Gotrade Daily: Data Tenaga Kerja AS Jadi Penentu Malam Ini

Laporan tenaga kerja September dirilis malam ini, setelah imbal hasil obligasi AS sempat menyentuh level tertinggi sejak 2002.
Wall Street membuka Oktober dengan kenaikan tipis. Menurut CNBC, S&P 500 naik 0,2% pada Kamis, sementara Dow Jones dan Nasdaq ditutup sedikit menguat. Ketiga indeks masih menuju penurunan mingguan.
Imbal hasil US Treasury 10 tahun sempat menyentuh 5,344%, level tertinggi sejak 2002, sebelum turun kembali. Malam ini, pasar menunggu satu data yang bisa mengubah arah ekspektasi suku bunga: laporan tenaga kerja AS.
Watchlist Malam Ini
| Saham | Pergerakan | Yang Harus Diperhatikan |
|---|---|---|
| NVDA | +1,09% Kamis di US$230,86 | Saham chip AI peka terhadap imbal hasil. Perhatikan reaksinya setelah data tenaga kerja rilis. |
| AVGO | -2,15% Kamis di US$343,64 | Saham infrastruktur AI lain yang peka terhadap suku bunga. Perhatikan reaksinya terhadap data tenaga kerja. |
| XOM | +0,66% Kamis di US$163,82 | Brent naik 4,4% Kamis setelah laporan pengiriman kapal induk ketiga AS ke Timur Tengah. Perhatikan harga minyak malam ini. |
| NKE | -0,71% Kamis di US$35,15; after-hours -8,71% ke US$32,09 | Penjualan kuartal I di bawah estimasi dan rencana restrukturisasi. Perhatikan reaksi saat pasar reguler dibuka. |
Sumber: harga penutupan dan after-hours dari StockAnalysis. Yang Harus Diperhatikan: CNBC (NVDA, AVGO, NKE), CNBC Daily Open (XOM).
Katalis Malam Ini
Laporan tenaga kerja September
Biro Statistik Tenaga Kerja AS merilis data nonfarm payrolls pukul 19.30 WIB. Menurut CNBC, konsensus Dow Jones memperkirakan tambahan 84 ribu lapangan kerja, dengan tingkat pengangguran tetap di 4,1%. Fed funds futures menunjukkan peluang 72% The Fed menahan suku bunga pada Oktober.
Pejabat The Fed masih condong ketat
Presiden Fed Dallas Lorie Logan memperkirakan masih dibutuhkan setidaknya dua kenaikan suku bunga 25 basis poin, menurut Seeking Alpha. Gubernur Fed Lisa Cook menyebut pembangunan infrastruktur AI sebagai risiko inflasi terbesar untuk 2027, menurut Investing.com. Namun ekonom Natixis Christopher Hodge menilai data yang kuat saja kemungkinan belum cukup mendorong kenaikan suku bunga pada Oktober.
Nike melaporkan penjualan di bawah estimasi
Nike (NKE) mencatat laba US$0,48 per saham, di atas estimasi US$0,43, namun pendapatan US$11,21 miliar berada di bawah estimasi US$11,32 miliar, menurut CNBC. Penjualan turun 4% karena pelemahan di China, dan Nike mengumumkan rencana restrukturisasi.
Denyut Pre-market 📊
Pada Jumat pagi waktu AS, kontrak berjangka S&P 500 naik 0,26%, Dow Jones naik 0,24%, dan Nasdaq-100 naik 0,42%, menurut CNBC. Perdagangan pre-market saham AS dibuka pukul 15.00 WIB.
Catatan Makro 📝
Brent naik 4,4% ke US$102,31 per barel pada Kamis setelah laporan pengiriman kapal induk ketiga AS ke Timur Tengah, menurut CNBC. Bursa Asia melemah pada Jumat, dengan Hang Seng turun 2,48%.
Kesimpulan
Data tenaga kerja malam ini menjadi ujian utama bagi pasar setelah lonjakan imbal hasil pekan ini. Angka yang jauh dari konsensus, ke arah mana pun, bisa memengaruhi ekspektasi suku bunga.
Harga minyak yang tinggi menambah lapisan risiko inflasi yang ikut dipantau The Fed.
Saham apa yang sedang kamu pantau malam ini?
Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.













