Analisis Saham Altria (MO) Hari Ini Gotrade Research Desk
Diperbarui: 31 Desember 2025 Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Ditulis oleh Aries Yuangga
Altria (NYSE: MO) baru saja memberi apa yang paling dicari investor income: harga diskon + dividend yield lebih besar . Setelah penurunan harga akibat sedikit miss pada pendapatan Q3, fundamental inti perusahaan tetap kokoh.
Highlight Utama:
Baca juga: Analisis Saham Intuit Inc. (INTU) Hari Ini Q3 2025 revenue (ex-excise) US$5.25B (-1.6% YoY), sedikit di bawah ekspektasi (US$5.31B).Adj. EPS US$1.45 (+5% YoY): sesuai ekspektasi.Guidance FY25 dinaikkan sedikit → US$5.41 (+4.2% YoY) tapi masih di bawah konsensus → pasar overreact.Gross margin ~72.5% & operating margin ~63.2% → pricing power masih sangat kuat.Dividend King : 60 kenaikan dividen dalam 56 tahun; dividen per kuartal US$1.06 (~7% yield pada harga sekarang).Neraca makin sehat : net debt turun ke US$22.2B ; leverage ke ~1.8x EBITDA (lebih rendah dari 2.3x tahun 2019).Buyback agresif : float turun ~10% sejak 2019.Valuasi murah : hanya 10.7x forward P/E dan 9.6x EV/EBITDA , diskon dibanding peer global.Rating: BUY.
Kandidat ideal untuk investor dividen & value. Penurunan harga saat ini = peluang emas.
Analisis Teknikal Harga Saat Ini: ~US$58.19
Baca juga: Analisis Saham International Business Machines (IBM) Hari Ini Level Penting: Support 1: US$55.53 Zona Akumulasi: US$52.82 – 50.08 → area beli utamaResistance / Target: US$68.01 (swing high sebelumnya)Invalidation: Weekly close di bawah US$50.08 → struktur bullish rusak; tunggu formasi baru.Pembacaan Chart: MO sedang konsolidasi setelah “earnings dump” dan kini bergerak sideways. Skenario dasar: penurunan bertahap menuju 52–50 sebelum rally ke 68 .
Sambil menunggu reversalnya, investor tetap dibayar 7% tiap tahun.
Rencana Trading DCA Plan Karena MO adalah saham income yang cenderung lambat bergerak, DCA lebih cocok daripada mencoba mencari bottom:
30% di US$56–55.5 40% di US$53–52.5 30% di US$51–50.2 Risk Management Trader swing: Stop di weekly close < US$50.08 Investor long-term: Fokus pada:coverage dividen tren leverage komitmen buyback Take Profit: TP1: US$63–64 TP2: US$68.01 Strategi Income Tambahan Jual cash-secured puts strike 55 / 52.5 (siap terima assignment). Setelah punya posisi, jual covered calls strike 67.5–70 . Kenapa Thesis Ini Kuat? 1️⃣ Pricing Power Tetap Kuat Meski Volume Turun Volume rokok AS terus turun, tapi MO tetap bisa naikkan harga . Margin terus meningkat vs 2019. Produk rokok tetap memiliki permintaan inelastic , memberi MO kemampuan mempertahankan margin super tinggi. 2️⃣ Blue-Chip + Dividend King = Stabilitas Jangka Panjang Marlboro US = brand rokok paling bernilai di dunia.60 kenaikan dividen dalam 56 tahun, jarang sekali ada perusahaan sekuat ini.OCF YTD US$6.0B , cukup untuk membayar dividen US$5.2B . 3️⃣ Balance Sheet & Alokasi Modal Sangat Disiplin Net debt turun sejak 2019. EBITDA naik → leverage turun ke 1.8x (lebih aman). Buyback konsisten → EPS naik walau pendapatan flat. 4️⃣ Valuasi Diskon dengan Safety Margin Besar Bandingkan EV/EBITDA:
MO: 9.5xPM: 17x BTI: 10x Imperial: 8.6x Dengan brand lebih kuat + yield lebih besar, MO seharusnya diperdagangkan lebih tinggi , bukan lebih rendah.
Risiko Regulasi flavor bans, excise tax, litigasi. Kejelasan produk NJOY / reduced-risk products — potensi gagal ekspansi. Akselerasi penurunan volume rokok. ESG pressure (valuasi mungkin stagnan lama). Kesimpulan Altria menjalankan model bisnisnya dengan textbook perfect:
Brand kuat → pricing powerCashflow tinggi → dividen amanLeverage turun → risiko menurunBuyback terus → EPS naikValuasi diskon → upside besarTidak banyak saham yang menawarkan yield 7% , stabilitas , dan buyback agresif pada saat bersamaan.
Verdict: BUY.
Akumulasi di US$56–50 .Stop di US$50 .
Target ke US$68 .
Disclaimer PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google