Apple Gelar Event Hari Ini, iPhone Lipat US$2.000 Dinanti

Key Takeaways
- Apple menggelar event Surprise and Shine hari ini, dengan iPhone lipat yang dilaporkan mulai US$2.000 sebagai bintang utama.
- iPhone 18 Pro dan Pro Max diperkirakan membawa chip A20 Pro berbasis 2nm, sementara model standar ditunda ke 2027.
- Bagi investor Indonesia, saham Apple (AAPL) bisa dimiliki secara fraksional mulai US$1 di Gotrade tanpa perlu menebus harga perangkatnya.
Gotrade News - Apple menggelar event tahunan bertajuk Surprise and Shine pada Rabu (9/9) pukul 10 pagi waktu Pasifik atau Kamis dini hari WIB, dan sorotan terbesar tertuju pada iPhone lipat pertama yang dilaporkan dibanderol mulai US$2.000. Menurut halaman event resmi Apple, acara disiarkan langsung lewat situs Apple, YouTube, dan aplikasi Apple TV. Perangkat lipat ini menjadi taruhan Apple untuk mengembalikan citranya sebagai inovator sekaligus membuka kategori premium baru di tengah lini iPhone yang mulai matang.
iPhone Lipat US$2.000 Jadi Pusat Perhatian
Dilaporkan bernama iPhone Duo, perangkat lipat ini diperkirakan membuka layar dalam sekitar 7,8 inci dengan layar luar 5,5 inci, mendekati bentuk iPad saat dibentangkan. Melansir Sportskeeda, versi 256GB dibanderol mulai US$2.000 dan opsi penyimpanan tertinggi bisa menembus sekitar US$3.000, lengkap dengan dua kamera 48MP serta dukungan Apple Pencil. Perlu dicatat, seluruh spesifikasi ini masih berstatus laporan media dan bocoran, bukan pengumuman resmi Apple hingga acara berlangsung.
Harga di atas US$2.000 menempatkan iPhone Duo sebagai produk termahal di lini iPhone. Analis pasar mengamati apakah perangkat ini mampu mendorong siklus upgrade baru atau sekadar melengkapi jajaran premium yang sudah ada.
iPhone 18 Pro dan Chip A20 Pro 2nm
Selain perangkat lipat, Apple diperkirakan meluncurkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Menurut MacRumors, keduanya digadang membawa chip A20 Pro yang diproduksi pada proses 2nm, kamera dengan teknologi variable aperture 48MP, Dynamic Island yang lebih kecil, dan baterai lebih besar pada model Pro Max, bersama jadwal rilis iOS 27.
Model iPhone 18 standar dilaporkan absen kali ini dan ditunda hingga awal 2027, sehingga event berfokus pada segmen premium dengan harga mulai US$1.299. Kenaikan harga turut diperkirakan seiring kelangkaan memori global.
Apple Watch Series 12 dan Fitur Kesehatan
Di sisi wearable, Apple Watch Series 12 dilaporkan menghadirkan kembali opsi casing keramik untuk pertama kalinya sejak 2020, ditambah aplikasi Readiness yang mengolah data detak jantung dan oksigen darah menjadi wawasan harian, mirip fitur yang lebih dulu ditawarkan Whoop dan Oura. Apple Watch Ultra 4 dan generasi baru AirPods juga diperkirakan ikut diperkenalkan.
Apa Artinya untuk Investor Saham AAPL
Bagi pasar, event Apple secara historis memicu perhatian besar meski reaksi harga saham Apple (AAPL) setelah peluncuran cenderung bervariasi dan kerap mengikuti pola beli rumor jual berita. Fokus investor kini tertuju pada apakah iPhone lipat mampu membuka kategori pertumbuhan baru, saat pesaing seperti Alphabet (GOOGL) sudah lebih dulu menggarap ponsel lipat dan pemasok komponen seperti Qualcomm (QCOM) turut menikmati setiap siklus perangkat baru.
Untuk investor ritel di Indonesia, momen seperti ini menegaskan bahwa eksposur ke perusahaan sebesar Apple tidak lagi menuntut modal besar. Lewat Gotrade, saham AAPL bisa dibeli secara fraksional mulai US$1, sehingga investor dapat mengikuti katalis produk tanpa harus menebus perangkat lipat yang harganya menembus US$2.000. Seperti biasa, keputusan investasi tetap perlu menimbang profil risiko masing-masing dan bukan jaminan imbal hasil.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.














