Azenta Anjlok 13% dan Gaxos Melonjak 19% di After-Hours

Rendy Andriyanto
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Azenta Anjlok 13% dan Gaxos Melonjak 19% di After-Hours

Share this article

Gotrade News - Dua saham mencatat pergerakan drastis di perdagangan after-hours dengan arah berlawanan. Azenta (AZTA) anjlok 13,65% ke $21,00 setelah pengajuan SEC oleh eksekutif barunya, sementara Gaxos (GXAI) melonjak 19,35% ke $1,48 berkat pengumuman ekspansi platform AI.


Poin Penting

  • Azenta (AZTA) turun 13,65% di after-hours ke $21,00 setelah pengajuan Form 3 SEC oleh William E. Martin III, Presiden Multiomics baru
  • Gaxos (GXAI) naik 19,35% ke $1,48 setelah mengumumkan tiga fitur AI baru di platform Gaxos Labs
  • Kedua pergerakan terjadi di luar jam perdagangan reguler, mencerminkan sensitivitas pasar terhadap katalis korporat

Saham Azenta ditutup di $24,32 pada sesi reguler, naik 3,68% selama jam perdagangan normal. Namun harga langsung tertekan ke $21,00 di after-hours, mencatat penurunan 13,65%.

Pemicu penurunan adalah pengajuan Form 3 ke SEC pada 16 April 2026 oleh William E. Martin III, yang menjabat sebagai Presiden divisi Multiomics di Azenta. Pengajuan ini merupakan pernyataan awal kepemilikan saham berdasarkan Pasal 16(a) Securities Exchange Act 1934.

Dokumen SEC menunjukkan bahwa eksekutif tersebut tidak memiliki kepemilikan saham benefisial. Azenta saat ini diperdagangkan mendekati ujung bawah rentang tahunannya antara $19,87 hingga $41,73 dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,12 miliar.

Di sisi berlawanan, Gaxos mengumumkan ekspansi platform Gaxos Labs setelah penutupan pasar reguler. Tiga fitur baru yang diluncurkan mencakup AI Music Generation, AI Chat, dan AI 3D Model Creation.

CEO Gaxos, Vadim Mats, menyatakan penambahan ini secara signifikan meningkatkan cakupan platform dan mendukung permintaan yang terus tumbuh untuk alat AI generatif. Saham melonjak 19,35% ke $1,48 di perdagangan after-hours dari penutupan $1,24.

Gaxos yang berbasis di New Jersey memiliki kapitalisasi pasar $12,67 juta dengan pendapatan Q4 sebesar $1,24 juta. Perusahaan sebelumnya menjalin kemitraan dengan BytePlus (unit enterprise ByteDance) pada Februari untuk alat video AI.

Kedua pergerakan saham ini terjadi dengan volume yang terbatas dibanding sesi reguler. Investor perlu memverifikasi apakah momentum ini akan berlanjut saat pasar dibuka kembali.

Sumber

Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade