3 Saham yang Sering Dibeli Bersama NVDA oleh Trader Indonesia

Erwanto Khusuma
Erwanto Khusuma
Tim Gotrade
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade

Ringkasan

  • AAPL, MSFT, GOOG adalah tiga saham paling sering dibeli bersama NVDA
  • Diversifikasi di tiga lapisan AI mengurangi risiko konsentrasi
  • Mulai bangun portofolio AI dari $3-5 dengan saham fraksional
3 Saham yang Sering Dibeli Bersama NVDA oleh Trader Indonesia

Share this article

Kalau kamu sudah punya NVIDIA (NVDA), kamu tidak sendirian. NVDA adalah saham paling populer di kalangan trader Indonesia, dengan lebih dari 50.000 trader aktif di Gotrade. Tapi saham pendamping NVDA 2026 apa yang paling sering mereka beli selanjutnya?

Data internal Gotrade menunjukkan pola yang jelas: trader yang memiliki NVDA cenderung membeli saham-saham tertentu untuk melengkapi portofolio saham AI Indonesia mereka. Artikel ini membongkar data tersebut dan menunjukkan cara kamu bisa membangun portofolio AI yang lebih solid.

Data: Saham Apa Saja yang Sering Dibeli Bersama NVDA

Dari seluruh basis trader Gotrade, tiga saham konsisten muncul sebagai pendamping NVDA.

1. Apple (AAPL), 52.000 trader

Apple (AAPL) sebenarnya memiliki jumlah trader lebih banyak dari NVDA sendiri. Dari 52.000 trader AAPL di Gotrade, overlap dengan pemilik NVDA sangat tinggi, menjadikannya pasangan paling natural.

Alasannya masuk akal. Apple bukan sekadar perusahaan hardware. Integrasi Apple Intelligence ke seluruh ekosistem iPhone, iPad, dan Mac menjadikan AAPL pemain AI di sisi consumer. Menurut Apple Newsroom, Apple memiliki lebih dari 2,2 miliar perangkat aktif secara global. Distribusi sebesar itu tidak dimiliki perusahaan AI manapun.

AAPL juga berfungsi sebagai stabilizer dalam portofolio. Volatilitasnya lebih rendah dibanding NVDA, sementara arus kas bebasnya konsisten di atas $100 miliar per tahun. Bagi trader Indonesia yang sudah terekspos ke volatilitas NVDA, AAPL memberikan keseimbangan.

2. Microsoft (MSFT), Tier 2 favorit

Microsoft (MSFT) masuk kategori Tier 2 di data Gotrade, tapi posisinya sebagai pendamping NVDA sangat strategis.

Microsoft adalah pelanggan terbesar chip NVIDIA melalui Azure AI. Setiap kali permintaan GPU NVIDIA naik, sebagian besar dorongannya datang dari ekspansi data center Azure. Copilot yang terintegrasi di Office 365 dan GitHub juga menjadikan MSFT saluran monetisasi AI paling langsung di dunia enterprise.

Hubungan NVDA dan MSFT bersifat simbiosis. NVDA menyediakan infrastruktur, MSFT memonetisasi di level aplikasi. Ketika kamu memiliki keduanya, kamu mendapat eksposur ke seluruh pipeline AI dari chip sampai software.

3. Alphabet (GOOG), 38.000 trader

Alphabet (GOOG) melengkapi trio pendamping NVDA dengan 38.000 trader di Gotrade.

Google menguasai AI di tiga front sekaligus: pencarian (Gemini AI terintegrasi di Google Search), cloud (Google Cloud Platform tumbuh di atas 28% YoY), dan autonomous driving (Waymo sudah beroperasi komersial di beberapa kota AS). Diversifikasi vertikal AI milik GOOG sulit ditandingi kompetitor manapun.

Menurut Alphabet Investor Relations, Google Cloud Platform mencatat pertumbuhan revenue di atas 28% year-over-year. Bagi trader yang sudah punya NVDA, GOOG menambah eksposur ke sisi aplikasi AI yang berbeda dari MSFT, terutama di segmen consumer dan autonomous technology.

