Baker Hughes Rilis Laba Kuartal III 2026, Pendapatan $8,0 Miliar

Gotrade News - Baker Hughes (BKR) melaporkan pendapatan kuartal III 2026 sebesar $8,0 miliar dan laba bersih atributabel $411 juta, menurut rilis resmi Baker Hughes yang terbit Rabu (28/10/2026) pukul 04.05 WIB. Pesanan kuartal ini mencapai $10,8 miliar, dengan laba per saham dilusian disesuaikan $0,70.
Data Pasar BKR
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian | Kapitalisasi pasar |
|---|---|---|---|
| BKR | $59,00 | +5,34% | $58,6 miliar |
Data penutupan sesi reguler 27 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com. Kapitalisasi pasar: harga penutupan tersebut dikali jumlah saham beredar di laporan 10-Q atau 10-K terbaru perusahaan (SEC EDGAR).
Rincian Laporan Keuangan Baker Hughes
Menurut rilis tersebut, pendapatan kuartal III 2026 tercatat $8.025 juta, naik 14% dari $7.010 juta pada kuartal III 2025. Laba bersih yang diatribusikan kepada Baker Hughes turun 33% menjadi $411 juta dari $609 juta, dan laba per saham dilusian GAAP turun 33% menjadi $0,41 dari $0,61. Laba per saham dilusian disesuaikan, ukuran non-GAAP, naik 2% menjadi $0,70 dari $0,68.
Pesanan mencapai $10.764 juta, naik 31% dari $8.207 juta setahun sebelumnya, termasuk pesanan segmen Industrial & Energy Technology (IET) sebesar $5,9 miliar. Sisa kewajiban kinerja (RPO) tercatat $46,4 miliar, termasuk RPO IET sebesar $39,4 miliar yang disebut perusahaan sebagai rekor. EBITDA disesuaikan mencapai $1.415 juta, arus kas dari aktivitas operasi $1.005 juta, dan arus kas bebas $769 juta.
Pada kuartal ini, Baker Hughes juga menuntaskan akuisisi tunai Chart Industries. Perusahaan antara lain mencatat pesanan pembangkit listrik 1,1 gigawatt untuk sebuah perusahaan teknologi besar AS guna mendukung infrastruktur komputasi AI, serta kontrak sistem bawah laut untuk pengembangan lapangan Geng North dan Gehem di Indonesia dari Searah North Ganal Limited, anak usaha Searah Limited yang merupakan perusahaan patungan Eni dan PETRONAS.
Kenapa Ini Penting bagi Saham BKR?
Menurut perusahaan, permintaan yang luas dari pusat data, sektor antariksa, LNG, dan infrastruktur gas mendukung keputusan menaikkan panduan pesanan IET untuk setahun penuh, serta menaikkan proyeksi pesanan IET Horizon 2, yaitu periode 2026 hingga 2028, menjadi lebih dari $50 miliar. Perusahaan menyebut pertumbuhan backlog memberi visibilitas pendapatan yang lebih besar.
Dibanding kuartal II 2026, pendapatan naik 19% dari $6.742 juta, sementara laba bersih atributabel turun 40% dari $681 juta, menurut tabel dalam rilis. Simonelli dalam rilis tersebut menyebut ketahanan energi, meningkatnya permintaan AI, dan pasar yang sedang tumbuh sebagai sumber peluang baru di segmen hulu energi, infrastruktur energi, dan pasar industri yang dilayani perusahaan.
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











