Strategi Trend Following pada Copper: Moving Average dan Manajemen Risiko

Strategi Trend Following pada Copper: Moving Average dan Manajemen Risiko

Share this article

Strategi trend following adalah pendekatan trading yang berfokus pada mengikuti arah pergerakan harga yang sedang dominan. Dalam konteks investasi copper, strategi trend following digunakan untuk memanfaatkan tren naik atau tren turun yang terbentuk akibat perubahan siklus ekonomi dan permintaan industri.

Sebagai komoditas industri utama, copper atau tembaga sering mengalami pergerakan tren yang kuat ketika ada perubahan ekspektasi pertumbuhan global. Oleh karena itu, strategi trend following banyak digunakan dalam investasi copper maupun trading jangka menengah.

Identifikasi Tren Utama pada Harga Copper

Langkah pertama dalam strategi trend following adalah mengenali tren utama.

Secara umum, tren dapat diidentifikasi melalui struktur harga:

Selain struktur harga, trader juga dapat menggunakan garis tren atau level support dan resistance untuk memperjelas arah dominan pasar.

Dalam perubahan harga copper, tren sering terbentuk saat ada perubahan besar dalam permintaan industri, kebijakan moneter, atau kondisi ekonomi global.

Melansir Groww, penting untuk membedakan antara koreksi jangka pendek dan perubahan tren yang sesungguhnya. Tidak setiap penurunan harga berarti tren berakhir.

Moving Average Crossover dalam Strategi Trend Following

Salah satu alat populer dalam strategi trend following adalah moving average crossover.

1. Konsep dasar crossover

Moving average crossover terjadi ketika rata-rata jangka pendek melintasi rata-rata jangka panjang.

Contoh umum:

Ketika moving average jangka pendek memotong ke atas moving average jangka panjang, ini sering dianggap sebagai sinyal awal tren naik.

Sebaliknya, jika memotong ke bawah, ini bisa menjadi indikasi tren turun.

2. Konfirmasi dengan harga

Crossover sebaiknya dikombinasikan dengan struktur harga. Jika harga copper juga membentuk higher high saat golden cross terjadi, sinyal cenderung lebih kuat.

3. Hindari sinyal di pasar sideways

Moving average crossover sering menghasilkan sinyal palsu ketika pasar dalam kondisi sideways. Oleh karena itu, penting memastikan ada momentum yang jelas.

Jika kamu ingin memantau harga copper secara real-time sambil menganalisis saham tambang global yang termasuk tambang tembaga, kamu bisa menggunakan aplikasi Gotrade Indonesia untuk melihat dinamika pasar sebelum mengambil keputusan investasi.

Manajemen Risiko dalam Strategi Trend Following

Trend following dapat menghasilkan keuntungan besar saat tren kuat terbentuk, tetapi juga memiliki risiko jika tren berbalik arah.

1. Gunakan stop loss

Stop loss biasanya ditempatkan di bawah swing low terakhir dalam tren naik, atau di atas swing high terakhir dalam tren turun.

Pendekatan ini membantu membatasi kerugian jika struktur tren berubah.

2. Gunakan trailing stop

Trailing stop memungkinkan trader mengunci keuntungan saat tren berlanjut. Stop loss digeser mengikuti arah tren tanpa mempersempit ruang gerak harga terlalu cepat.

3. Tentukan ukuran posisi

Manajemen ukuran posisi penting agar satu transaksi tidak mengganggu keseluruhan portofolio.

Dalam investasi copper, volatilitas bisa meningkat ketika ada perubahan sentimen ekonomi global. Oleh karena itu, pengelolaan risiko menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi.

Kelebihan dan Keterbatasan Strategi Trend Following

Strategi trend following memiliki kelebihan dan keterbatasan.

AspekKeterangan
KelebihanDapat menangkap pergerakan besar saat tren kuat terbentuk
KelebihanSederhana dan berbasis aturan teknikal yang jelas
KeterbatasanRentan terhadap sinyal palsu di pasar sideways
KeterbatasanSering terlambat masuk di awal tren

Memahami karakter harga copper sangat penting karena komoditas ini dapat bergerak tajam saat data ekonomi atau kebijakan besar diumumkan.

Kesimpulan

Strategi trend following pada copper berfokus pada mengikuti arah tren utama tanpa mencoba menebak titik tertinggi atau terendah harga. Identifikasi tren melalui struktur harga dan moving average crossover menjadi alat utama dalam pendekatan ini.

Namun, tanpa manajemen risiko yang disiplin, perubahan tren mendadak dapat mengurangi keuntungan atau menyebabkan kerugian. Stop loss, trailing stop, dan pengaturan ukuran posisi menjadi bagian penting dari strategi.

Jika kamu ingin membangun eksposur ke sektor tembaga melalui saham tambang global atau ETF komoditas, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Gotrade Indonesia untuk mengakses pasar AS sesuai profil risiko dan tujuan investasi kamu.

FAQ

Apa itu strategi trend following pada copper?
Strategi trend following adalah pendekatan yang mengikuti arah tren harga copper untuk memanfaatkan pergerakan besar.

Apa itu moving average crossover?
Moving average crossover adalah sinyal teknikal ketika rata-rata jangka pendek memotong rata-rata jangka panjang.

Apa risiko utama trend following?
Risiko utama adalah sinyal palsu di pasar sideways dan pembalikan tren yang tiba-tiba.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade