Membangun portofolio investasi tidak harus rumit, terutama bagi pemula. Salah satu pendekatan paling sederhana dan efektif adalah menggunakan kombinasi ETF. Dengan hanya dua ETF yang tepat, investor pemula sudah bisa mendapatkan diversifikasi luas, risiko yang lebih terkendali, dan proses pengelolaan yang relatif mudah.
Banyak pemula justru gagal konsisten karena terlalu cepat menambah banyak aset tanpa strategi jelas. Padahal, mengombinasikan dua ETF seperti ETF SPY dan ETF VTI sudah cukup untuk membentuk fondasi portofolio investasi jangka panjang yang solid.
Makanya, simak ragam strategi untuk pemula dan kesalahan yang harus kamu hindari di bawah ini.
Strategi Kombinasi ETF untuk Portofolio Pemula
Merangkum Saxo dan ActivTrades, berikut adalah beberapa strategi pentingnya.
1. Pahami peran masing-masing ETF
Langkah pertama sebelum mengombinasikan ETF adalah memahami peran setiap instrumen. SPY dan VTI sama-sama ETF saham AS, tetapi memiliki cakupan yang berbeda.
SPY fokus pada 500 perusahaan terbesar AS (large cap), sedangkan VTI mencakup seluruh pasar saham AS, termasuk mid dan small cap. Kombinasi keduanya membantu menyeimbangkan stabilitas dan potensi pertumbuhan.
2. Gunakan pendekatan core-core yang sederhana
Untuk pemula, tidak perlu langsung menerapkan strategi kompleks. Kombinasi ETF bisa diperlakukan sebagai core portfolio, bukan core-satellite.
Artinya, kedua ETF sama-sama berfungsi sebagai fondasi, bukan saling menggantikan. Pendekatan ini memudahkan pengelolaan dan mengurangi keputusan emosional.
3. Contoh kombinasi ETF SPY dan VTI
Salah satu contoh kombinasi ETF yang sederhana adalah:
- 50% ETF SPY untuk eksposur saham besar yang relatif stabil
- 50% ETF VTI untuk diversifikasi lebih luas ke seluruh pasar
Alternatif lain yang sering digunakan:
- 60% VTI dan 40% SPY untuk investor yang ingin diversifikasi lebih luas
- 70% SPY dan 30% VTI untuk investor yang lebih nyaman dengan large cap
Tidak ada komposisi “paling benar”. Pilih yang paling sesuai dengan kenyamanan risiko.
4. Kenali overlap dan kenapa tidak masalah
Salah satu pertanyaan umum adalah soal overlap saham antara SPY dan VTI. Memang ada tumpang tindih karena saham-saham besar di SPY juga ada di VTI.
Namun, bagi pemula, overlap ini bukan masalah besar. Justru overlap membantu menjaga stabilitas portofolio, sementara porsi small dan mid cap di VTI memberi potensi pertumbuhan tambahan.
5. Tetapkan tujuan jangka waktu sejak awal
Kombinasi ETF paling efektif untuk horizon jangka menengah hingga panjang. Jika tujuan investasi masih jangka pendek, fluktuasi pasar bisa terasa mengganggu.
Menentukan tujuan sejak awal membantu pemula tetap disiplin dan tidak sering mengubah komposisi portofolio tanpa alasan kuat.
6. Lakukan pembelian bertahap dan konsisten
Alih-alih menunggu waktu yang “sempurna”, pemula sebaiknya melakukan pembelian ETF secara bertahap. Pendekatan ini membantu mengurangi risiko timing dan membangun kebiasaan investasi.
Konsistensi jauh lebih penting daripada mencari entry terbaik.
7. Rebalancing secukupnya, bukan terlalu sering
Karena SPY dan VTI sama-sama ETF pasar saham AS, perubahan bobot biasanya tidak ekstrem. Rebalancing bisa dilakukan secara berkala, misalnya setahun sekali, untuk mengembalikan proporsi sesuai rencana awal.
Terlalu sering rebalancing justru menambah kompleksitas yang tidak perlu bagi pemula.
8. Jaga ekspektasi return tetap realistis
Kombinasi ETF bukan strategi untuk mengejar return ekstrem dalam waktu singkat. Tujuannya adalah pertumbuhan yang stabil dan konsisten seiring waktu.
Ekspektasi yang realistis membantu pemula bertahan saat pasar volatil tanpa panik.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Pemula
Terlalu cepat menambah ETF lain
Menambah terlalu banyak ETF di awal sering membuat portofolio sulit dipantau dan dievaluasi. Dua ETF sudah cukup untuk tahap awal.
Mengubah komposisi karena fluktuasi jangka pendek
Fluktuasi bulanan adalah hal normal. Mengubah strategi setiap kali pasar bergerak justru merusak konsistensi.
Menganggap ETF selalu aman tanpa risiko
ETF tetap memiliki risiko pasar. Diversifikasi membantu, tetapi tidak menghilangkan risiko sepenuhnya.
Kesimpulan
Kombinasi ETF adalah solusi sederhana dan efektif untuk membangun portofolio pemula. Portofolio yang baik bukan yang paling kompleks, tetapi yang paling mudah dijalankan secara konsisten.
Dengan mengombinasikan ETF SPY dan ETF VTI, investor bisa mendapatkan keseimbangan antara stabilitas saham besar dan diversifikasi pasar yang luas.
Pendekatan ini membantu pemula fokus pada hal terpenting: konsistensi, disiplin, dan tujuan jangka panjang.
Nah, jika kamu mau segera mengembangkan portofolio dengan aset-aset ETF, maka kamu bisa melakukannya lewat aplikasi Gotrade Indonesia!
Dengan fitur trading 24 jam dan deposit terjangkau, kamu bisa mulai kapan pun dan dalam kondisi apa pun! Yuk, download aplikasinya dan buat akun Gotrade hari ini.
FAQ
1. Apakah kombinasi ETF cocok untuk pemula?
Sangat cocok karena sederhana dan mudah dikelola.
2. Apakah SPY dan VTI terlalu mirip?
Ada overlap, tetapi perbedaannya justru saling melengkapi.
3. Berapa modal awal untuk kombinasi ETF?
Disesuaikan kemampuan, apalagi jika tersedia pembelian fractional shares.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.











