Laba Costco Q3 FY2026 Naik 15%, Rencana 30 Gerai Baru
Rendy Andriyanto
Gotrade Team
Ditinjau oleh Analis Internal Gotrade
Share this article
Gotrade News - Costco Wholesale (COST) membukukan pendapatan kuartal ketiga fiskal 2026 sebesar USD 70,52 miliar atau naik 11,5% secara tahunan. Laba bersih melonjak 15% menjadi USD 2,19 miliar dengan laba per saham USD 4,93 dari USD 4,29 tahun lalu.
Hasil ini melampaui estimasi analis sekitar USD 69,81 miliar dan menegaskan ketahanan model klub keanggotaan di tengah ketidakpastian makro. Sentimen positif ini turut menopang minat investor pada saham ritel premium di bursa Amerika Serikat.
Key Takeaways
Pendapatan Costco Q3 FY2026 mencapai USD 70,52 miliar, naik 11,5% tahunan dan melampaui konsensus analis.
Laba bersih naik 15% menjadi USD 2,19 miliar dengan EPS USD 4,93 dari USD 4,29.
Manajemen menargetkan 30 gerai baru per tahun dengan capex USD 6,5 miliar pada fiskal 2026.
Pendorong Kinerja Kuartal Ketiga
Menurut The Motley Fool, jumlah anggota berbayar tumbuh 4,1% dan pendapatan iuran keanggotaan mencapai USD 1,37 miliar atau naik 10,7%. Pertumbuhan ini menjadi indikator kunci karena iuran adalah penopang margin utama bisnis Costco.
Penjualan e-commerce hampir menyentuh USD 5 miliar dengan lalu lintas situs naik 37% secara tahunan. Volume SPBU juga memecahkan rekor seiring harga bahan bakar nasional naik ke USD 4,42 per galon.
Dilansir Seeking Alpha, CEO Ron Vachris menyebut proposisi nilai berjalan baik di tengah ketidakpastian makro global. Manajemen memperkirakan kinerja penjualan komparabel di luar gas tetap berada di kisaran 6% hingga 7%.
Ekspansi Gerai dan Risiko yang Mengintai
Costco merinci rencana membuka lebih dari 30 gerai baru per tahun dengan belanja modal USD 6,5 miliar pada fiskal 2026. Program keanggotaan eksekutif yang baru diluncurkan di China juga menunjukkan traksi awal yang kuat menurut manajemen.
Namun margin kotor menyusut menjadi 11,04% dari 11,25% akibat tekanan margin makanan segar dan biaya transportasi. Manajemen turut menyoroti risiko tarif, inflasi biaya, tekanan harga resin, dan gangguan logistik di Timur Tengah.
Saham Costco (COST) diperdagangkan pada rasio P/E forward 48,5, lebih tinggi dibandingkan Walmart di 41. Sahamnya juga sudah naik sekitar 15% sejak awal tahun, mencerminkan ekspektasi tinggi pasar.
The Motley Fool merekomendasikan investor menunggu di pinggir lapangan karena katalis margin jangka pendek dinilai terbatas. Fundamental tetap kuat, tetapi valuasi premium membuat ruang kenaikan jangka pendek menjadi lebih sempit bagi pemegang saham baru.
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.