Gotrade News - Pemerintah Indonesia tengah berencana menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk ASN. Inisiatif ini diyakini bisa menghemat hingga 20% konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah memanasnya situasi geopolitik global.
Key Takeaways:
- Efektivitas kebijakan WFH memerlukan kalkulasi matang.
- Potensi efisiensi BBM dipengaruhi oleh implementasi sektoral.
- Benturan kepentingan dengan dunia usaha perlu diantisipasi.
Meskipun pemerintah optimis, Managing Director Energy Shift Institute, Putra Adhiguna, menilai klaim hemat 20% terlalu tinggi. Ia berpendapat dampak kebijakan WFH terbatas hanya pada hari tertentu dan kelompok pekerja tertentu.
Putra mengingatkan pada masa pandemi Covid-19, penurunan konsumsi BBM tidak lebih dari 15%. Pembatasan mobilitas saat itu jauh lebih ketat dan masif dibandingkan rencana saat ini.
Karena itu, ia menekankan pentingnya pemerintah dalam menghitung kembali skenario penghematan energi tersebut. Implementasi yang tidak tepat dapat meminimalisir manfaat yang diharapkan.
Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta Kamdani, menyampaikan dunia usaha memiliki kekhawatiran tersendiri terhadap kebijakan ini. Terutama terkait produktivitas yang bisa menurun.
Ia menegaskan bahwa sektor manufaktur dan sektor lain yang membutuhkan kehadiran fisik tidak bisa menerapkan WFH secara mudah. Penyesuaian jadi faktor kunci kebijakan bisa berhasil.
A.G. Subarsono dari UGM juga menekankan perlunya pemetaan yang akurat mengenai kelompok birokrat yang dapat menjalankan WFH. Hal ini diperlukan agar kebijakan dapat diimplementasikan dengan efektif.
Pemerintah diharapkan segera merumuskan langkah teknis untuk mengatasi dampak konflik Timur Tengah terhadap stabilitas harga energi global. Roadmap konkret dapat membantu meredam efek negatif pada perekonomian.
Pemahaman dan kebijakan energi berkelanjutan menjadi vital di tengah ketidakpastian global saat ini. Dukungan dari semua pihak diharapkan dapat mengoptimalkan potensi kebijakan WFH untuk menciptakan efisiensi yang nyata.
Referensi:
- MetroTV, Mengukur Efektivitas WFH dalam Menekan Penggunaan BBM. Diakses 27 Maret 2026
- MetroTV, Airlangga Ungkap Rencana WFH untuk Jaga Defisit APBN. Diakses 27 Maret 2026
Featured Image: GPT Image 1.5












