Gotrade News - Pasar saham Australia mengalami lonjakan 1% pada saat ASX tampil kuat usai pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait perang Iran. Kondisi ini ditandai dengan potensi berakhirnya konflik di Timur Tengah meskipun Selat Hormuz tersebut belum sepenuhnya terbuka.
Key Takeaways:
- ASX naik 1% merespons kemungkinan akhir perang Iran.
- Trump menyebutkan strategi mengakhiri konflik meski Selat Hormuz tertutup.
- Peningkatan saham teknologi dan minyak tambang terjadi di pasar Australia.
Penguatan saham ASX didorong pernyataan Trump yang mempertimbangkan menyudahi operasi militer di Iran. Berita ini menyebabkan indeks S&P/ASX 200 berbalik arah dari penurunan 0,5% menjadi naik hingga 1% di angka 8544,60. Secara bulanan, bagaimanapun, indeks masih mengalami penurunan terbesar sejak Juni 2022.
Pergerakan yang positif ini juga memengaruhi harga minyak Brent yang turun 1,1% ke angka $US106,19 per barel. Konsekuensi ini mungkin menjadi dorongan bagi sektor energi yang berjuang menutup bulan dengan kenaikan 20% dibandingkan bulan lalu.
Komentar VanEck menandai volatilitas di pasar yang semakin terlihat jelas bulan ini. Meski saham teknologi mengalami penurunan Senin sebelumnya, kini terlihat adanya rebound signifikan dengan Xero memimpin kenaikan 8,4%.
Bank besar Australia juga menarik dukungan besar. Westpac mencatatkan kenaikan 2,1% sementara Commonwealth Bank dan ANZ keduanya naik 1,1%.
Pada sektor emas, harga mengalami kenaikan 1,4% saat The Federal Reserve mempertahankan ekspektasi inflasi jangka panjang tetap stabil di tengah eskalasi konflik baru-baru ini.
Di lain sisi, sektor energi mengalami penurunan dimana Woodside Energy dan Santos masing-masing turun 0,6% dan 1,2%. Siaran berita juga menyoroti debut kuat Koala di ASX dengan saham melonjak 12% di atas harga IPO.
Referensi:
- Bloomberg, Stock Futures, Bonds Advance on Trump War Report: Markets Wrap. Diakses 31 Maret 2026
- CNBC, cnbc daily open trump is doubling down on rhetoric to end the iran war. Diakses 31 Maret 2026
- Australia Financial Review, Central Iran rocked by massive explosions; Trump may end war without reopening Hormuz. Diakses 31 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












