Emas Tembus $5.390, Perang AS-Iran Guncang Pasar Global

Emas Tembus $5.390, Perang AS-Iran Guncang Pasar Global

Share this article

Gotrade News - Harga emas melonjak lebih dari 2% ke kisaran $5.390 per ounce pada perdagangan awal pekan ini. Lonjakan terjadi setelah AS dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada akhir pekan, memicu arus besar investor menuju aset safe haven.


Key Takeaways:

  • Emas naik lebih dari 2% ke $5.390 per ounce seiring eskalasi perang AS-Iran
  • Selat Hormuz praktis ditutup, mendorong harga minyak naik paling tajam dalam empat tahun
  • Emas mencatat kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut pada Februari, rekor terpanjang sejak 1973

Menurut laporan Bloomberg, konflik meluas setelah Iran membalas serangan tersebut dengan gelombang rudal ke berbagai target. Sasaran meliputi Israel serta pangkalan militer AS di Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan tewas pada hari pertama serangan. Perkembangan ini menambah ketidakpastian geopolitik yang sudah memanas sejak awal tahun.

Pasar Komoditas Bergejolak

Penutupan efektif Selat Hormuz menjadi faktor paling krusial bagi pasar energi global. Harga minyak melonjak paling tajam dalam empat tahun terakhir akibat gangguan jalur distribusi minyak mentah utama dunia.

Ahmad Assiri, strategis dari Pepperstone Group, menyebut kenaikan emas sebagai indikasi awal pencarian aset aman. Pergeseran ini terjadi di tengah ketidakpastian regional yang terus meningkat.

Hal menarik lainnya, aset-aset keras seperti emas dan minyak tetap naik meski dolar AS juga menguat. Indeks Bloomberg Dollar Spot naik 0,4% pada Senin (02/03) pagi.

Hong Hao, chief investment officer Lotus Asset Management, menjelaskan fenomena ini. Menurutnya, logam mulia dan komoditas kini menjadi mata uang sejati di tengah periode ketidakpastian luar biasa.

Tren Jangka Panjang yang Menguat

Sebelum perang dengan Iran pun, emas sudah berada dalam tren penguatan signifikan. Logam mulia ini mencatat kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut pada Februari, rekor terpanjang sejak 1973.

Sepanjang tahun ini, emas sudah menguat sekitar 25% meski sempat terkoreksi dari rekor tertinggi di atas $5.595. Faktor pendorong utamanya meliputi pembelian bank sentral global dan pergeseran investor dari obligasi serta mata uang.

Kebijakan luar negeri agresif Presiden Trump turut mempertebal sentimen safe haven. Penangkapan mantan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan ancaman aneksasi Greenland menambah tekanan geopolitik global.

Saham-saham tambang emas seperti Newmont dan Barrick Mining berpotensi menerima dampak positif dari tren ini. ETF sektor pertambangan emas seperti VanEck Gold Miners ETF juga menjadi instrumen yang perlu dicermati.

Selain emas, logam mulia lain juga ikut menguat pada perdagangan Senin (02/03). Perak naik 2,4% ke $96,04 per ounce, sementara platinum dan paladium turut mencatat kenaikan.

Itu dia rangkuman terbaru yang perlu diperhatikan pasar hari ini. Ikuti Gotrade News untuk update saham dan ETF AS, plus perkembangan makro yang relevan untuk investor Indonesia. Untuk belajar lebih terstruktur, kunjungi Panduan Gotrade agar memahami investasi saham Amerika secara lengkap.

Jika ingin merespons berita ini, pantau pergerakan aset dan cek portofolio di aplikasi Gotrade. Investasi saham dan ETF AS di Gotrade bisa dimulai dari Rp15 ribu, lalu sesuaikan langkah dengan tujuan dan profil risiko. Download dan buka aplikasi Gotrade sekarang!

Referensi:


Disclaimer: PT Valbury Asia Futures Pialang berjangka yang berizin dan diawasi OJK untuk produk derivatif keuangan dengan aset yang mendasari berupa Efek.


Artikel terkait

Dipercaya

lebih dari

1M+

Trader di Indonesia 🌏

Keamananmu adalah prioritas kami 🔒

Gotrade terdaftar & diawasi

KominfoOJKSOCFintech Indonesia

Penghargaan atas kinerja dan inovasi terdepan!🏅

 

Benzinga Global Fintech Awards 2024
Five Star Award 2024
Highest Trading Volume in Indonesia, 2024
Highest Combined 2022
Mockup Two Phones

Trading Lebih Cepat. Lebih Mudah. Lebih Cerdas.

#ReadyGoTrade

Gotrade Green Logo Top Left
AppLogo

Gotrade