Apple Bukukan Rekor $111 Miliar di Kuartal Kedua Fiskal 2026

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Apple Bukukan Rekor $111 Miliar di Kuartal Kedua Fiskal 2026

Share this article

Gotrade News - Apple menutup kuartal Maret pada Kamis (30/04) dengan pendapatan $111,2 miliar, melampaui ekspektasi Wall Street dan mendorong segmen iPhone serta Services ke level rekor. Hasil ini mengangkat panduan kuartal Juni ke jalur pertumbuhan dua digit, meskipun perusahaan menandai keterbatasan pasokan Mac dan iPhone serta biaya memori yang lebih tinggi ke depan.

Laporan ini menjadi sinyal paling jelas bahwa siklus iPhone 17 masih dalam tahap akselerasi dan bahwa Services kini menjadi mesin utama dengan margin tinggi di platform Apple. Investor yang memantau musim laporan keuangan menafsirkan panduan ini sebagai dorongan positif bagi seluruh peta saham teknologi besar AS.


Key Takeaways:

  • Pendapatan Apple Q2 naik 17% menjadi $111,2 miliar dengan iPhone di $56,99 miliar dan Services di rekor $30,98 miliar, memberikan dorongan pada AAPL dan saham teknologi besar AS.
  • Margin kotor Services di 76,7% terhadap produk di 38,7% menjelaskan kenapa laba tumbuh lebih cepat dari pendapatan dan kenapa AAPL menahan multiple premium.
  • Panduan kuartal Juni mengarah ke pertumbuhan pendapatan 14 hingga 17%, jauh di atas konsensus analis sekitar 9,5%, sementara pasokan Mac dan biaya memori menjadi titik pemantauan.

Menurut 9to5Mac, Apple membukukan pendapatan kuartal Maret sebesar $111,2 miliar atau naik 17% secara tahunan, dengan laba per saham terdilusi $2,01 dan laba bersih $29,58 miliar. Hasil ini melampaui panduan internal perusahaan di kisaran 13 hingga 16% serta perkiraan EPS konsensus sebesar $1,94, didorong oleh siklus peluncuran iPhone 17.

Pendapatan iPhone saja mencapai $56,99 miliar, menjadi rekor kuartal Maret, dengan CEO Tim Cook menyebut permintaan luar biasa pada lini iPhone 17. Mac membukukan $8,40 miliar dibandingkan ekspektasi $8,02 miliar, sementara iPad mencatat $6,91 miliar dan Wearables, Home and Accessories menambah $7,90 miliar ke total pendapatan.

Services Memikul Cerita Margin

Dilansir The Motley Fool, pendapatan Services Apple sebesar $30,98 miliar tumbuh 16,3% secara tahunan dan membukukan margin kotor 76,7% dibandingkan 38,7% pada produk. Selisih ini mendorong margin kotor total perusahaan ke 49,3% atau naik 110 basis poin secara kuartalan, meskipun bauran perangkat keras bergeser seiring penyegaran iPhone.

Tim Cook menyebut akun bertransaksi dan akun berbayar mencapai rekor sepanjang masa, dengan pertumbuhan layanan ditopang 2,5 miliar perangkat aktif secara global. Perusahaan juga memberikan sinyal versi Siri yang lebih personal akan hadir tahun ini, menempatkan AI sebagai babak berikutnya dari monetisasi layanan, bukan sekadar cerita perangkat keras.

Bagi investor yang memegang AAPL, pesan utamanya adalah lini pendapatan berulang dengan margin tinggi sedang memikul beban paling besar pada daya laba. Perangkat keras menjadi pendorong volume, tetapi layanan menjelaskan kenapa leverage operasional terus melebar sepanjang siklus.

Pasokan, Biaya Memori, dan Panduan Juni yang Optimis

Apple menandai keterbatasan pasokan pada iPhone dan Mac sepanjang kuartal Maret, dengan permintaan melampaui kapasitas produksi pada sebagian lini produk. Biaya memori yang lebih tinggi juga diperkirakan menekan margin kotor produk pada kuartal Juni, menjadi titik pemantauan bagi estimasi ke depan.

Panduan kuartal Juni mengarah ke pertumbuhan pendapatan 14 hingga 17% secara tahunan, jauh di atas konsensus analis di kisaran 9,5% atau sekitar $103 miliar. Laju premium ini di kuartal yang biasanya lebih lemah memberikan sinyal siklus iPhone 17 masih dalam tahap akselerasi, bukan puncak.

Implikasi rantai pasok meluas ke ekosistem semikonduktor. TSM berpotensi mendapat manfaat dari kelanjutan volume unit iPhone 17, sementara eksposur modem dan konektivitas mengalir melalui QCOM seiring siklus berjalan.

Komentar biaya memori juga memperkuat sinyal pengetatan DRAM dan NAND yang sebelumnya disampaikan hyperscaler musim ini. Aliran efeknya positif bagi pemasok memori dan menjadi hambatan margin jangka pendek bagi integrator perangkat keras di sektor ini.

Implikasi untuk Alokasi Saham Teknologi

Kombinasi kejutan positif pendapatan, rekor Services, dan panduan kuartal Juni yang lebih tinggi memberikan amunisi baru bagi pelaku bullish saham teknologi besar AS. Pemegang posisi melalui kendaraan terdiversifikasi seperti QQQ menangkap dampak rambatan ke nama mega-cap lain tanpa konsentrasi pada satu saham.

Saham mega-cap rekan di software dan platform melaporkan kinerja ke pasar yang kini lebih percaya bahwa flywheel perangkat keras dan layanan konsumen mampu menopang pertumbuhan ke depan. Hasil Apple secara efektif menaikkan ambang yang harus dipenuhi kelompok megacap lain pada ekspansi margin yang dipimpin layanan.

Pengumuman suksesi CEO menambah narasi kedua di luar fundamental menjelang transisi September. Tim Cook akan beralih ke posisi executive chairman pada 1 September 2026, dengan senior vice president of hardware engineering John Ternus naik menjadi CEO, membingkai babak kepemimpinan berikutnya bagi pemegang AAPL.

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade