6 Tips Mengelola Utang Konsumtif dengan Strategis

6 Tips Mengelola Utang Konsumtif dengan Strategis

Share this article

Utang bukan selalu hal yang buruk. Tapi ada satu jenis utang yang, jika tidak dikelola dengan benar, bisa perlahan menggerogoti kondisi keuangan tanpa disadari, yakni utang konsumtif.

Berbeda dengan utang yang digunakan untuk menghasilkan nilai, utang konsumtif tumbuh dari pengeluaran yang sifatnya habis pakai dan tidak menghasilkan aset atau pendapatan apapun di masa depan.

Kabar baiknya, utang konsumtif bisa dikelola dan dilunasi secara sistematis, asalkan ada strategi yang jelas dan komitmen untuk menjalankannya.

Pengertian Utang Konsumtif

Utang konsumtif adalah kewajiban finansial yang timbul dari pembelian barang atau jasa untuk keperluan konsumsi pribadi. Contoh paling umum adalah utang kartu kredit, pinjaman online untuk belanja, cicilan gadget, hingga pinjaman untuk liburan.

Yang membedakannya dari jenis utang lain bukan hanya tujuannya, tapi juga bunganya. Utang konsumtif umumnya memiliki suku bunga jauh lebih tinggi dibanding utang produktif.

Bunga kartu kredit di Indonesia, misalnya, bisa mencapai 1,75% per bulan atau sekitar 21% per tahun, angka yang sangat signifikan jika saldo tidak dilunasi penuh setiap bulannya.

Akibat Jika Utang Konsumtif Menumpuk

Utang konsumtif yang dibiarkan menumpuk berdampak lebih dari sekadar kondisi keuangan.

  1. Sifat bunga compounding membuatnya tumbuh lebih cepat dari perkiraan. Jika hanya membayar minimum payment, sebagian besar pembayaranmu hanya menutupi bunga, bukan pokok utang.
  2. Semakin besar cicilan yang harus dibayar, semakin sedikit ruang untuk tabungan dan investasi, menciptakan lingkaran yang sulit diputus.
  3. Tekanan finansial akibat utang menumpuk sering berdampak nyata pada kesehatan mental, mulai dari rasa cemas hingga sulit berkonsentrasi.

Ragam Tips Mengelola Utang Konsumtif

Catat semua utang yang dimiliki

Sebelum membuat strategi apapun, petakan semua utang yang ada. Catat nama kreditur, total saldo, bunga per bulan, dan minimum payment untuk setiap utang. Tanpa gambaran yang lengkap dan jujur, kamu tidak bisa membuat prioritas yang tepat.

Hentikan penambahan utang baru

Pastikan kamu tidak terus menambah utang baru di kategori yang sama. Ini seperti mencoba menguras bak mandi sementara keran masih terbuka. Jika perlu, nonaktifkan sementara kartu kredit atau hapus aplikasi pinjaman online untuk mengurangi godaan.

Strategi snowball vs avalanche

Melansir Well's Fargo, ada dua strategi pelunasan utang yang paling populer dengan pendekatan berbeda. Strategi snowball memprioritaskan pelunasan utang dengan saldo terkecil terlebih dahulu. Setelah lunas, dana dialihkan ke utang berikutnya. Pendekatan ini memberikan quick win yang memotivasi karena kamu bisa melihat satu per satu utang hilang dari daftar.

Strategi avalanche memprioritaskan utang dengan bunga tertinggi terlebih dahulu. Secara matematis lebih efisien karena meminimalkan total bunga yang dibayarkan, tapi membutuhkan lebih banyak kesabaran.

Pilih strategi yang paling sesuai dengan karakter dan kebutuhan psikologismu. Strategi terbaik adalah yang bisa kamu jalankan secara konsisten.

Negosiasikan bunga atau restrukturisasi

Banyak orang tidak menyadari bahwa bunga utang bisa dinegosiasikan. Jika kamu memiliki rekam jejak pembayaran yang baik, kreditur sering bersedia memberikan keringanan bunga atau menjadwalkan ulang cicilan. Restrukturisasi utang adalah langkah proaktif yang jauh lebih baik daripada menunggu hingga benar-benar tidak mampu membayar.

Alokasikan windfall untuk percepatan pelunasan

Setiap kali mendapatkan dana tak terduga seperti THR atau bonus, alokasikan sebagian untuk melunasi utang lebih cepat. Pembayaran ekstra langsung mengurangi pokok utang dan memangkas total bunga yang harus dibayarkan ke depan.

Bangun dana darurat secara paralel

Salah satu cara mencegah utang konsumtif bertambah adalah membangun dana darurat secara bersamaan, meski dalam jumlah kecil. Tanpa buffer ini, setiap pengeluaran tak terduga akan kembali diselesaikan dengan utang baru dan menggagalkan semua progres yang sudah dibuat.

Sudah mulai melunasi utang konsumtif dan ingin mulai membangun aset? Di Gotrade, kamu bisa mulai berinvestasi di saham dan ETF global dari pasar saham AS dengan modal mulai Rp15.000 saja!

Utang Produktif vs Konsumtif

Tidak semua utang perlu dihindari. Utang produktif adalah utang yang digunakan untuk menghasilkan nilai ekonomi di masa depan, seperti KPR, pinjaman modal usaha, atau kredit untuk peralatan kerja. Jika dikelola dengan baik, utang jenis ini bisa meningkatkan net worth atau menghasilkan pendapatan yang melampaui biaya utangnya.

Utang konsumtif sebaliknya tidak menghasilkan aset atau pendapatan apapun. Nilai barang yang dibeli langsung habis atau menyusut, sementara kewajiban finansialnya tetap berjalan.

Cara paling praktis membedakan keduanya: "Apakah utang ini membantu saya menghasilkan sesuatu, atau hanya membantu saya mengonsumsi sesuatu?" Jika jawabannya konsumsi, utang tersebut perlu dilunasi secepat mungkin.

Kesimpulan

Utang konsumtif adalah salah satu hambatan terbesar menuju kebebasan finansial. Tapi dengan pemetaan yang jujur, strategi pelunasan yang tepat, dan disiplin menjalankannya, utang konsumtif bisa diselesaikan secara sistematis.

Mulai dari langkah terkecil hari ini: hentikan penambahan utang baru, buat prioritas pelunasan, dan alokasikan setiap windfall untuk mempercepat prosesnya. Semakin cepat utang konsumtif beres, semakin besar ruang yang terbuka untuk membangun aset dan berinvestasi.

Sudah siap beralih dari melunasi utang ke membangun portofolio? Download Gotrade sekarang dan mulai investasi di saham serta ETF global dari pasar AS, terdaftar dan diawasi OJK.

FAQ

Berapa batas aman rasio utang terhadap penghasilan?

Idealnya total cicilan tidak melebihi 30% dari penghasilan bersih bulanan.

Apakah lebih baik melunasi utang dulu atau mulai investasi?

Prioritaskan pelunasan utang berbunga tinggi terlebih dahulu. Sulit menghasilkan return investasi yang mengalahkan bunga kartu kredit 21% per tahun.

Apa bedanya restrukturisasi dan refinancing utang?

Restrukturisasi adalah negosiasi ulang syarat utang dengan kreditur yang sama. Refinancing adalah memindahkan utang ke kreditur baru dengan bunga lebih rendah.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade