Banyak trader options fokus pada momen sebelum earnings. Padahal, peluang terbesar sering justru datang setelah angka keluar. Sebelum earnings, pasar sedang menebak.
Semua orang tahu angka besar akan keluar, dan itu tercermin langsung di harga options. Nah, untuk membantu kamu dalam trading post-earnings, simak pemaparan lengkap Gotrade di bawah ini!
Kenapa Peluang Tidak Selalu Ada Sebelum Earnings
Implied volatility melonjak mendekati rilis
Implied volatility (IV) bersifat forward-looking, artinya harga options mencerminkan ekspektasi pergerakan ke depan, bukan pergerakan yang sudah terjadi. Menurut Britannica Money, "options are priced high or low for a reason, such as company earnings."
Mendekati earnings, IV bisa melonjak drastis. Saham seperti TSLA kerap mencatat IV di kisaran 85% sesaat sebelum rilis laporan keuangan.
Membeli options mahal bisa rugi meski arah benar
Dengan IV setinggi itu, premi options sangat mahal. Trader yang membeli call atau put sebelum earnings mengambil risiko besar: bahkan jika saham bergerak sesuai prediksi, lonjakan harga bisa tidak cukup untuk menutup premi yang dibayar.
Apa yang Berubah Setelah Angka Keluar
Begitu earnings dirilis, ketidakpastian hilang. Dan ketika ketidakpastian hilang, IV runtuh.
IV crush: fenomena yang wajib dipahami
Fenomena ini disebut IV crush. TSLA yang IV-nya 85% sebelum earnings bisa anjlok ke 55% hanya dalam hitungan jam setelah angka keluar. Penurunan IV ini mengikis nilai options secara signifikan, bahkan jika harga saham bergerak ke arah yang benar.
Vega, salah satu Greeks options, mengukur seberapa sensitif harga options terhadap perubahan IV. Setiap kenaikan 1% pada IV, nilai options naik sekitar $0,10 per kontrak. Sebaliknya, saat IV crash, nilai options bisa luruh cepat.
Post-earnings membuka ruang untuk strategi yang lebih bersih
Setelah IV normalize, lanskap options berubah. Trader tidak lagi berspekulasi pada "seberapa besar pergerakan" tapi bisa fokus pada "ke mana arahnya." Itu adalah pertanyaan yang lebih mudah dijawab.
Kapan IV Sudah Cukup Turun untuk Entry Baru
Masuk terlalu cepat setelah earnings juga bukan pilihan terbaik. IV butuh waktu untuk benar-benar normalize.
Gunakan IV Rank sebagai acuan
IV Rank mengukur posisi IV saat ini dibandingkan range IV selama 52 minggu terakhir. Secara umum, IV Rank di atas 60 berarti IV relatif tinggi, dan menjual volatilitas (short options) lebih menguntungkan. IV Rank di bawah 30 berarti options relatif murah, dan membeli options lebih masuk akal.
NVDA misalnya, dengan IV Rank sekitar 30, memberi sinyal bahwa options saat ini relatif murah secara historis. Ini kondisi yang lebih ramah bagi pembeli options dibanding saat IV Rank di atas 60.
Strategi jual volatilitas saat IV masih tinggi pasca-earnings
Jika IV belum sepenuhnya collapse, ada peluang untuk menjual volatilitas. Iron condor adalah salah satu strategi yang relevan: sell put spread di bawah harga saat ini, sell call spread di atas, dan profit selama saham tidak bergerak terlalu jauh ke kedua arah.
Contoh pada TSLA: sell iron condor dengan struktur 240/245 puts dan 255/260 calls untuk kredit $2. Jika IV turun dan saham tetap dalam range, kedua sisi bisa expire worthless dan kredit menjadi profit penuh. Untuk memahami pemilihan expiry yang tepat dalam strategi ini, pelajari lebih lanjut soal cara menentukan expiry options.
Cara Baca Reaction vs Guidance
Earnings bukan hanya soal angka, melansir OptionsTrading, cara pasar bereaksi sering lebih penting dari angka itu sendiri.
