Gotrade News - Presiden Donald Trump pada Selasa (03/03) menyatakan bahwa AS akan mengawal kapal tanker di Selat Hormuz. Langkah pemerintah ini bertujuan untuk mencegah ancaman krisis energi global akibat memanasnya perang dengan Iran.
Namun intervensi ini belum mampu meredakan kepanikan para pelaku pasar komoditas secara instan. Harga minyak mentah Brent pada Rabu (04/03) justru melonjak tajam menuju level $84 per barel.
Key Takeaways:
-
Harga minyak Brent melesat hingga 12% dalam dua hari terakhir akibat konflik di Timur Tengah.
-
Pemerintah AS bersiap memberikan pengawalan angkatan laut dan asuransi bagi kapal komersial di Selat Hormuz.
-
Pasar masih meragukan efektivitas rencana tersebut dalam memulihkan arus pasokan energi global secara cepat.
Analis dari ING Groep NV menilai kapal militer AS berpotensi menjadi sasaran serangan Iran selanjutnya. Kondisi berbahaya tersebut membuat pedagang minyak ragu bahwa pemulihan arus logistik dapat terjadi secara cepat.
Gangguan pasokan di Selat Hormuz ini mulai berdampak langsung pada para produsen utama Timur Tengah. Laporan dari Bloomberg mengungkapkan bahwa Irak terpaksa mulai menutup operasional ladang minyak terbesarnya saat ini.
Merespons situasi pasokan tersebut, institusi Goldman Sachs memutuskan untuk menaikkan proyeksi harga minyak Brent menjadi $76. Pengetatan pasokan mendadak ini sangat berpotensi mendorong kenaikan biaya operasional di berbagai sektor industri global.
Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.
Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!
Referensi:
-
Bloomberg, Trump Says US Will Escort, Insure Oil Tankers Amid the Iran War. Diakses 4 Maret 2026
-
Bloomberg, Oil Jumps Again as US Escort Plan for Hormuz Fails to Bring Calm. Diakses 4 Maret 2026
-
Featured Image: Shutterstock












