Gotrade News - China menyiapkan rencana data center AI senilai $295 miliar. Rencana ini bertujuan menyingkirkan Nvidia dan memprioritaskan chip Huawei.
Lonjakan belanja infrastruktur AI ini menyalakan perlombaan pembangunan global. Investor saham AS kini menyoroti pemasok jaringan dan pengembang data center.
Key Takeaways
China mengarahkan sekitar 2 triliun yuan untuk membangun jaringan data center AI nasional.
Meta meluncurkan program pelatihan $115 juta untuk pekerja konstruksi data center.
CoreWeave menjajaki penjualan obligasi euro guna mendanai ekspansi infrastruktur AI.
Dilansir Yahoo Finance, China akan mengarahkan sekitar 2 triliun yuan selama lima tahun. Dana itu setara $295 miliar untuk jaringan komputasi nasional.
Rencana ini mensyaratkan minimal 80% teknologi dari pemasok domestik seperti Huawei. Langkah tersebut secara efektif menyingkirkan Nvidia dan AMD dari pasar besar itu.
Menurut Capacity, badan perencana NDRC sedang menyusun cetak biru proyek tersebut. Perusahaan negara seperti China Mobile akan mengoperasikan sebagian besar pusat komputasi.
Meta Perluas Belanja Infrastruktur
Di Amerika Serikat, Meta Platforms (META) meluncurkan America's Workforce Academy senilai $115 juta. Program ini melatih pekerja terampil untuk membangun data center AI.
Melansir CBS News, pelatihan gratis itu menjamin penempatan kerja bagi lulusannya. Program akan dibuka di Louisiana, Ohio, Indiana, dan Texas, lokasi proyek data center Meta.
Meta juga dilaporkan berdiskusi menyewa fasilitas data center dari CleanSpark. Menurut Insider Monkey, fasilitas di Georgia itu berkapasitas sekitar 250 megawatt.
Belanja besar-besaran ini mendongkrak permintaan untuk perangkat jaringan dan optik. Pemasok seperti Arista Networks (ANET) menjadi penerima manfaat langsung dari lonjakan kapasitas tersebut.
McKinsey memperkirakan pembangunan data center global bisa mencapai $7 triliun pada 2030. Angka itu menggambarkan skala perlombaan infrastruktur yang sedang berlangsung.
Sementara itu, posisi Nvidia (NVDA) di pasar China menghadapi tekanan baru. Pembatasan domestik berpotensi memangkas salah satu pasar pertumbuhan utamanya yang besar.
CoreWeave, penyedia kapasitas data center AI, menjajaki penjualan obligasi euro perdana. JPMorgan disebut mengorganisir panggilan dengan investor Eropa untuk transaksi tersebut.
Perusahaan itu telah mengumpulkan lebih dari $20 miliar pendanaan sepanjang 2026. Dana itu menopang hampir 50 data center di Amerika Utara dan Eropa.
Program pelatihan Meta menyasar tukang las, teknisi serat optik, dan teknisi listrik. Lulusan akan menerima sertifikat sekaligus tawaran kerja yang terjamin.
Teknisi data center bisa memperoleh gaji median sekitar $88.000 per tahun. Angka itu mencerminkan permintaan tinggi terhadap tenaga kerja terampil di sektor ini.
Rencana China merupakan bagian dari program infrastruktur "Six Networks" yang lebih luas. Beijing ingin meletakkan fondasi pengembangan AI domestik untuk jangka panjang.
Bagi investor ritel, tema infrastruktur AI bergeser dari chip ke pembangunan fisik. Permintaan listrik, jaringan, dan tenaga kerja kini menjadi titik fokus baru.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.