Kenapa Diversifikasi di Dalam Tema AI Penting

Memiliki NVDA saja berarti kamu hanya terekspos ke satu lapisan rantai nilai AI, yaitu chip. Kalau regulasi ekspor semikonduktor berubah atau kompetitor seperti AMD merebut market share, seluruh portofoliomu terdampak.

Rantai nilai AI terdiri dari tiga lapisan

Infrastruktur (NVDA), platform (MSFT, GOOG), dan consumer (AAPL). Dengan memiliki saham di setiap lapisan, kamu mengurangi risiko konsentrasi tanpa keluar dari tema AI.

Data power user mendukung pendekatan ini

Menurut data Gotrade, 4,8% trader (sekitar 6.400 power user) menghasilkan 53% dari seluruh transaksi. Rata-rata order mereka $483 per transaksi, jauh di atas rata-rata $6 untuk trader pemula. Power user ini tidak hanya membeli satu saham, mereka membangun portofolio tematik.

Sudah punya NVDA? Cek portofolio kamu sekarang dan lihat apakah kamu sudah terdiversifikasi di seluruh rantai nilai AI, atau masih terkonsentrasi di satu lapisan saja.

Cara Bangun Portofolio AI dari 3-5 Saham

Membangun portofolio saham AI tidak harus rumit. Prinsipnya sederhana: pilih satu saham di setiap lapisan rantai nilai.

Langkah 1: Tentukan core holding

NVDA atau AAPL bisa menjadi core holding portofolio AI kamu. Core holding adalah saham dengan alokasi terbesar, biasanya 30-40% dari total portofolio tematik.

Langkah 2: Tambahkan 2-3 saham pelengkap

Dari data co-trading Gotrade, kombinasi yang paling umum adalah NVDA + AAPL + MSFT atau NVDA + AAPL + GOOG. Alokasikan 20-30% untuk masing-masing saham pelengkap.

Langkah 3: Mulai dari nominal kecil

Kamu tidak perlu modal besar untuk membangun portofolio 3-5 saham. Dengan fitur investasi modal kecil di Gotrade, kamu bisa membeli saham fraksional mulai dari $1. Artinya, portofolio AI lengkap bisa dimulai dari $3-5 saja.

Langkah 4: Review berkala

Setiap kuartal, review alokasi portofolio kamu. Apakah satu saham sudah tumbuh terlalu dominan? Apakah ada perubahan fundamental yang mengubah tesis investasi?

Ingat, trader yang naik dari frekuensi 2-5 transaksi ke 21-50 transaksi menghasilkan sekitar 22 kali lebih banyak revenue. Membangun portofolio multi-saham secara alami mendorong frekuensi trading yang lebih tinggi karena kamu memantau dan menyesuaikan beberapa posisi sekaligus.

Kesimpulan

Data dari 50.000+ trader NVDA di Gotrade menunjukkan pola yang konsisten: AAPL, MSFT, dan GOOG adalah saham yang paling sering dibeli bersama NVDA. Ketiganya mewakili lapisan berbeda dalam rantai nilai AI, sehingga saling melengkapi.

Buka watchlist kamu sekarang, review posisi saham AI kamu, dan pertimbangkan apakah portofoliomu sudah mencakup infrastruktur, platform, dan consumer.

FAQ

Berapa saham pendamping NVDA yang perlu dimiliki?

Tiga sampai lima saham sudah cukup untuk diversifikasi di dalam tema AI tanpa over-diversifikasi.

Apakah harus beli semua sekaligus?

Tidak, kamu bisa membangun portofolio secara bertahap dengan saham fraksional mulai dari $1 per saham.

Saham AI mana yang paling stabil?

AAPL memiliki volatilitas paling rendah di antara keempatnya berkat arus kas dan basis pengguna yang masif.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade