AS Tekan Amerika Latin, Rantai Pasok Global Terancam

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
AS Tekan Amerika Latin, Rantai Pasok Global Terancam

Share this article

Gotrade News - Pemerintahan Presiden Donald Trump memperketat tekanan ekonomi dan operasi militer di kawasan Amerika Latin. Langkah agresif ini memaksa negara berkembang memilih antara Amerika Serikat atau China.

Kebijakan luar negeri baru ini secara langsung mengancam stabilitas rantai pasok perdagangan global. Investor perlu mengantisipasi potensi volatilitas pada aset berisiko dan bursa saham negara berkembang.

Key Takeaways:

  • AS melancarkan serangan militer dan sanksi ekonomi di kawasan Amerika Latin.

  • Kebijakan ini bertujuan memotong dominasi investasi dan infrastruktur perdagangan China.

  • Ketegangan baru ini berpotensi mengganggu stabilitas iklim investasi pasar berkembang.

Pergeseran Arus Perdagangan Global

Amerika Serikat baru saja menjatuhkan larangan perjalanan bagi tiga pejabat asal Chile. Hukuman ini terkait rencana pembangunan kabel serat optik bawah laut bersama China.

Pemerintah Panama juga telah mengambil alih dua pelabuhan strategis dari perusahaan Hong Kong. Menurut laporan AP News pada Jumat (06/03), tindakan ini terjadi akibat ancaman Trump.

China sebelumnya mendominasi nilai investasi di kawasan tersebut selama sepuluh tahun terakhir. Data lembaga riset AidData mencatat total pinjaman China mencapai 153 miliar dolar.

Penurunan pengaruh ekonomi AS ini coba dibalikkan melalui intervensi agresif secara diplomatik. Kondisi ini membuat operasional perusahaan China seperti Alibaba rentan mengalami gangguan suplai.

Intervensi Militer dan Stabilitas Pasar

Amerika Serikat kini menggunakan kekuatan militer untuk mengamankan dominasi di benua tersebut. Menurut laporan Al Jazeera pada Kamis (05/03), Gedung Putih mengonfirmasi pergeseran fokus ini.

Militer AS dilaporkan mulai menargetkan jaringan kartel narkoba lintas negara secara langsung. Operasi udara di Laut Karibia sejauh ini telah memicu seratusan korban jiwa.

Pentagon juga telah meluncurkan operasi militer gabungan bersama negara Ekuador minggu ini. Tindakan keras ini menambah lapisan ketidakpastian bagi stabilitas iklim investasi di sana.

Pakar menilai kebijakan luar negeri ini akan memicu polarisasi tajam di kawasan. Negara beraliran kanan akan mendekat ke Washington sementara pemerintah kiri mempertahankan investasi China.

Ketegangan geopolitik regional ini berpotensi memicu sentimen penghindaran risiko di bursa global. Investor indeks pasar Amerika seperti S&P 500 ETF perlu mengantisipasi fluktuasi jangka pendek.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:

 


 

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade