Amazon Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $201,9 Miliar

Gotrade News - Amazon (AMZN) melaporkan pendapatan kuartal III 2026 sebesar $201,9 miliar, naik 12% dari $180,2 miliar pada kuartal III 2025, menurut rilis resmi Amazon yang terbit Jumat (30/10/2026) dini hari WIB. Laba bersih turun menjadi $20,7 miliar, atau $1,89 per saham dilusian, dari $21,2 miliar setahun sebelumnya.
Data Pasar AMZN
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian | Kapitalisasi pasar |
|---|---|---|---|
| AMZN | $243,79 | -4,25% | $2,63 triliun |
Data penutupan sesi reguler 29 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kapitalisasi pasar: harga penutupan tersebut dikali jumlah saham beredar di laporan 10-Q atau 10-K terbaru perusahaan (SEC EDGAR).
Rincian Laporan Keuangan Amazon
Menurut rilis tersebut, tanpa dampak perubahan kurs valuta asing yang tidak menguntungkan sebesar $0,9 miliar, pendapatan naik 13%. Penjualan segmen Amerika Utara naik 6% menjadi $112,9 miliar, segmen Internasional naik 5% menjadi $43,1 miliar, dan segmen AWS naik 39% menjadi $46,0 miliar. Perusahaan menyebut laju pendapatan tahunan AWS kini mencapai $184 miliar.
Laba operasional naik menjadi $28,1 miliar dari $17,4 miliar pada kuartal III 2025, dengan margin operasional 13,9%, yang menurut perusahaan merupakan margin operasional tertinggi Amazon sepanjang sejarah. Laba operasional segmen AWS tercatat $17,8 miliar, dibandingkan $11,4 miliar setahun sebelumnya.
Kenapa Ini Penting bagi Saham AMZN?
Menurut Amazon, penurunan laba bersih terutama disebabkan oleh keuntungan sebelum pajak sebesar $9,5 miliar dari investasinya di Anthropic yang tercatat pada kuartal III 2025. Perusahaan juga mencatat bahwa Prime Day tahun ini berlangsung di kuartal II untuk sebagian besar negara besar, sedangkan pada 2025 berlangsung sepenuhnya di kuartal III. Tanpa pergeseran ini, menurut perusahaan, pertumbuhan pendapatan kuartal III akan sekitar 400 basis poin lebih tinggi.
Arus kas bebas untuk dua belas bulan terakhir menjadi arus keluar $42,4 miliar, dibandingkan arus masuk $14,8 miliar setahun sebelumnya. Amazon menyebut hal ini terutama didorong kenaikan pembelian properti dan peralatan sebesar $94,8 miliar, yang sebagian besar mencerminkan investasi di kecerdasan buatan (AI). Presiden dan CEO Amazon Andy Jassy mengatakan investasi AWS di fungsionalitas dan infrastruktur membuahkan hasil, dengan proyeksi tingkat pertumbuhan pendapatan AWS di atas 40% pada 2027 dan 2028.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











