Konflik AS-Israel-Iran yang memanas sejak serangan bersama pada 28 Februari 2026 telah mendorong saham-saham pertahanan ke level tertinggi. Banyak investor global menggunakan ETF defense atau pertahanan seperti ITA, PPA, atau XAR untuk eksposur ke sektor ini. Namun bagi investor Indonesia, ada cara lebih praktis: membeli langsung saham-saham defense utama seperti Lockheed Martin (LMT), RTX Corporation, dan Northrop Grumman (NOC).
Ketiga saham ini merupakan top holdings di hampir semua saham/ETF defense dan mewakili porsi terbesar dari sektor pertahanan AS.
Mengapa Saham Defense Menarik Saat Ini
Melansir Seeking Alpha, saham aerospace dan defense (pertahanan) termasuk Boeing, Lockheed Martin, dan Elbit Systems diposisikan untuk sentiment positif di tengah peningkatan anggaran pertahanan. Sektor defense sudah return lebih dari 50% dalam setahun terakhir, jauh mengungguli S&P 500.
Sebelum konflik Iran, sektor defense sudah dalam tren positif karena negara-negara NATO meningkatkan anggaran pertahanan pasca perang Ukraina. Eskalasi di Timur Tengah menambah katalis baru untuk saham-saham pertahanan AS.
Tiga Saham Defense Utama AS
Lockheed Martin (LMT): raksasa defense terbesar
Lockheed Martin adalah kontraktor defense terbesar di dunia dengan market cap sekitar $140 miliar. Produk andalannya termasuk F-35 stealth fighter, C-130J Super Hercules, dan sistem pertahanan rudal THAAD.
Menurut Yahoo Finance, LMT adalah top holding di hampir semua ETF defense dengan bobot 7-9%. Perusahaan ini memiliki backlog kontrak senilai lebih dari $150 miliar, memberikan visibilitas pendapatan untuk bertahun-tahun ke depan.
Dividend yield sekitar 2,5% dengan track record pembayaran dividen yang sangat konsisten. LMT cocok untuk investor yang menginginkan stabilitas dan income dari sektor defense.
RTX Corporation: diversifikasi aerospace dan defense
RTX (sebelumnya Raytheon Technologies) adalah hasil merger Raytheon dengan United Technologies. Perusahaan ini memiliki bisnis yang lebih terdiversifikasi antara defense dan commercial aerospace.
Produk defense RTX termasuk Tomahawk cruise missiles yang digunakan dalam serangan ke Iran, sistem Patriot, dan berbagai radar militer. Di sisi commercial, RTX memiliki Pratt & Whitney yang memproduksi mesin jet untuk pesawat komersial.
Market cap sekitar $160 miliar dengan dividend yield sekitar 2,3%. RTX menawarkan balance antara eksposur defense murni dan upside dari pemulihan industri penerbangan komersial.
Northrop Grumman (NOC): fokus pada teknologi canggih
Northrop Grumman fokus pada sistem pertahanan berteknologi tinggi termasuk B-2 stealth bomber, drone Global Hawk, dan sistem satelit militer. Perusahaan ini juga mengembangkan B-21 Raider, bomber stealth generasi terbaru.
Market cap sekitar $75 miliar dengan dividend yield sekitar 1,6%. NOC cenderung lebih volatile dibanding LMT tetapi memiliki eksposur lebih besar ke program-program defense masa depan yang high-growth.
Mau investasi di saham defense AS? Download Gotrade sekarang dan akses LMT, RTX, NOC mulai dari Rp15.000!
Cara Membangun Eksposur Defense Sendiri
Tanpa akses ke ETF defense, investor bisa membangun portofolio defense sendiri dengan kombinasi tiga saham ini.
Alokasi untuk profil konservatif
Fokuskan 50% di LMT untuk stabilitas, 30% di RTX untuk diversifikasi, dan 20% di NOC untuk growth. Kombinasi ini memberikan eksposur ke prime contractors terbesar dengan volatilitas terkendali.
Alokasi untuk profil agresif
Tingkatkan porsi NOC ke 40% untuk eksposur lebih besar ke program defense canggih, dengan LMT dan RTX masing-masing 30%. Volatilitas lebih tinggi tetapi potensi upside juga lebih besar.
Gunakan fractional shares
Di Gotrade, kamu bisa membeli fractional shares mulai dari $1. Ini memungkinkan diversifikasi ke tiga saham defense sekaligus meski dengan modal terbatas.
Risiko yang Perlu Dipertimbangkan
Ketergantungan pada kontrak pemerintah
Revenue perusahaan defense sangat tergantung kontrak pemerintah AS. Perubahan kebijakan atau pemotongan budget bisa berdampak signifikan.
Risiko de-eskalasi
Konflik meningkatkan demand senjata, tetapi de-eskalasi cepat bisa menyebabkan pullback. Investor yang entry di puncak bisa terjebak jika ketegangan mereda.
Valuasi yang sudah tinggi
Setelah rally signifikan, valuasi saham defense sudah premium. Averaging dan timing entry menjadi penting untuk mengelola risiko.
Kesimpulan
Saham defense seperti LMT, RTX, dan NOC menawarkan cara praktis untuk eksposur sektor pertahanan AS. Ketiga saham ini merupakan top holdings di ETF defense global dan mewakili porsi terbesar dari industri pertahanan AS.
Di tengah konflik AS-Israel-Iran dan peningkatan anggaran pertahanan global, sektor defense berpotensi terus outperform. Dengan fractional shares di Gotrade, investor Indonesia bisa membangun portofolio defense sendiri mulai dari $1!
FAQ
Apa bedanya beli saham defense langsung vs ETF defense?
Membeli saham langsung seperti LMT, RTX, NOC memberikan eksposur terkonsentrasi ke perusahaan pilihan tanpa expense ratio ETF. Kelemahannya adalah kurang terdiversifikasi dibanding ETF yang hold puluhan saham.
Berapa modal minimal untuk investasi di saham defense?
Di Gotrade, kamu bisa membeli fractional shares LMT, RTX, atau NOC mulai dari $1, sehingga bisa diversifikasi ke tiga saham sekaligus dengan modal terjangkau.
Saham defense mana yang paling cocok untuk pemula?
LMT adalah pilihan paling stabil dengan dividend yield tertinggi dan volatilitas terendah di antara ketiganya, cocok untuk investor pemula yang mengutamakan stabilitas.












