FirstEnergy Rilis Laba Kuartal III 2026, Core EPS $0,98

Gotrade News - FirstEnergy Corp. (FE) melaporkan laba GAAP kuartal III 2026 sebesar $557 juta atau $0,96 per saham dengan pendapatan $4,6 miliar, menurut rilis resmi FirstEnergy yang terbit Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Laba inti (Core EPS, non-GAAP) tercatat $0,98 per saham.
Data Pasar FE
| Kode | Harga penutupan | Perubahan harian |
|---|---|---|
| FE | $46,27 | +0,19% |
Data penutupan sesi reguler 27 Oktober 2026 waktu New York. Harga dan perubahan: Yahoo Finance, dicek silang dengan harga penutupan di Nasdaq.com.
Rincian Laporan Keuangan FirstEnergy
Pada kuartal III 2025, FirstEnergy mencatat laba GAAP $441 juta atau $0,76 per saham dengan pendapatan $4,1 miliar. Core EPS kuartal III 2026 sebesar $0,98, dibandingkan $0,83 per saham pada periode yang sama tahun lalu. Menurut tabel rekonsiliasi perusahaan, total pos khusus (special items) pada kuartal ini senilai $0,02 per saham.
Untuk sembilan bulan pertama 2026, laba GAAP mencapai $1,3 miliar atau $2,16 per saham dengan pendapatan $12,4 miliar, dibandingkan $1,1 miliar atau $1,85 per saham dengan pendapatan $11,3 miliar pada periode yang sama 2025. Core EPS sepanjang tahun berjalan sebesar $2,20, naik 9% dari $2,02 per saham, menurut perusahaan.
FirstEnergy menegaskan kembali panduan Core EPS 2026 di kisaran $2,62 hingga $2,82 per saham dan memperkirakan hasilnya berada di titik tengah atau sedikit di atasnya. "Kami memenuhi komitmen kami sambil memposisikan FirstEnergy untuk fase pertumbuhan berikutnya," kata Chairman, Presiden, dan CEO Brian X. Tierney dalam rilis tersebut. Manajemen dijadwalkan memaparkan hasil ini dalam telekonferensi analis pada Rabu (28/10/2026) pukul 20.00 WIB.
Kenapa Ini Penting bagi Saham FE?
Menurut perusahaan, hasil kuartal ini mencerminkan berlanjutnya strategi investasi, disiplin keuangan, dan perbaikan operasional di wilayah layanannya. FirstEnergy juga menegaskan kembali proyeksi pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) Core EPS di dekat batas atas kisaran 6% hingga 8% sampai 2030, yang didukung rencana investasi modal Energize365 senilai $36 miliar selama lima tahun. Dalam sembilan bulan pertama 2026, perusahaan telah menyalurkan $4,9 miliar untuk program tersebut.
Perusahaan menyebut permintaan listrik yang sudah dikontrak dari pelanggan beban besar mencapai 7,9 gigawatt, hampir dua kali lipat sejak awal tahun, dan sedang dalam negosiasi untuk sekitar 4 gigawatt tambahan. FirstEnergy memperkirakan rencana investasi transmisi 2026 sampai 2030 senilai $19 miliar bertambah setidaknya 25% saat diperbarui untuk periode 2027 sampai 2031. Perusahaan juga memperkirakan keputusan akhir Komisi Layanan Publik West Virginia atas pembangkit gas Maidsville Energy Center keluar pada kuartal IV 2026.
Selanjutnya dipantau: FirstEnergy membayar dividen kuartalan 46,5 sen per saham pada Selasa (1/12/2026) kepada pemegang saham yang tercatat per Jumat (6/11/2026).
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi, bukan nasihat investasi. Keputusan investasi ada di tangan kamu setelah melakukan riset mandiri.
Artikel ini disusun dengan bantuan AI dan diperiksa oleh tim Gotrade sebelum terbit.
Sumber
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.
Investasi saham berisiko tinggi dan tidak sesuai untuk semua orang. Lakukan analisis pribadi sebelum memutuskan.











