Saham Pertahanan saat Perang: Peluang dan Risiko

Saham Pertahanan saat Perang: Peluang dan Risiko

Share this article

Setiap kali konflik global meningkat, saham sektor pertahanan hampir selalu masuk radar investor. Perusahaan defense dikaitkan langsung dengan belanja militer, kontrak pemerintah, dan kebutuhan keamanan nasional yang cenderung meningkat saat ketegangan geopolitik memanas.

Namun, di balik narasi “perang menguntungkan saham pertahanan”, terdapat dinamika pasar yang lebih kompleks. Artikel ini membahas kenapa belanja militer meningkat saat konflik, bagaimana pasar biasanya merespons saham defense, serta risiko valuasi dan sentimen berlebihan yang perlu diwaspadai investor.

Kenapa Belanja Militer Meningkat Saat Konflik

Kenaikan minat terhadap saham pertahanan berakar dari perubahan kebijakan negara saat konflik meningkat.

Prioritas keamanan nasional

Saat konflik atau ancaman geopolitik meningkat, pemerintah cenderung memprioritaskan anggaran pertahanan. Keamanan nasional menjadi fokus utama dibanding belanja non-esensial.

Hal ini mendorong peningkatan pesanan alat utama sistem persenjataan, teknologi pertahanan, dan layanan pendukung.

Kontrak jangka panjang pemerintah

Berbeda dengan sektor lain, industri pertahanan banyak bergantung pada kontrak jangka panjang dari pemerintah. Kontrak ini sering bersifat multi-tahun dan relatif stabil.

Ekspektasi arus kas yang lebih pasti membuat sektor pertahanan terlihat defensif di tengah ketidakpastian global.

Modernisasi dan eskalasi teknologi militer

Konflik modern tidak hanya soal jumlah pasukan, tetapi juga teknologi. Investasi pada sistem pertahanan udara, siber, drone, dan kecerdasan buatan meningkat signifikan.

Hal ini memperluas cakupan bisnis perusahaan defense, bukan hanya produsen senjata konvensional.

Bagaimana Pasar Merespons Saham Pertahanan Saat Perang

Pasar saham biasanya merespons sektor pertahanan dengan pola tertentu.

Reaksi cepat terhadap eskalasi konflik

Saat berita konflik muncul, saham pertahanan sering mengalami kenaikan cepat. Pasar langsung mengantisipasi peningkatan belanja militer dan kontrak baru.

Reaksi ini sering terjadi bahkan sebelum ada perubahan fundamental yang terkonfirmasi.

Rotasi sektor oleh investor

Dalam kondisi risk-off, investor cenderung melakukan rotasi ke sektor yang dianggap diuntungkan oleh konflik. Saham pertahanan sering diposisikan sebagai hedge geopolitik.

Aliran dana institusi bisa mendorong harga naik dalam waktu singkat.

Performa relatif terhadap indeks pasar

Saham defense sering menunjukkan performa relatif lebih baik dibanding indeks pasar saat ketidakpastian meningkat. Namun, ini tidak selalu berarti return absolut yang besar.

Sering kali yang terjadi adalah penurunan yang lebih kecil dibanding sektor lain.

Berdasarkan situs The Wall Street Journal, lonjakan saham pertahanan saat konflik awal sering dipicu oleh ekspektasi, bukan realisasi pendapatan langsung.

Peluang Investasi di Saham Pertahanan

Sektor pertahanan memiliki beberapa karakteristik yang menarik bagi investor tertentu.

Stabilitas pendapatan relatif

Kontrak pemerintah memberikan visibilitas pendapatan yang lebih stabil dibanding sektor siklikal. Ini menarik bagi investor yang mencari ketahanan portofolio.

Dalam konflik berkepanjangan, pendapatan bisa meningkat secara bertahap.

Korelasi rendah dengan siklus ekonomi

Permintaan pertahanan tidak sepenuhnya bergantung pada pertumbuhan ekonomi. Bahkan saat ekonomi melambat, belanja militer bisa tetap tinggi.

Hal ini membuat sektor pertahanan berfungsi sebagai diversifikasi.

Eksposur terhadap tren geopolitik jangka panjang

Ketegangan geopolitik global cenderung bersifat struktural, bukan peristiwa satu kali. Hal ini menciptakan peluang jangka menengah bagi perusahaan defense yang kompetitif.

Namun, peluang ini tetap harus diukur secara realistis.

Risiko Saham Pertahanan yang Sering Diabaikan

Di balik peluangnya, saham pertahanan juga memiliki risiko yang signifikan.

Valuasi melonjak terlalu cepat

Salah satu risiko terbesar adalah valuasi yang naik terlalu cepat akibat sentimen. Harga saham bisa melonjak sebelum pendapatan benar-benar terealisasi.

Jika ekspektasi pasar terlalu tinggi, koreksi bisa terjadi saat realisasi tidak secepat dugaan.

Ketergantungan pada kebijakan politik

Pendapatan perusahaan pertahanan sangat bergantung pada kebijakan pemerintah. Perubahan arah politik, pemotongan anggaran, atau perubahan prioritas bisa berdampak besar.

Risiko kebijakan ini sering sulit diprediksi.

Sentimen berlebihan dan headline risk

Pasar sering bereaksi berlebihan terhadap headline konflik. Investor yang masuk di puncak sentimen berisiko membeli di harga mahal.

Headline risk membuat volatilitas saham pertahanan cukup tinggi dalam jangka pendek.

Dilansir dari Nasdaq, sektor yang diuntungkan oleh konflik sering mengalami fase euforia singkat sebelum kembali ke penilaian fundamental.

Kapan Saham Pertahanan Bisa Kehilangan Momentum

Momentum saham pertahanan tidak selalu bertahan lama.

Jika konflik mereda atau tidak berkembang menjadi eskalasi besar, sentimen pasar bisa berubah cepat. Premi risiko geopolitik menghilang dari harga saham.

Selain itu, jika belanja militer sudah diperkirakan pasar jauh hari, potensi upside tambahan menjadi terbatas.

Investor juga perlu memperhatikan transisi belanja ke sektor lain saat fokus pemerintah berubah.

Cara Menyikapi Saham Pertahanan Secara Rasional

Pendekatan yang lebih sehat adalah memisahkan antara narasi konflik dan analisis investasi.

Saham pertahanan bisa menjadi bagian dari diversifikasi portofolio, tetapi bukan keputusan emosional jangka pendek. Investor perlu memperhatikan valuasi, backlog kontrak, dan keberlanjutan bisnis.

Untuk trading, volatilitas tinggi menuntut disiplin risiko yang ketat. Untuk investasi, fokus pada kualitas bisnis dan konteks jangka panjang lebih relevan.

Kesimpulan

Saham pertahanan saat perang sering menarik perhatian karena meningkatnya belanja militer dan kontrak pemerintah. Pasar biasanya merespons cepat, mendorong kenaikan harga saham defense di fase awal konflik.

Namun, peluang pada saham sektor pertahanan saat perang datang bersama risiko valuasi tinggi dan sentimen berlebihan. Investor perlu membedakan antara reaksi jangka pendek berbasis headline dan dampak fundamental jangka menengah.

Dengan pendekatan disiplin dan berbasis proses, keputusan investasi dapat dibuat lebih rasional tanpa terjebak euforia konflik. Manfaatkan konteks ini untuk menilai saham sektor pertahanan secara lebih terukur dan eksekusi strategi investasi kamu di Gotrade, mulai dengan modal Rp15.000 saja.

FAQ

Kenapa saham pertahanan naik saat perang?
Karena ekspektasi kenaikan belanja militer dan kontrak pemerintah.

Apakah saham pertahanan selalu aman saat konflik?
Tidak. Valuasi dan sentimen bisa berlebihan, sehingga risiko koreksi tetap ada.

Apakah saham pertahanan cocok untuk investasi jangka panjang?
Tergantung kualitas bisnis dan kebijakan jangka panjang, bukan hanya konflik sesaat.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade