Gotrade News - Penulis buku "Rich Dad Poor Dad", Robert Kiyosaki, kembali memborong perak saat harga terkoreksi ke level $82. Langkah ini menarik perhatian investor karena dilakukan di tengah volatilitas pasar yang cukup tinggi.
Kiyosaki memprediksi harga perak akan melonjak hingga $200 per ons pada tahun 2026. Potensi kenaikan ini mencapai hampir 144% dari harga saat ini jika ramalan tersebut terbukti benar.
Key Takeaways
Robert Kiyosaki menargetkan harga perak mencapai $200 pada akhir tahun 2026.
Pelemahan Dolar AS menjadi alasan utama akumulasi aset logam mulia saat ini.
Investor disarankan menunggu level teknikal $74 untuk area akumulasi yang lebih aman.
Harga perak global baru saja mengalami penurunan tajam dari rekor tertinggi $121 ke kisaran $81. Koreksi signifikan ini justru dimanfaatkan oleh investor kawakan untuk menambah posisi strategis.

Kiyosaki mengonfirmasi pembelian 600 unit US Silver Eagles sebagai langkah antisipasi terhadap ketidakstabilan ekonomi. Keputusan ini didasari keyakinan bahwa perak adalah pelindung nilai terbaik saat ini.

Faktor utama di balik optimisme ini adalah tren pelemahan mata uang Dolar AS. Kiyosaki menilai para penabung uang fiat akan menjadi pihak yang paling dirugikan.
Data pasar menunjukkan Indeks Dolar AS telah turun lebih dari 10% dalam satu tahun terakhir. Penurunan ini membuat aset komoditas seperti perak menjadi lebih menarik bagi pemegang mata uang asing.
Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan suku bunga The Fed. Investor kini bersikap hati-hati menjelang rilis data inflasi dan tenaga kerja Amerika Serikat.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa institusi keuangan China mulai mengurangi eksposur terhadap aset AS. Pergeseran aliran dana global ini berpotensi menekan nilai tukar dolar lebih lanjut.
Kiyosaki sebelumnya sempat menyatakan berhenti membeli aset, namun aksi terbaru ini membantah keraguan tersebut. Ia menegaskan bahwa volatilitas harga jangka pendek tidak mengubah pandangan jangka panjangnya.
Strategi yang diterapkan adalah disiplin membeli saat harga menyentuh area support kuat. Kiyosaki bahkan berencana menambah muatan lebih banyak jika harga perak menyentuh level $74.
Kamu tidak perlu repot menyimpan batangan fisik untuk memanfaatkan potensi kenaikan harga perak ini. ETF iShares Silver Trust (SLV) memungkinkan kamu berinvestasi pada pergerakan harga perak secara praktis.
Instrumen ini sangat likuid dan cocok untuk menangkap peluang reli menuju target $200. Mulailah mencicil posisi investasi kamu sekarang sebelum momentum pasar berubah arah.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
Finbold, Here’s when Silver will hit $200, according to Robert Kiyosaki. Diakses pada 11 Februari 2026
Live Mint, Robert Kiyosaki believes silver prices will 'reach $200 or more in 2026'; warns about dollar trouble. Diakses pada 11 Februari 2026
Featured Image: Shutterstock











