AADI Jual Kestrel Coal USD2,4 Miliar, Saham Melonjak 6%

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AADI Jual Kestrel Coal USD2,4 Miliar, Saham Melonjak 6%

Share this article

Gotrade News - PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) melepas kepemilikan penuh di Kestrel Coal ke Yancoal Australia senilai USD2,4 miliar atau sekitar Rp40,8 triliun. Saham AADI melonjak 6,07% ke Rp10.900 pada Rabu (15/04) merespons kabar divestasi tersebut.


Key Takeaways:

  • AADI jual Kestrel Coal ke Yancoal USD2,4 miliar, naik USD150 juta dari harga beli USD2,25 miliar di 2018
  • Saham AADI melonjak 6,07% ke Rp10.900, nilai transaksi Rp224 miliar
  • Analis Citi memperkirakan potensi dividen spesial dengan imbal hasil sekitar 15%

Tambang batu bara metalurgi Kestrel berlokasi di Queensland, Australia dan sebelumnya diakuisisi dari Rio Tinto. Adaro membeli Kestrel pada 2018 senilai USD2,25 miliar, menurut laporan Dow Jones Newswires yang dikutip IDX Channel.

Harga jual USD2,4 miliar mencatatkan keuntungan sekitar USD150 juta dari nilai akuisisi awal. Pembayaran tunai awal sebesar USD1,85 miliar akan dilakukan saat penutupan transaksi yang ditargetkan akhir kuartal ketiga 2026.

Tambahan pembayaran hingga USD550 juta dapat dilakukan selama lima tahun ke depan. Nilai tambahan tersebut disesuaikan berdasarkan rata-rata harga patokan batu bara, dilansir IDX Channel.

Yancoal Australia yang mayoritas dimiliki Yankuang Energy Group dari Tiongkok akan mengakuisisi 80% operasi tambang tersebut. EMR Capital dan Adaro Capital bertindak sebagai penjual dalam transaksi ini.

Saham AADI tercatat naik 6,07% ke Rp10.900 per saham pada pukul 09.51 WIB. Nilai transaksi mencapai Rp224,19 miliar dengan kenaikan mingguan 7,11%.

Analis Citi, Ryan Davis, menilai posisi kas bersih AADI menciptakan peluang pembagian dividen spesial. Potensi imbal hasil dividen spesial diperkirakan sekitar 15%, dilansir IDX Channel.

Saham grup Thohir lainnya juga ikut menguat seiring sentimen positif. PT Alamtri Resources Indonesia (ADRO) naik 2,45% ke Rp2.510 dan PT Alamtri Minerals Indonesia (ADMR) naik 1,04% ke Rp1.930.

Divestasi ini memungkinkan AADI fokus pada operasi batu bara termal. Eksposur terhadap batu bara metalurgi dan mineral hilir tetap dipertahankan melalui ADMR.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade