Gotrade News - Harga emas Antam melonjak Rp30.000 ke level Rp2.893.000 per gram pada Rabu (15/04). Di pasar global, harga emas spot juga menguat 2% ke USD4.831 per ons, ditopang pelemahan dolar AS dan harapan negosiasi AS-Iran.
Key Takeaways:
- Emas Antam naik Rp30.000 dari Rp2.863.000 ke Rp2.893.000 per gram, buyback naik Rp35.000
- Harga emas dunia melonjak 2% ke USD4.831 per ons, kontrak berjangka AS naik 1,7%
- Pelemahan dolar AS dan potensi kelanjutan negosiasi di Pakistan menjadi katalis utama
Kenaikan harga emas Antam tercatat pada pukul 09.15 WIB dari harga pembukaan Rp2.863.000. Harga buyback turut naik Rp35.000 ke level Rp2.674.000 per gram, dilansir Kumparan.
Galeri24 ikut mencatat kenaikan serupa sebesar Rp30.000 ke Rp2.868.000 per gram. Harga buyback Galeri24 berada di level Rp2.690.000 per gram.
Di pasar internasional, harga emas spot menguat 2% ke USD4.831,78 per ons. Kontrak berjangka AS naik 1,7% ke USD4.850,10 per ons atau setara sekitar Rp77,6 juta, menurut data Kompas.
Pelemahan dolar AS menjadi pendorong utama penguatan harga emas global. Kurs dolar yang melemah membuat emas lebih terjangkau bagi investor internasional.
Presiden Trump mengindikasikan potensi kelanjutan negosiasi AS-Iran di Pakistan. Prospek dialog diplomatik tersebut turut menopang sentimen positif di pasar emas.
Data inflasi produsen AS untuk Maret juga tercatat lebih rendah dari perkiraan. Meskipun tekanan harga energi masih ada, inflasi yang mereda memberi ruang bagi stabilitas suku bunga.
Analis RJO Futures mencatat arah pasar emas bergantung pada perkembangan pembicaraan di Pakistan. Commerzbank memperkirakan emas tetap stabil karena pasar belum sepenuhnya mengantisipasi kenaikan suku bunga The Fed.
Untuk denominasi kecil, emas Antam 0,5 gram dijual Rp1.496.500. Harga emas 10 gram berada di level Rp28.425.000, menurut data Kompas.












