Jakarta, Gotrade News - The Walt Disney Company resmi menyetujui pembayaran denda perdata sebesar US$10 juta.
Sanksi ini dijatuhkan untuk menyelesaikan tuduhan pelanggaran undang-undang pengumpulan data federal yang melindungi privasi anak-anak.
Keputusan ini menjadi peringatan penting bagi perusahaan media terkait kepatuhan regulasi data digital di platform pihak ketiga.
Key Takeaways
- Disney didenda karena gagal melabeli konten anak dengan benar di YouTube.
- Kelalaian ini memicu pengumpulan data ilegal untuk iklan tertarget pada anak.
- Perusahaan kini wajib menerapkan program peninjauan konten yang jauh lebih ketat.
Baca Juga: Prospek Wall Street 2026: Masih Ada Potensi Cuan atau Mulai Rawan?
Masalah bermula ketika Disney dituduh gagal menandai video tertentu secara tepat sebagai konten yang ditujukan untuk anak-anak.
Kondisi ini memungkinkan mitra iklan menargetkan penonton di bawah usia 13 tahun dan mengumpulkan data pribadi mereka tanpa izin.
Menurut dokumen pengadilan yang dikutip Reuters, praktik tersebut melanggar aturan Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA).
Departemen Kehakiman AS (DOJ) menyebut video yang bermasalah tersebar di kanal populer seperti Pixar dan Disney Animation Studios.
Pelanggaran ini melibatkan karakter kartun terkenal dari film-film besar seperti Frozen, Coco, dan The Incredibles.
Dalam pernyataan kepada Axios yang dilansir Gizmodo, juru bicara Disney menegaskan bahwa insiden ini hanya terbatas pada YouTube.
Mereka memastikan bahwa platform digital yang dimiliki dan dioperasikan langsung oleh Disney aman dari isu pelanggaran ini.
Kasus ini merupakan tindak lanjut dari pengetatan aturan COPPA setelah YouTube sendiri didenda US$170 juta pada 2019.
Selain denda finansial, pengadilan kini mewajibkan Disney membuat program khusus untuk memastikan kepatuhan hukum di masa depan.
Baca Juga: Mobil Listrik Mulai Ditinggalkan? Tren Hibrida Kini Ambil Alih Pasar
Referensi:
- Gizmodo, Disney to Pay $10 Million After Feds Say It Broke Kids’ Privacy Rules on YouTube. Diakses pada 2 Januari 2026
- Reuters, Disney Agrees to Pay $10 Million to Resolve Alleged Child Privacy Law Violations, Justice Dept Says. Diakses pada 2 Januari 2026
- Featured Image: Shutterstock
Disclaimer
PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.











