola Rotasi dari Saham Lama ke Saham Baru

Dari daftar di atas, terlihat pola rotasi yang menarik.

Dari Mega Cap ke Mid Growth

Ketika Nvidia dan Microsoft sudah rally besar, trader mulai mencari saham “AI berikutnya” seperti PLTR, AMD, atau ANET. Rotasi ini terjadi karena:

  • Profit taking di saham besar

  • Pencarian alpha di saham yang belum terlalu naik

Dari Growth ke Komoditas

Saat saham teknologi mulai jenuh, dana sering berpindah ke:

  • SLV

  • GDX

Ini terjadi saat investor mencari lindung nilai atau diversifikasi.

Dari Spekulatif ke Defensif

Dalam fase market tidak pasti, saham seperti Coca Cola bisa kembali jadi favorit.

Rotasi ini menunjukkan bahwa trader tidak hanya mengejar return, tetapi juga menyesuaikan risiko.

Strategi Mengikuti Saham Aktif Tanpa Terjebak FOMO

Mengikuti saham favorit trader bisa menguntungkan, tetapi juga berisiko jika hanya ikut-ikutan.

Berikut beberapa prinsip penting.

1. Jangan beli hanya karena viral

Volume tinggi tidak selalu berarti harga akan terus naik. Tunggu konfirmasi setup, bukan sekadar hype.

2. Pahami konteks rotasi

Apakah ini:

  • Breakout teknikal?

  • Earnings catalyst?

  • Sektor yang sedang jadi tema besar?

Memahami konteks membantu kamu tidak masuk terlalu terlambat.

3. Gunakan risk management

Saham aktif biasanya:

  • Lebih volatil

  • Bisa bergerak cepat dua arah

Tentukan risk per trade sebelum entry.

4. Jangan kejar candle hijau panjang

Masuk saat euforia sering berarti membeli di harga puncak jangka pendek. Lebih baik menunggu pullback atau konsolidasi.

5. Evaluasi mingguan

Trader yang konsisten selalu mengevaluasi:

  • Saham mana yang benar-benar follow-through

  • Mana yang hanya hype sesaat

Konsistensi lebih penting daripada satu trade besar.

Kesimpulan

Dari daftar saham aktif diperdagangkan minggu ini, kita bisa belajar beberapa hal:

  • AI masih menjadi tema dominan

  • Rotasi sektor terjadi lebih cepat

  • Komoditas dan crypto-linked equities ikut bergerak

  • Trader semakin selektif

Market saat ini tidak sepenuhnya risk-on, tetapi juga tidak sepenuhnya defensif. Ini fase selective conviction.

Jika kamu ingin memanfaatkan rotasi dan saham favorit trader global seperti NVDA, AMD, PLTR, atau ETF seperti SLV dan GDX, kamu bisa mengaksesnya langsung melalui aplikasi Gotrade Indonesia.

Download Gotrade sekarang dan mulai bangun strategimu sendiri tanpa terjebak FOMO.

FAQ

Apa itu saham favorit trader?
Saham favorit trader adalah saham dengan volume dan aktivitas perdagangan tinggi yang menarik perhatian pelaku pasar dalam periode tertentu.

Apakah saham aktif diperdagangkan pasti naik?
Tidak. Volume tinggi bisa berarti akumulasi atau distribusi.

Bagaimana cara mengikuti saham favorit tanpa FOMO?
Gunakan risk management, pahami konteks rotasi, dan jangan masuk hanya karena hype.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade