Strategi trend following adalah pendekatan trading yang berfokus pada mengikuti arah pergerakan harga yang sedang dominan. Dalam konteks investasi copper, strategi trend following digunakan untuk memanfaatkan tren naik atau tren turun yang terbentuk akibat perubahan siklus ekonomi dan permintaan industri.
Sebagai komoditas industri utama, copper atau tembaga sering mengalami pergerakan tren yang kuat ketika ada perubahan ekspektasi pertumbuhan global. Oleh karena itu, strategi trend following banyak digunakan dalam investasi copper maupun trading jangka menengah.
Identifikasi Tren Utama pada Harga Copper
Langkah pertama dalam strategi trend following adalah mengenali tren utama.
Secara umum, tren dapat diidentifikasi melalui struktur harga:
Tren naik ditandai dengan pola higher high dan higher low
Tren turun ditandai dengan pola lower high dan lower low
Selain struktur harga, trader juga dapat menggunakan garis tren atau level support dan resistance untuk memperjelas arah dominan pasar.
Dalam perubahan harga copper, tren sering terbentuk saat ada perubahan besar dalam permintaan industri, kebijakan moneter, atau kondisi ekonomi global.
Melansir Groww, penting untuk membedakan antara koreksi jangka pendek dan perubahan tren yang sesungguhnya. Tidak setiap penurunan harga berarti tren berakhir.
Moving Average Crossover dalam Strategi Trend Following
Salah satu alat populer dalam strategi trend following adalah moving average crossover.
1. Konsep dasar crossover
Moving average crossover terjadi ketika rata-rata jangka pendek melintasi rata-rata jangka panjang.
Contoh umum:
Moving average 50 hari dan 200 hari
Moving average 20 hari dan 50 hari
Ketika moving average jangka pendek memotong ke atas moving average jangka panjang, ini sering dianggap sebagai sinyal awal tren naik.
Sebaliknya, jika memotong ke bawah, ini bisa menjadi indikasi tren turun.
2. Konfirmasi dengan harga
Crossover sebaiknya dikombinasikan dengan struktur harga. Jika harga copper juga membentuk higher high saat golden cross terjadi, sinyal cenderung lebih kuat.
3. Hindari sinyal di pasar sideways
Moving average crossover sering menghasilkan sinyal palsu ketika pasar dalam kondisi sideways. Oleh karena itu, penting memastikan ada momentum yang jelas.
Jika kamu ingin memantau harga copper secara real-time sambil menganalisis saham tambang global yang termasuk tambang tembaga, kamu bisa menggunakan aplikasi Gotrade Indonesia untuk melihat dinamika pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
Manajemen Risiko dalam Strategi Trend Following
Trend following dapat menghasilkan keuntungan besar saat tren kuat terbentuk, tetapi juga memiliki risiko jika tren berbalik arah.
1. Gunakan stop loss
Stop loss biasanya ditempatkan di bawah swing low terakhir dalam tren naik, atau di atas swing high terakhir dalam tren turun.
Pendekatan ini membantu membatasi kerugian jika struktur tren berubah.
2. Gunakan trailing stop
Trailing stop memungkinkan trader mengunci keuntungan saat tren berlanjut. Stop loss digeser mengikuti arah tren tanpa mempersempit ruang gerak harga terlalu cepat.
3. Tentukan ukuran posisi
Manajemen ukuran posisi penting agar satu transaksi tidak mengganggu keseluruhan portofolio.
Dalam investasi copper, volatilitas bisa meningkat ketika ada perubahan sentimen ekonomi global. Oleh karena itu, pengelolaan risiko menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi.
Kelebihan dan Keterbatasan Strategi Trend Following
Strategi trend following memiliki kelebihan dan keterbatasan.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Kelebihan | Dapat menangkap pergerakan besar saat tren kuat terbentuk |
| Kelebihan | Sederhana dan berbasis aturan teknikal yang jelas |
| Keterbatasan | Rentan terhadap sinyal palsu di pasar sideways |
| Keterbatasan | Sering terlambat masuk di awal tren |
Memahami karakter harga copper sangat penting karena komoditas ini dapat bergerak tajam saat data ekonomi atau kebijakan besar diumumkan.
Kesimpulan
Strategi trend following pada copper berfokus pada mengikuti arah tren utama tanpa mencoba menebak titik tertinggi atau terendah harga. Identifikasi tren melalui struktur harga dan moving average crossover menjadi alat utama dalam pendekatan ini.
Namun, tanpa manajemen risiko yang disiplin, perubahan tren mendadak dapat mengurangi keuntungan atau menyebabkan kerugian. Stop loss, trailing stop, dan pengaturan ukuran posisi menjadi bagian penting dari strategi.
Jika kamu ingin membangun eksposur ke sektor tembaga melalui saham tambang global atau ETF komoditas, kamu bisa memanfaatkan aplikasi Gotrade Indonesia untuk mengakses pasar AS sesuai profil risiko dan tujuan investasi kamu.
FAQ
Apa itu strategi trend following pada copper?
Strategi trend following adalah pendekatan yang mengikuti arah tren harga copper untuk memanfaatkan pergerakan besar.
Apa itu moving average crossover?
Moving average crossover adalah sinyal teknikal ketika rata-rata jangka pendek memotong rata-rata jangka panjang.
Apa risiko utama trend following?
Risiko utama adalah sinyal palsu di pasar sideways dan pembalikan tren yang tiba-tiba.