Saham bisa turun meski earnings bagus
Ini yang disebut "sell the news." Jika ekspektasi pasar sudah sangat tinggi dan harga sudah mencerminkan skenario terbaik, bahkan earnings yang solid bisa memicu aksi jual. Trader yang sudah masuk sebelum angka keluar merealisasikan profit, dan harga pun turun.
Saham bisa naik meski earnings mengecewakan
Sebaliknya, jika ekspektasi terlalu rendah dan harga sudah memperhitungkan skenario buruk, earnings yang "kurang buruk dari yang dikhawatirkan" bisa memicu reli. Guidance ke depan sering lebih menentukan reaksi harga daripada angka kuartal itu sendiri.
Baca reaksi, lalu ambil posisi
Inilah keunggulan strategi post-earnings: trader bisa menunggu, membaca arah reaksi pasar, lalu masuk dengan posisi yang sudah punya konfirmasi arah. Bukan menebak.
Sudah siap mulai trading options di saham big tech? Download aplikasi Gotrade dan akses pasar saham AS langsung dari genggamanmu, tanpa minimum deposit yang memberatkan.
Ticker yang Sering Relevan: TSLA, META, NVDA, MSFT
Tidak semua saham sama menariknya untuk strategi post-earnings options.
Karakteristik saham big tech yang cocok
Saham dengan likuiditas options tinggi, bid-ask spread sempit, dan volatilitas historis yang signifikan adalah kandidat terbaik. Empat nama yang konsisten masuk radar adalah TSLA, META, NVDA, dan MSFT.
Pertimbangan per ticker
TSLA memiliki IV tertinggi di antara keempat nama ini, membuat strategi jual volatilitas dan iron condor paling relevan setelah earnings. META dan MSFT cenderung lebih stabil pasca-earnings, lebih cocok untuk directional spread dengan risiko terukur. NVDA, dengan siklus earnings yang kerap menggerakkan seluruh sektor AI, menawarkan peluang momentum yang kuat jika arah reaksi sudah terkonfirmasi.
Rolling posisi jika skenario berubah
Kadang posisi yang diambil pasca-earnings perlu disesuaikan. Menurut OptionsTrading.org, saat rolling options, penting untuk memperhatikan level IV karena IV yang masih tinggi membuat rolling lebih mahal.
Rolling untuk kredit lebih masuk akal dilakukan ketika IV masih elevated, memberikan ruang negosiasi yang lebih baik. Jika kamu juga mengelola saham jangka panjang, strategi covered call jangka panjang bisa menjadi pelengkap yang efektif.
Kesimpulan
Post-earnings adalah momen ketika ketidakpastian sudah berlalu dan arah mulai lebih jelas. Trader yang sabar menunggu IV normalize, membaca reaksi pasar dengan benar, dan memilih strategi yang sesuai dengan kondisi IV akan menemukan bahwa peluang terbaik sering datang bukan saat semua orang panik menebak angka, tapi justru setelah angka itu ada di tangan mereka.
Mulai trading options saham big tech AS sekarang. Download Gotrade dengan klik di sini dan akses lebih dari 600 options langsung dari aplikasi.
FAQ
Apa itu IV crush dan kenapa berbahaya bagi pembeli options?
IV crush adalah penurunan tajam implied volatility setelah earnings dirilis. Karena IV yang tinggi sudah masuk ke dalam harga options sebelum earnings, saat IV runtuh setelah angka keluar, nilai options ikut turun drastis meski saham bergerak ke arah yang benar.
Berapa IV Rank yang ideal untuk mulai menjual options setelah earnings?
IV Rank di atas 60 umumnya dianggap kondisi yang menguntungkan untuk strategi jual volatilitas seperti short straddle, iron condor, atau credit spread.
Saham big tech mana yang paling cocok untuk strategi post-earnings options?
TSLA, META, NVDA, dan MSFT adalah pilihan yang paling konsisten karena likuiditas options-nya tinggi dan pergerakan pasca-earnings cukup signifikan untuk menawarkan peluang nyata, baik untuk strategi directional maupun non-directional.












